Pegolf Austria Bernd Wiesberger menandai kebangkitannya dengan cara meyakinkan setelah menjuarai China Open usai tampil solid tanpa bogey pada putaran final di Shanghai Enhance Anting Golf Club, Minggu waktu setempat.
Wiesberger menutup turnamen dengan skor 4-under 67 untuk mengakhiri pekan di angka 19-under 265, unggul tiga pukulan atas pegolf Spanyol Adrian Otaegui yang harus puas sebagai runner-up.
Gelar ini terasa spesial bagi Wiesberger. Selain menjadi kemenangan kesembilan sepanjang kariernya di European Tour, trofi tersebut juga merupakan gelar pertamanya sejak 2021 setelah melewati periode sulit dalam beberapa musim terakhir.
Pegolf berusia 40 tahun itu tampil tenang sepanjang ronde penentuan. Empat birdie dibukukannya tanpa satu pun bogey, memperlihatkan ketenangan dan pengalaman saat para pesaing mulai goyah di momen krusial.
Drama justru datang dari Otaegui. Sempat memimpin tiga pukulan di pertengahan ronde, ia kehilangan momentum setelah membuat bogey di dua hole par-3 pada sembilan hole terakhir.
Tekanan memuncak di hole penutup ketika Otaegui membutuhkan birdie untuk memaksakan playoff. Namun pukulan tee yang melebar ke area semak berujung petaka. Ia menutup hole terakhir dengan double bogey dan ronde 71.
Situasi itu memastikan Wiesberger berdiri sendirian di puncak podium.
“Ini bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk keluarga dan semua yang mendukung saya. Senang rasanya bisa kembali ke jalur kemenangan,” ujar Wiesberger.
Kemenangan di China Open menjadi sinyal kuat bahwa Wiesberger belum habis. Setelah sempat bergabung dengan LIV Golf dan kembali ke tur utama dua tahun lalu, performanya perlahan kembali menanjak.
Nama Wiesberger bukan sosok asing di level elite. Ia pernah menjadi bagian tim Eropa di Ryder Cup 2021 dan dikenal sebagai salah satu pemain paling konsisten dari generasinya.
Kini, dengan trofi baru di tangan, ia membuka lembaran baru untuk memburu panggung yang lebih besar.
“Saya ingin terus bermain di ajang-ajang besar dan kembali bersaing di level tertinggi,” katanya.
Di posisi ketiga, pegolf Swedia Mikael Lindberg finis terpaut lima pukulan dari juara, sementara Shaun Norris dari Afrika Selatan menempati urutan keempat.
Lebih dari sekadar kemenangan, hasil ini mengangkat posisi Wiesberger dalam peringkat tur serta memperbesar peluang tampil di turnamen-turnamen elite berikutnya, termasuk major championship musim ini.
China Open pun menjadi panggung sempurna bagi Bernd Wiesberger untuk menyatakan satu hal: ia telah kembali.









Users Today : 487
This Month : 27918
This Year : 83491
Total Users : 364490
Total views : 1045906
0 Comments