Komisaris LPGA, Mollie Marcoux Samaan, yang telah membawa tur golf profesional wanita ke puncak popularitas dan rekor hadiah dalam empat tahun terakhir, resmi mengumumkan pengunduran dirinya.
Samaan akan meninggalkan jabatannya pada 9 Januari 2024, seperti yang diumumkan oleh LPGA pada Senin (2/12).
Posisinya sementara akan diisi oleh Liz Moore, Kepala Bagian Hukum dan Teknologi LPGA, hingga organisasi tersebut menemukan pengganti tetap.
Peninggalan Berharga untuk LPGA
Selama masa jabatannya, Samaan berhasil mendorong pertumbuhan luar biasa dalam LPGA. Dana hadiah meningkat lebih dari 90%, dan pendapatan rata-rata 100 pegolf teratas melonjak dari $570.000 pada 2021 menjadi lebih dari $1 juta pada musim terakhir. Dengan bintang-bintang seperti Nelly Korda, popularitas tur juga mencatat rekor keterlibatan penggemar.
“Saya bangga dengan pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang telah dinikmati LPGA. Strategi yang telah kami bangun akan memberikan manfaat besar bagi organisasi ini di masa depan,” ungkap Samaan dalam pernyataannya.
Namun, ia memutuskan mundur untuk fokus pada keluarganya. “Saya ingin memiliki lebih banyak waktu untuk mendukung ketiga anak kami yang luar biasa dalam mewujudkan impian mereka,” tambahnya.
Kritik dan Tantangan di Akhir Masa Jabatan
Meski berhasil mencatatkan berbagai pencapaian, tahun terakhir Samaan tidak sepenuhnya mulus. Salah satu insiden besar terjadi di pembukaan Piala Solheim di Virginia pada September lalu, di mana ribuan penggemar terlantar di tempat parkir, sehingga banyak yang melewatkan seremoni pukulan tee pembuka.
“Pada akhirnya, saya adalah pemimpin organisasi dan harus bertanggung jawab,” kata Samaan mengenai insiden tersebut.
Selain itu, LPGA mendapat kritik karena dinilai kurang memanfaatkan tren kenaikan popularitas olahraga wanita, seperti yang dilakukan liga-liga profesional lainnya, termasuk WNBA.
Dukungan dan Penghormatan untuk Samaan
Meski begitu, kontribusi Samaan selama menjabat tetap dihargai tinggi. Ketua Dewan LPGA, John B. Veihmeyer, memberikan apresiasi besar untuk upayanya.
“Mollie telah menjadi advokat gigih untuk kesetaraan dalam olahraga ini dan bekerja tanpa lelah untuk memperluas peluang bagi perempuan dan anak perempuan melalui golf. Di bawah kepemimpinannya, LPGA berada di posisi yang kokoh untuk meraih kesuksesan jangka panjang,” ujarnya.
Sebelum menjadi komisaris LPGA pada 2021, Samaan menjabat sebagai Direktur Atletik di Princeton. Ia menggantikan Mike Whan, yang kini menjabat CEO Asosiasi Golf Amerika Serikat.
Dengan berakhirnya masa jabatan Samaan, LPGA akan memasuki babak baru. Warisan yang ia tinggalkan – dari rekor pendapatan hingga keterlibatan penggemar – menjadi pijakan penting bagi masa depan golf profesional wanita.







Users Today : 125
This Month : 26864
This Year : 82437
Total Users : 363436
Total views : 1043783
0 Comments