16/04/2026
by rudy iskandar

Masa Depan LIV Golf di Ujung Tanduk, Arab Saudi Evaluasi Pendanaan

Proyek ambisius LIV Golf kembali menghadapi ketidakpastian. Dana kekayaan negara Arab Saudi, Public Investment Fund (PIF), dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mengurangi bahkan menghentikan dukungannya terhadap liga golf kontroversial tersebut. Keputusan…...
"

Start reading

Proyek ambisius LIV Golf kembali menghadapi ketidakpastian. Dana kekayaan negara Arab Saudi, Public Investment Fund (PIF), dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mengurangi bahkan menghentikan dukungannya terhadap liga golf kontroversial tersebut.

Keputusan ini berpotensi menjadi titik balik bagi LIV Golf, yang sejak diluncurkan lima tahun lalu telah menggelontorkan dana besar namun belum menunjukkan profitabilitas.

Tekanan Finansial dan Geopolitik

PIF disebut telah menginvestasikan sekitar 5 miliar dolar AS untuk membangun LIV Golf sebagai penantang dominasi PGA Tour. Namun, kerugian besar yang terus terjadi membuat proyek ini mulai dipertanyakan keberlanjutannya.

Dalam strategi investasi terbaru lima tahun ke depan, PIF mulai menata ulang prioritas pengeluaran. Situasi geopolitik global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, turut memberi tekanan tambahan dalam pengambilan keputusan.

Gubernur PIF, Yasir Al-Rumayyan, yang juga dikenal sebagai sosok kunci di balik lahirnya LIV Golf, disebut sedang mengevaluasi sejauh mana komitmen pendanaan akan dilanjutkan.

Liga yang Mengguncang Dunia Golf

Sejak kemunculannya, LIV Golf memang mengubah lanskap olahraga ini. Dengan format tim dan pendekatan yang lebih “entertainment-driven”, liga ini berhasil menarik sejumlah bintang besar seperti Jon Rahm dan Bryson DeChambeau.

Namun, perjalanan LIV tidak selalu mulus. Beberapa pemain seperti Brooks Koepka dan Patrick Reed dilaporkan kembali merapat ke PGA Tour, menandakan dinamika yang belum stabil.

Selain itu, minimnya kesepakatan hak siar televisi—yang biasanya menjadi tulang punggung bisnis olahraga profesional—membuat model bisnis LIV sulit berkembang secara finansial.

Masih Berjalan, Tapi Penuh Tanda Tanya

Di tengah spekulasi tersebut, CEO LIV Golf Scott O’Neil menegaskan bahwa musim kompetisi tetap berjalan sesuai rencana.

Namun, pernyataan itu belum menjawab pertanyaan utama: apakah LIV Golf masih akan mendapat dukungan penuh dari PIF ke depan?

Jika pendanaan benar-benar dipangkas, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh LIV, tetapi juga ekosistem golf global yang selama beberapa tahun terakhir “terbelah” akibat rivalitas dengan PGA Tour.

Antara Ambisi dan Realita

LIV Golf lahir dengan ambisi besar—mengubah wajah golf menjadi lebih modern, kompetitif, dan global. Namun, realitas bisnis menunjukkan bahwa transformasi tersebut membutuhkan waktu panjang dan biaya yang tidak sedikit.

Kini, dengan evaluasi besar yang dilakukan PIF, masa depan LIV Golf berada di persimpangan: bertahan sebagai disruptor atau justru menjadi eksperimen mahal dalam sejarah olahraga profesional.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pick your next post

Contact Us

Address : Jl. Media No.88 - Jakarta Barat - 18789 - INDONESIA
______________________________
Email : halo@golftimes.id
Office : 0812-3456-7890
Advertising Info : 0811-1967-688

Information

  • Redaksi
  • Karir
  • Media Partner
  • Info Iklan

Categories

News
Profile
Junior & Amatir
Video
Tips & Tricks

353400
Users Today : 346
This Month : 16828
This Year : 72401
Total Users : 353400
Total views : 1022802