Rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengubah wajah lapangan golf publik bersejarah East Potomac di Washington, D.C., kembali menghadapi hambatan hukum. Hakim federal Ana Reyes memperpanjang larangan penebangan pohon di kawasan tersebut setelah lebih dari 400 pohon telanjur ditebang untuk proyek yang menuai kontroversi.
Dalam putusan yang dikeluarkan Senin (26/10), Reyes menerbitkan perintah pengadilan sementara (preliminary injunction) yang melarang pemerintah menebang, merusak, atau mengubah kondisi pohon lainnya di kawasan East Potomac Golf Course selama proses hukum berlangsung, kecuali untuk alasan keselamatan publik dengan persyaratan tertentu.
Pemerintah juga diwajibkan memberikan pemberitahuan tertulis sedikitnya 10 hari kerja sebelum menutup sebagian lapangan atau melakukan perubahan permanen yang tidak dapat dipulihkan.
Keputusan tersebut menjadi babak terbaru dalam perselisihan mengenai masa depan East Potomac, lapangan golf publik yang telah berdiri sejak 1920 dan selama lebih dari satu abad menjadi salah satu tempat masyarakat Washington menikmati olahraga golf dengan biaya relatif terjangkau.
Trump berencana mengubah fasilitas tersebut menjadi lapangan golf berstandar kejuaraan. Rancangan proyek mencakup pengembangan lapangan 18 lubang yang dinilai dapat mengubah karakter kawasan bersejarah tersebut.
Namun, rencana itu mendapat perlawanan dari organisasi pelestarian sejarah D.C. Preservation League bersama dua pegolf setempat. Mereka mengajukan gugatan karena khawatir pembangunan akan merusak lingkungan, menghilangkan nilai sejarah, serta mengurangi akses masyarakat terhadap fasilitas golf publik.
Kontroversi semakin memanas ketika pekerja menebang sedikitnya 400 pohon pada akhir pekan libur Oktober tanpa pemberitahuan memadai kepada pihak penggugat.
Reyes sebelumnya telah memerintahkan penghentian sementara penebangan hingga 26 Oktober. Dalam putusan terbarunya, ia menegaskan bahwa pengadilan berkewajiban memastikan pemerintah tetap menjalankan proyek sesuai ketentuan hukum.
“Pengadilan sebelumnya menyatakan, ‘Saya bukan Lorax. Saya tidak berbicara atas nama pepohonan.’ Pengadilan tetap tidak berbicara atas nama pepohonan. Pengadilan hanya berbicara atas nama supremasi hukum,” tulis Reyes.
Lorax merupakan karakter fiksi karya Dr. Seuss yang dikenal karena perjuangannya melindungi pepohonan dan lingkungan.
Hakim juga mempertanyakan perbedaan antara pernyataan Trump kepada publik dan keterangan sejumlah pejabat pemerintah dalam persidangan.
Pada 18 Oktober, Trump mengumumkan melalui media sosial bahwa East Potomac akan ditutup selama 15 bulan mulai 15 November untuk menjalani renovasi besar-besaran. Sehari kemudian, ia menyatakan pekerjaan pembangunan akan segera dimulai.
Pernyataan tersebut menjadi perhatian pengadilan karena pemerintah sebelumnya menyampaikan bahwa rencana perubahan lapangan masih berada pada tahap awal.
Menurut Reyes, perkara ini tidak lagi semata-mata menyangkut pembangunan fasilitas olahraga, tetapi juga berkaitan dengan konsistensi keterangan pemerintah dan kewenangan pengadilan dalam mengawasi tindakan lembaga eksekutif.
Di sisi lain, pemerintahan Trump mempertahankan rencana renovasi tersebut dan menyatakan akan mengajukan banding terhadap putusan pengadilan.
Reyes juga menolak permintaan pemerintah agar dirinya mengundurkan diri dari penanganan perkara tersebut setelah Departemen Kehakiman mempertanyakan ketidakberpihakannya.
Bagi kelompok pelestarian dan para pegolf yang menentang proyek tersebut, keputusan terbaru pengadilan memberikan waktu untuk mencegah kerusakan lebih lanjut sembari menunggu penyelesaian gugatan.
Perselisihan East Potomac memperlihatkan persoalan yang lebih luas dalam pengembangan fasilitas golf di Amerika Serikat, yakni bagaimana meningkatkan kualitas lapangan tanpa mengorbankan warisan sejarah, lingkungan, dan akses masyarakat terhadap olahraga tersebut.
Untuk sementara, rencana perubahan besar East Potomac masih berada dalam pengawasan pengadilan. Masa depan lapangan golf berusia 106 tahun itu pun belum menemui kepastian.









Users Today : 1163
This Month : 50075
This Year : 429489
Total Users : 710488
Total views : 1589201
0 Comments