29/10/2026
by Rudy Iskandar

Eksodus Berlanjut, Graeme McDowell Tinggalkan LIV Golf

Gelombang kepergian pegolf papan atas dari LIV Golf belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Kali ini, juara US Open 2010 Graeme McDowell memastikan tidak akan melanjutkan kariernya bersama liga tersebut dalam proyek…...
"

Start reading

Gelombang kepergian pegolf papan atas dari LIV Golf belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Kali ini, juara US Open 2010 Graeme McDowell memastikan tidak akan melanjutkan kariernya bersama liga tersebut dalam proyek LIV 2.0 yang direncanakan bergulir pada 2027.

Keputusan pegolf asal Irlandia Utara itu menambah panjang daftar pemain yang meninggalkan LIV Golf ketika kompetisi tersebut tengah berusaha menyelamatkan masa depannya setelah kehilangan dukungan finansial dari Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi.

“Saya memutuskan untuk tidak melanjutkan ke LIV 2.0,” tulis McDowell melalui akun X miliknya pada Senin (26/10).

“Saya berterima kasih atas kesempatan yang saya dapatkan selama empat tahun terakhir dan ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Saya menantikan babak berikutnya dalam karier saya,” lanjutnya.

McDowell, yang kini berusia 47 tahun, merupakan salah satu pegolf yang bergabung dengan LIV Golf sejak kompetisi tersebut pertama kali diperkenalkan pada 2022.

Selama empat musim, ia memperkuat sejumlah tim sebelum akhirnya bergabung dengan OKGC pada musim 2026.

Kepergiannya menjadi kehilangan lain bagi LIV Golf yang sebelumnya telah ditinggalkan sejumlah nama besar, termasuk Jon Rahm, Sergio Garcia, Louis Oosthuizen, Tyrrell Hatton, Ian Poulter, dan Tom McKibbin.

Rahm, yang menjadi salah satu rekrutan terbesar dalam sejarah LIV Golf, sebelumnya memilih mengakhiri kerja sama setelah menilai persyaratan dalam proyek LIV 2.0 tidak dapat diterima.

Sementara itu, Poulter memutuskan meninggalkan kompetisi untuk lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga dan mengalihkan fokus ke golf senior.

Peluang Kembali ke DP World Tour

Bagi McDowell, meninggalkan LIV Golf membuka kemungkinan untuk kembali berkompetisi dalam turnamen yang pernah menjadi bagian penting perjalanan kariernya.

Pegolf yang memiliki 11 kemenangan di European Tour dan empat gelar PGA Tour itu sebelumnya mengungkapkan keinginannya untuk kembali tampil di DP World Tour.

Ia mengaku merindukan sejumlah turnamen, terutama Irish Open dan Alfred Dunhill Links Championship, setelah menghabiskan empat musim bersama LIV Golf.

McDowell juga pernah menyampaikan keinginannya untuk kembali terlibat dalam Ryder Cup, termasuk edisi 2027 yang akan berlangsung di Adare Manor, Irlandia.

Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai langkah berikutnya.

Situasi tersebut tidak sepenuhnya sederhana. DP World Tour telah memperketat ketentuan keanggotaan bagi pemain yang memilih bergabung dengan LIV 2.0, sementara McDowell masih harus menentukan jalur kompetisi yang akan ditempuhnya.

LIV Golf Berjuang Mempertahankan Masa Depan

Kepergian McDowell terjadi pada saat LIV Golf menghadapi salah satu periode paling sulit sejak didirikan pada 2022.

PIF Arab Saudi, yang telah menggelontorkan dana lebih dari 5 miliar dolar AS untuk mendukung operasional liga, memutuskan mengakhiri pendanaannya setelah musim 2026.

Keputusan tersebut mengguncang fondasi keuangan LIV Golf yang selama ini dikenal berani menawarkan kontrak bernilai fantastis kepada para pegolf papan atas dunia.

LIV Golf kemudian mengajukan perlindungan kebangkrutan berdasarkan Chapter 11 di Amerika Serikat pada September lalu.

Meski demikian, CEO LIV Golf Scott O’Neil masih berupaya mempertahankan keberlangsungan kompetisi dengan menggandeng BC Partners Credit sebagai sumber pendanaan baru.

Melalui proyek LIV 2.0, liga tersebut merencanakan penyelenggaraan 10 turnamen pada 2027, masing-masing lima di Amerika Serikat dan lima di luar negeri.

Tantangannya bukan hanya mendapatkan pendanaan, tetapi juga mempertahankan daya tarik kompetisi ketika semakin banyak pemain ternama memutuskan mencari kesempatan di tempat lain.

Bagi LIV Golf, setiap kepergian pemain berpengalaman seperti McDowell menjadi persoalan tersendiri dalam upaya membangun kembali kekuatan kompetisi.

Sementara bagi McDowell, keputusan tersebut menandai berakhirnya perjalanan empat tahun bersama LIV Golf sekaligus membuka babak baru dalam kariernya.

Kini, perhatian tertuju pada langkah berikutnya dari juara major tersebut, apakah kembali bersaing di DP World Tour atau memilih jalur lain untuk melanjutkan karier profesionalnya.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pick your next post

TGL 2027 Makin Meriah, Brooks Koepka Pimpin Tim Baru

TGL 2027 Makin Meriah, Brooks Koepka Pimpin Tim Baru

TGL bersiap memasuki babak baru pada musim 2027. Liga golf berbasis teknologi yang diprakarsai Tiger Woods dan Rory McIlroy itu memperluas persaingan menjadi tujuh tim, menghadirkan 12 pemain debutan, serta menambah kapasitas skuad menjadi lima pegolf per tim. Salah...

read more
Vendor Belum Dibayar, Bos LIV Golf Terima Bonus Jutaan Dolar

Vendor Belum Dibayar, Bos LIV Golf Terima Bonus Jutaan Dolar

Di tengah krisis keuangan yang memaksa LIV Golf mengajukan perlindungan kebangkrutan, sejumlah petinggi liga golf tersebut justru menerima pembayaran bernilai jutaan dolar AS. Kondisi ini menjadi sorotan setelah terungkap bahwa sejumlah vendor dan kontraktor masih...

read more

Contact Us

Address : Jl. Media No.88 - Jakarta Barat - 18789 - INDONESIA
______________________________
Email : halo@golftimes.id
Office : 0812-3456-7890
Advertising Info : 0811-1967-688

Information

  • Redaksi
  • Karir
  • Media Partner
  • Info Iklan

Categories

News
Profile
Junior & Amatir
Video
Tips & Tricks

714287
Users Today : 882
This Month : 53874
This Year : 433288
Total Users : 714287
Total views : 1596954