Industri golf nasional mencatatkan tonggak sejarah baru melalui peresmian (Grand Opening) BK Golf Academy yang bertempat di Jababeka Golf & Country Club pada (25/10). Peluncuran akademi ini menjadi perwujudan nyata dari impian panjang legenda golf Indonesia, Kasiadi, yang berhasil diwujudkan oleh sang putra sekaligus Direktur dan Head Coach BK Golf Academy, Beni Kasiadi.
Mengusung metodologi kepelatihan modern berbasis sport scienceserta berlandaskan tiga pilar utama—Manners, Fighter, dan Commitment—akademi ini berkomitmen penuh mencetak atlet-atlet golf berprestasi yang siap membawa nama Indonesia ke kancah internasional.

Estafet Impian Dua Generasi Golf Indonesia
Transformasi dari BK Golf Clinic menjadi BK Golf Academy menandai era baru dalam tata kelola pembinaan golf tanah air. Kehadiran akademi ini bukan sekadar entitas komersial semata, melainkan dedikasi berkelanjutan dari keluarga Kasiadi dalam menular kan disiplin, mental juara, dan pengetahuan mendalam kepada generasi penerus.
Legenda golf tanah air, Pak Kasiadi, mengungkapkan rasa bangga atas keberanian sang putra mengeksekusi visi pembinaan yang telah lama dicita-citakannya.
“Saya senang sekali Beni bisa membuka ini (BK Golf Academy). Karena dulu saya sering bilang, ‘Ben, kamu itu harus punya klinik untuk membimbing anak-anak yang muda-muda. Dulu sewaktu saya berlatih, jangankan teknologi canggih, stik saja saya buat sendiri dari kayu pohon asam dan latihan sampai tidur di bunker. Kunci keberhasilan atlet itu tetap pada disiplin dan kerajinan berlatih. Untuk kepengurusan akademi, di hati kecil saya, biarlah anak saya yang tampil di depan mengajar, dan saya mendukung penuh dari belakang,”* ujar Kasiadi.

Beni Kasiadi menegaskan bahwa pendirian akademi ini merupakan pencapaian visi bersama untuk menyediakan sarana pelatihan yang representatif dan dilengkapi fasilitas lapangan serta driving range.
“Hari ini kita Grand Opening BK Golf Academy yang tadinya BK Golf Clinic. Ini merupakan bagian dari perwujudan mimpi orang tua dan impian saya pribadi untuk memiliki sekolah golf. Untuk seluruh atletku, kalau saya bersikap keras terhadap kalian, itu demi kebaikan kalian. Tidak ada atlet yang bisa menjadi juara kalau latihannya biasa-biasa saja; jadilah atlet yang luar biasa dengan usaha yang juga luar biasa dan berdarah-darah,”* tegas Beni Kasiadi.

Metodologi Pelatihan: Manners , Fighter , dan Commitment
“Di BK Golf Academy, kita menerapkan kurikulum dan silabus terstruktur karena program latihan tiap tingkat tidak bisa disamaratakan. Kita membuka program kepelatihan mulai dari tingkat* beginner , advance , handicap single , hingga untuk jenjang profesional. Seluruh pembinaan ini kita bangun di atas tiga pilar utama:
Manners: BK Golf sangat menjunjung tinggi etika dan attitude. Prinsip saya, jika attitude atlet bagus, jauh lebih mudah bagi coach untuk membentuknya menjadi juara. Manners ini memastikan atlet tidak cepat merasa puas meski sudah juara, melainkan selalu mau belajar dan belajar lagi.

Fighter: Sebagai golfer, kita harus fight dalam kondisi apa pun dan jangan pernah gampang menyerah.
Commitment: Kita menanamkan komitmen terhadap apa yang diucapkan dan dijalani, seperti kedisiplinan waktu tee off agar tidak telat dan terkena diskualifikasi (DQ).
Dalam praktiknya, penyampaian materi dan teori latihan juga kita kombinasikan dengan dukungan teknologi modern agar para atlet bisa menyerap serta memahami evaluasi teknik secara lebih cepat dan optimal.
Beni Kasiadi, Director & Head Coach BK Golf Academy
Dukungan Penuh Pemangku Kepentingan Golf Nasional
Peluncuran BK Golf Academy mendapat apresiasi tinggi dari para pemangku kepentingan golf nasional yang hadir dalam peresmian tersebut.
Agus Triyono, Ketua Umum PGPI (Professional Golfers Indonesia), menyambut kehadiran akademi ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan standar kompetisi nasional.

“Selaku Ketua Umum PGPI, saya sangat merasa bangga dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas peresmian BK Golf Academy[. Tantangan terbesar kita adalah bagaimana mencetak golver-golfer profesional yang tidak hanya sanggup bersaing di kancah lokal, tetapi juga menembus kancah dunia. Untuk mewujudkan hal itu, kita membutuhkan metodologi pelatihan modern berbasis sport science, fasilitas terbaik, dan dedikasi kepelatihan yang konsisten. PGPI siap memperkuat sinergi dengan BK Golf Academy demi melahirkan juara-juara baru yang mengharumkan nama Indonesia,”* ungkap Agus Triyono.
Dukungan serupa disampaikan oleh Ir. H. M. Sirodzudin, Ketua Pengprov PGI Jawa Barat, yang menilai akademi ini sebagai sarana vital dalam menutupi kelangkaan atlet junior dan kategori ladies.

“Hadirnya BK Golf Academy yang didukung oleh Jababeka merupakan kontribusi yang sangat besar terhadap dunia pergolfan di Indonesia. Langkah ini sangat membanggakan karena ditangani oleh pelatih-pelatih lokal berkualitas tinggi yang setara dengan tenaga asing. Selain itu, olahraga golf kini memberikan kepastian masa depan yang nyata bagi para atlet melalui jalur prestasi menuju SMA favorit hingga Perguruan Tinggi Negeri ternama terutama di wilayah Jawa Barat seperti ITB dan UNPAD,”* tutur Sirodzudin.
Dari pihak penyedia fasilitas, Afriadi Dahlan, Direktur Jababeka Golf & Country Club, menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan atlet muda berprestasi.

“Ini adalah bentuk transformasi bagi Jababeka, yang sebelumnya murni mengejar aspek komersial menjadi wadah pembinaan generasi muda untuk mencetak atlet dan figur berprestasi. Kami berharap kehadiran BK Golf Academy menjadi motivasi bagi lapangan-lapangan golf lainnya untuk mengapresiasi pembinaan seperti ini agar industri golf nasional tetap hidup dan berkesinambungan,” kata Afriadi Dahlan.








Users Today : 1092
This Month : 50004
This Year : 429418
Total Users : 710417
Total views : 1589042
0 Comments