01/11/2026
by Rudy Iskandar

Hanya 46 Turnamen, Miyu Yamashita Pecahkan Rekor Jepang di LPGA

Miyu Yamashita semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kekuatan baru golf putri dunia. Pegolf Jepang berusia 25 tahun itu bukan hanya berhasil mempertahankan gelar Maybank Championship 2026 di Malaysia, tetapi…...
"

Start reading

Miyu Yamashita semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kekuatan baru golf putri dunia. Pegolf Jepang berusia 25 tahun itu bukan hanya berhasil mempertahankan gelar Maybank Championship 2026 di Malaysia, tetapi juga mencetak rekor sebagai pegolf Jepang tercepat yang mengoleksi lima kemenangan di LPGA Tour, hanya dalam 46 penampilan.

Yamashita memastikan gelar juara setelah membukukan empat di bawah par (68) pada putaran final di Kuala Lumpur Golf & Country Club, Minggu (1/11). Ia mengakhiri turnamen dengan total 22 di bawah par (266), unggul dua pukulan atas pegolf China, Yan Liu, yang finis sebagai runner-up.

Kemenangan tersebut membawa Yamashita melampaui catatan legenda golf Jepang, Ayako Okamoto, yang membutuhkan 71 penampilan resmi untuk mencapai lima kemenangan LPGA Tour pada periode 1981 hingga 1984.

Lebih istimewa lagi, Yamashita mencatatkan pencapaian tersebut hanya dalam dua musim sejak bergabung dengan LPGA Tour pada 2025.

Pegolf peringkat empat dunia itu juga menjadi pemain pertama yang berhasil mempertahankan gelar Maybank Championship sejak turnamen tersebut masuk kalender LPGA pada 2023.

“Saya benar-benar senang bisa memenangkan gelar ini. Sejujurnya, saya tidak menyangka bisa memenangkan turnamen ini dua tahun berturut-turut,” ujar Yamashita seusai pertandingan.

Tetap tenang menghadapi tekanan

Meski terlihat mendominasi, perjalanan Yamashita menuju gelar juara tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Ia mengawali turnamen dengan skor 65, kemudian melanjutkannya dengan 66 dan 67 pada dua putaran berikutnya. Catatan tersebut memberinya keunggulan dua pukulan saat memasuki putaran final.

Namun, Yan Liu memberikan perlawanan sengit. Pegolf China itu tampil agresif sejak awal pertandingan, termasuk mencetak eagle di hole kelima par-5 yang membuat persaingan semakin ketat.

Yamashita merespons tekanan dengan permainan yang konsisten. Ia mencetak lima birdie dan hanya melakukan satu bogey sepanjang putaran final.

Ketajamannya dalam permainan iron menjadi salah satu faktor penentu. Yamashita berhasil mencapai green sesuai regulasi pada 17 dari 18 hole, sekaligus menjaga peluang mencetak skor rendah meski terus mendapat tekanan.

Persaingan akhirnya ditentukan di hole ke-18 ketika Yamashita berhasil memasukkan putt birdie dari jarak sekitar 2,4 meter untuk memastikan kemenangan dua pukulan.

“Putaran hari ini sangat sulit bagi saya. Yan Liu bermain sangat baik dan mencetak birdie sejak awal. Saya senang bisa menjaga fokus meskipun menghadapi tekanan sepanjang pertandingan,” kata Yamashita.

Yan Liu mengakhiri turnamen dengan skor 20 di bawah par (268), sekaligus mencatatkan hasil terbaik sepanjang kariernya di LPGA Tour.

Lima gelar dalam 15 bulan

Keberhasilan di Malaysia memperpanjang rentetan prestasi luar biasa Yamashita sejak meraih gelar LPGA pertamanya di AIG Women’s Open 2025.

Pada tahun yang sama, ia kemudian menjuarai Maybank Championship melalui babak playoff tiga pemain.

Memasuki musim 2026, Yamashita semakin menunjukkan konsistensinya dengan memenangkan Meijer LPGA Classic pada Juni dan CPKC Women’s Open pada Agustus, sebelum kembali berjaya di Malaysia.

Dengan demikian, lima gelar LPGA berhasil dikumpulkannya dalam kurun waktu sekitar 15 bulan.

Yamashita kini bergabung dengan Nelly Korda dan Jeeno Thitikul sebagai tiga pegolf yang telah mencatatkan sedikitnya tiga kemenangan di LPGA Tour sepanjang musim 2026.

Keberhasilannya semakin menarik karena Yamashita bukan termasuk pemain dengan pukulan driver terjauh di LPGA. Ia justru mengandalkan akurasi iron, kemampuan permainan jarak pendek, dan konsistensi untuk bersaing dengan para pegolf yang memiliki keunggulan jarak pukulan.

Di Maybank Championship, pendekatan tersebut terbukti efektif. Yamashita memperbaiki catatan kemenangannya tahun lalu dari 18 di bawah par (270) menjadi 22 di bawah par (266).

Kemenangan tersebut juga memberinya hadiah uang sebesar 450.000 dolar AS atau sekitar Rp7,5 miliar, sekaligus memperkuat posisinya dalam persaingan papan atas LPGA Tour.

Sementara itu, Pauline Roussin-Bouchard dari Prancis berbagi posisi ketiga dengan pegolf amatir Thailand berusia 17 tahun, Marisa Tojai. Keduanya menuntaskan turnamen dengan total 19 di bawah par (269).

Pegolf Australia Robyn Choi menempati peringkat kelima dengan skor 17 di bawah par (271), sedangkan wakil tuan rumah Malaysia, Mirabel Ting, finis T48 dengan lima di bawah par.

Setelah kembali berjaya di Kuala Lumpur, Yamashita akan melanjutkan perjuangannya pada Toto Japan Classic yang berlangsung di Jepang pekan ini.

Dengan lima gelar dalam waktu relatif singkat, Yamashita kini bukan sekadar meneruskan tradisi sukses pegolf Jepang di panggung internasional, melainkan mulai membangun catatan sejarahnya sendiri di LPGA Tour.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pick your next post

Eagle Dramatis di Hole Terakhir Antar Darren Fichardt Juara

Eagle Dramatis di Hole Terakhir Antar Darren Fichardt Juara

Darren Fichardt menghadirkan salah satu penyelesaian paling dramatis dalam persaingan PGA Tour Champions musim ini. Pegolf Afrika Selatan berusia 51 tahun itu mencetak eagle di hole terakhir untuk merebut gelar Simmons Bank Championship 2026, sekaligus memastikan...

read more

Contact Us

Address : Jl. Media No.88 - Jakarta Barat - 18789 - INDONESIA
______________________________
Email : halo@golftimes.id
Office : 0812-3456-7890
Advertising Info : 0811-1967-688

Information

  • Redaksi
  • Karir
  • Media Partner
  • Info Iklan

Categories

News
Profile
Junior & Amatir
Video
Tips & Tricks

724008
Users Today : 1136
This Month : 4748
This Year : 443009
Total Users : 724008
Total views : 1617205