02/11/2026
by Rudy Iskandar

Eagle Dramatis di Hole Terakhir Antar Darren Fichardt Juara

Darren Fichardt menghadirkan salah satu penyelesaian paling dramatis dalam persaingan PGA Tour Champions musim ini. Pegolf Afrika Selatan berusia 51 tahun itu mencetak eagle di hole terakhir untuk merebut gelar…...
"

Start reading

Darren Fichardt menghadirkan salah satu penyelesaian paling dramatis dalam persaingan PGA Tour Champions musim ini. Pegolf Afrika Selatan berusia 51 tahun itu mencetak eagle di hole terakhir untuk merebut gelar Simmons Bank Championship 2026, sekaligus memastikan tempat di turnamen penutup musim Charles Schwab Cup Championship.

Fichardt memastikan kemenangan di Pleasant Valley Country Club, Arkansas, Amerika Serikat, Minggu (1/11), setelah membukukan delapan di bawah par (64) pada putaran final.

Ia mengakhiri turnamen dengan total 22 di bawah par (194), hanya unggul satu pukulan atas juara dua kali turnamen major, Zach Johnson, yang harus puas menjadi runner-up.

Namun, kemenangan tersebut baru ditentukan melalui putt terakhir yang menegangkan di hole ke-18.

Johnson sebenarnya berada di posisi lebih menguntungkan ketika memimpin satu pukulan dengan dua hole tersisa. Fichardt kemudian membalikkan tekanan melalui permainan agresif yang menghasilkan birdie di hole ke-17 par-3.

Menggunakan iron 3, Fichardt mengarahkan bola hingga berjarak sekitar delapan kaki dari lubang sebelum menyelesaikan putt untuk menyamakan kedudukan pada 20 di bawah par.

Persaingan kemudian mencapai puncaknya di hole ke-18 par-5.

Johnson lebih dahulu mencetak birdie dan mengakhiri turnamen dengan total 21 di bawah par. Hasil itu membuat Fichardt harus membukukan eagle apabila ingin memastikan kemenangan tanpa melalui babak playoff.

Dalam situasi penuh tekanan, Fichardt melepaskan pukulan kedua menggunakan fairway wood yang membuat bola mencapai bagian depan green, menyisakan putt sekitar 10 kaki atau tiga meter menuju lubang.

Ia berhasil memasukkan putt tersebut untuk mencetak eagle, sekaligus memastikan kemenangan satu pukulan atas Johnson.

“Itu adalah sesuatu yang biasanya hanya ada dalam cerita dongeng,” ujar Fichardt menggambarkan penyelesaian dramatis tersebut.

Kemenangan itu menjadi gelar pertamanya di PGA Tour Champions, setelah menghabiskan sebagian besar perjalanan karier profesionalnya dengan berkompetisi di Afrika Selatan dan Eropa.

Dari ancaman tersingkir menjadi juara

Keberhasilan Fichardt terasa semakin istimewa karena ia datang ke Simmons Bank Championship dengan posisi yang tidak menguntungkan dalam klasemen Charles Schwab Cup.

Sebelum turnamen dimulai, Fichardt berada di peringkat ke-46, atau sepuluh posisi di luar batas 36 besar yang berhak mengikuti turnamen penutup musim.

Ia awalnya hanya menargetkan hasil yang cukup untuk mengamankan kelanjutan musimnya.

Namun, penampilan luar biasa pada putaran kedua, ketika mencatatkan 11 di bawah par (61), membuka peluang yang jauh lebih besar.

Skor tersebut membawanya memimpin klasemen sementara dengan keunggulan satu pukulan atas Johnson menjelang putaran final.

“Salah satu kekhawatiran saya adalah bagaimana bisa masuk ke playoff. Setelah sembilan hole, saya melihat ada sedikit jarak yang cukup bagus, jadi saya mencoba bermain lebih lepas, mencetak beberapa birdie, dan mungkin mendapatkan kesempatan untuk menang,” kata Fichardt.

