Pegolf tuan rumah Ruoning Yin kembali menunjukkan kelasnya setelah menjuarai Buick LPGA Shanghai 2026 melalui duel sengit melawan Hye-Jin Choi pada putaran final di Sheshan Golf Club, Shanghai, China, Minggu (18/10).
Dua birdie beruntun di hole ke-16 dan 17 menjadi kunci kemenangan Yin yang harus bekerja keras untuk mengatasi perlawanan pegolf Korea Selatan tersebut.
Yin menutup putaran final dengan 68 pukulan atau empat di bawah par, sehingga mengumpulkan total 277 pukulan atau 11 di bawah par sepanjang empat putaran.
Catatan tersebut membuatnya unggul satu pukulan atas Choi yang harus puas sebagai runner-up setelah membukukan total 278 pukulan atau 10 di bawah par.
Persaingan keduanya berlangsung ketat, terutama memasuki sembilan hole terakhir ketika Yin mulai memangkas keunggulan Choi yang sebelumnya memimpin klasemen selama tiga putaran.
Choi sebenarnya mempunyai peluang besar untuk merebut gelar LPGA Tour pertamanya. Ia mengawali putaran final dengan keunggulan dua pukulan atas Yin, tetapi persaingan semakin terbuka setelah keduanya berbagi posisi teratas pada hole ke-10.
Situasi tersebut bertahan hingga hole ke-15 sebelum Yin menghasilkan pukulan penting pada hole ke-16.
Birdie dari jarak sekitar 1,2 meter mengantarkan Yin unggul satu pukulan. Momentum tersebut berlanjut ketika ia kembali mencatatkan birdie di hole ke-17 untuk memperlebar jarak menjadi dua pukulan.
Choi belum menyerah. Pegolf Korea Selatan itu membukukan birdie di hole terakhir untuk kembali memangkas selisih menjadi satu pukulan.
Namun, Yin mampu menjaga ketenangan dengan mencatatkan par di hole ke-18 sekaligus memastikan trofi juara tetap menjadi milik pegolf tuan rumah.
Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena diraih di hadapan keluarga, teman, dan para penggemarnya di Shanghai.
“Turnamen ini sangat berarti bagi saya, terutama karena bisa menang di hadapan keluarga, teman-teman, dan seluruh penggemar yang luar biasa. Ini seperti mimpi yang kembali menjadi kenyataan,” ujar Yin sebagaimana dikutip dari LPGA Tour.
Hasil ini sekaligus menjadi gelar ketujuh Yin sepanjang kariernya di LPGA Tour, termasuk kemenangan keduanya di Buick LPGA Shanghai setelah sebelumnya meraih trofi pada 2024.
Pegolf berusia 24 tahun tersebut juga melanjutkan momentum positif setelah menjuarai FM Championship pada Agustus lalu. Dengan demikian, kemenangan di Shanghai menjadi gelar keduanya sepanjang musim 2026.
Sementara itu, kekalahan tersebut memperpanjang penantian Choi untuk meraih gelar pertamanya di LPGA Tour sejak bergabung pada 2022.
Meski tampil konsisten dan memimpin sepanjang tiga putaran pertama, Choi kembali harus menerima kenyataan kehilangan peluang juara pada hari terakhir.
Adapun posisi ketiga ditempati pegolf Korea Selatan lainnya, Amy Yang, dengan total 280 pukulan atau delapan di bawah par.
Pegolf Jepang Rio Takeda menempati urutan keempat dengan tujuh di bawah par, disusul Carlota Ciganda dari Spanyol di posisi kelima dengan enam di bawah par.
Bagi Yin, kemenangan ini bukan hanya menambah koleksi trofi, tetapi juga semakin menegaskan dominasinya di hadapan publik Shanghai.
Dua tahun setelah pertama kali mengangkat trofi Buick LPGA Shanghai, ia kembali berdiri di podium tertinggi melalui kemenangan yang ditentukan oleh ketenangan dan ketajaman permainan pada hole-hole terakhir.









Users Today : 274
This Month : 37398
This Year : 416812
Total Users : 697811
Total views : 1561989
0 Comments