18/03/2023
by bachtiar

Tak Mengenal Usia, Golf Jadi Olahraga Seseorang untuk Menikmati Senja

Golf Times, Jakarta-Olahraga golf tak mengenal usia, bahkan saaat ini dari anak-anak hingga manula juga makin aktif mengeluti olahraga ini. Ada banyak hal yang menjadi alasan mereka tetap menggeluti golf.…...
"

Start reading

Golf Times, Jakarta-Olahraga golf tak mengenal usia, bahkan saaat ini dari anak-anak hingga manula juga makin aktif mengeluti olahraga ini. Ada banyak hal yang menjadi alasan mereka tetap menggeluti golf.

Di antaranya, memperkuat otot lengan dan membangkitkan semangat bagi diri sendiri.

Bisa jadi, golf merupakan olahraga yang cukup unik. Olahraga itu tak memerlukan gerakan yang terlalu cepat dan keras. Karena itu, golf tak membebani sendi dan otot.

Hanya butuh gerakan yang konsisten dan teratur. Golf sangat mudah dilakukan khayalak yang sudah memasuki usia senja.

Ritme olahraga golf juga tak terlalu cepat. Pegolf bisa memainkan sambil bersantai. Mereka memukul, lalu berjalan dari hole ke hole lainnya.

Selama melewati hole tersebut, mereka juga bisa berbincang dengan rekan sejawatnya. Hal itu memberi nuansa yang positif. “Apalagi, ketika lawan bermain kami masih muda, ada challenge tersendiri,” ungkap Kurian Vegal Varughese, salah seorang pegolf yang berusia di atas 70 tahun.

Dia sudah lama kecanduan golf. Manfaat yang dirasakan cukup besar. Otot lengan tetap kuat dan kelenturan tubuh juga terus terjaga. Suasana dan pemandangan lapangan golf yang lapang serta hijau bisa menambah kenyamanan.

Ritme yang santai dapat meminimalkan tekanan sehingga pegolf tak mudah stres. Kurian mengungkapkan, saat ini dirinya sudah memasuki usia 89 tahun. Golf sudah mendarah daging dalam kehidupannya. Dia sudah merasakan golf di mana pun berada selama lebih dari separo hidupnya. Kakek dua anak dan empat cucu itu mengenal golf sejak masih muda.

ketika bekerja di New Delhi, India, dia bermain dengan atasannya yang berkebangsaan AS. Begitu juga saat masuk ke Indonesia pada Maret 1975, Kurian sudah tercatat sebagai member pada dua clubhouse golf. Yakni, Finna Golf serta Taman Dayu Golf Club & Resort.

Selain Kurian, ada Deddy Suhajadi, ketua Pengprov PGI Jatim. Meski sudah berusia di atas 70 tahun, dia masih menggeluti golf. Deddy juga sering bersaing dengan golfer yang lebih muda.

Challenge-nya lebih ke power dari pukulannya. Biasanya, dia beradu dengan golfer-golfer yang berusia 60 tahunan. Hasilnya, dia masih bisa mencatatkan pukulan sejauh 190–200 meteran.

Menurut dia, power dalam golf tak ditentukan dari usia. Melainkan dari intensitas latihannya. ”Karena golf sangat sensitif. Kalau sehari saja saya tidak pegang stik, feeling-nya sudah berbeda,” ungkapnya.

sumber jawapos.com

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pick your next post

ASICS Perkuat Ekspansi di Pasar Golf Indonesia, Luncurkan GEL-KAYANO™ ACE 3 dalam Gelaran Tee Day Off 2026

ASICS Perkuat Ekspansi di Pasar Golf Indonesia, Luncurkan GEL-KAYANO™ ACE 3 dalam Gelaran Tee Day Off 2026

Seiring dengan transformasi olahraga golf menjadi bagian integral dari gaya hidup masyarakat urban di Indonesia , produsen perlengkapan olahraga global, ASICS, secara resmi memperkenalkan inovasi terbarunya di sektor golf. Melalui perhelatan ASICS Tee Day Off 2026 yang digelar di Emeralda Golf Club pada (23/04), merek asal Jepang ini meluncurkan koleksi sepatu golf unggulan, GEL-KAYANO™ ACE 3, yang dirancang khusus untuk meningkatkan performa sekaligus kenyamanan para pegolf di lapangan.

read more

Contact Us

Address : Jl. Media No.88 - Jakarta Barat - 18789 - INDONESIA
______________________________
Email : halo@golftimes.id
Office : 0812-3456-7890
Advertising Info : 0811-1967-688

Information

  • Redaksi
  • Karir
  • Media Partner
  • Info Iklan

Categories

News
Profile
Junior & Amatir
Video
Tips & Tricks

363862
Users Today : 551
This Month : 27290
This Year : 82863
Total Users : 363862
Total views : 1044738