Keputusan untuk bermain lebih agresif terbukti tepat. Birdie dan eagle pada dua hole terakhir menjadi penentu yang mengubah perjuangannya sekadar mempertahankan musim menjadi kemenangan terbesar dalam perjalanan kariernya di Amerika Serikat.

Gelar tersebut mengangkat Fichardt sebanyak 29 peringkat ke posisi ke-17 klasemen Charles Schwab Cup.

Ia sekaligus memastikan penampilan pada Charles Schwab Cup Championship di Phoenix, Arizona, pada 12–15 November mendatang serta mengamankan status keanggotaan penuh PGA Tour Champions untuk musim 2027.

Kemenangan pertama di panggung senior Amerika

Fichardt sebenarnya bukan nama baru dalam dunia golf profesional.

Sepanjang kariernya, ia telah mengoleksi lima kemenangan European Tour atau yang kini dikenal sebagai DP World Tour, serta sejumlah gelar di Sunshine Tour Afrika Selatan.

Ia juga pernah memenangkan dua turnamen European Senior Tour sebelum akhirnya meraih kemenangan pertamanya di PGA Tour Champions.

Namun, kesuksesan di Simmons Bank Championship memiliki makna tersendiri karena datang pada saat ia harus berjuang keras mempertahankan peluang tampil di turnamen-turnamen utama.

Bahkan, Fichardt sempat harus melewati babak kualifikasi Senin sebanyak tiga kali sepanjang musim untuk mendapatkan kesempatan berlaga di PGA Tour Champions.

Kini, perjuangan tersebut berbuah gelar juara sekaligus kepastian melanjutkan karier pada musim berikutnya.

Sementara itu, Johnson tetap berada di posisi kedua klasemen Charles Schwab Cup, tepat di belakang Stewart Cink yang masih memimpin persaingan menuju turnamen penutup musim.

Jerry Kelly finis di posisi ketiga Simmons Bank Championship dengan total 14 di bawah par, terpaut delapan pukulan dari Fichardt.

Di tengah ketatnya perebutan tempat menuju Phoenix, kemenangan Fichardt menjadi salah satu kisah paling menarik dalam rangkaian playoff Charles Schwab Cup musim ini.

Dari seorang pegolf yang terancam gagal melanjutkan musim, ia berubah menjadi juara melalui satu eagle yang menentukan segalanya.

Dan bagi Fichardt, kemenangan pada usia 51 tahun itu menjadi bukti bahwa kesempatan untuk mencetak sejarah tidak selalu datang pada awal karier, tetapi juga ketika seorang atlet mampu memanfaatkan peluang pada saat paling menentukan.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pick your next post

Bayang-Bayang Konflik Warnai Duel Bintang Golf di Abu Dhabi

Bayang-Bayang Konflik Warnai Duel Bintang Golf di Abu Dhabi

Persaingan menuju gelar Race to Dubai 2026 memasuki fase menentukan melalui Abu Dhabi Aldar Championship. Namun, turnamen yang mempertemukan sejumlah pegolf terbaik dunia itu harus berlangsung di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan akibat konflik bersenjata di...

read more
Lucas Herbert Tinggalkan LIV Golf, Pilih Kejar Gelar Mayor

Lucas Herbert Tinggalkan LIV Golf, Pilih Kejar Gelar Mayor

Lucas Herbert memilih meninggalkan LIV Golf meski baru menjalani salah satu musim terbaik dalam kariernya. Pegolf Australia itu menilai ketidakpastian format LIV Golf 2.0 dapat menghambat ambisinya untuk bersaing memperebutkan gelar turnamen mayor. Keputusan tersebut...

read more

Contact Us

Address : Jl. Media No.88 - Jakarta Barat - 18789 - INDONESIA
______________________________
Email : halo@golftimes.id
Office : 0812-3456-7890
Advertising Info : 0811-1967-688

Information

  • Redaksi
  • Karir
  • Media Partner
  • Info Iklan

Categories

News
Profile
Junior & Amatir
Video
Tips & Tricks

726143
Users Today : 1184
This Month : 6883
This Year : 445144
Total Users : 726143
Total views : 1621379