JAKARTA, 9 September 2026 – Rangkaian turnamen golf amatir AGI Amateur Championship IX resmi berakhir hari ini di Pondok Indah Golf Course. Putaran final yang berlangsung sengit bermuara pada babak penentuan (playoff) dramatis, sebelum akhirnya pegolf asal Sim’s Golf Academy, Yujun Cha, keluar sebagai juara.

Pertarungan Sengit di Puncak Klasemen dan Drama Playoff
Memasuki putaran ketiga, ketegangan menyelimuti barisan teratas klasemen. Yujun Cha, yang memulai hari terakhir dengan ketertinggalan dua pukulan dari pemuncak klasemen sebelumnya, Ryan Jovan Wijaya, berhasil mengemas skor 74 (+2) di ronde penutup. Penampilan konsisten Yujun—termasuk raihan tiga birdie di hole 2, 10, dan 18—mengantarkannya pada skor total akumulasi 226 pukulan (+10).
Pada saat yang sama, Naufal Abdul Azis Lesmana dari Atamora Tehnik Makmur melancarkan serangan impresif dengan mencatatkan skor 73 (+1) di ronde final. Hasil tersebut membuat Naufal menyamai perolehan total skor Yujun Cha di angka 226 (+10). Karena kedua pegolf mengakhiri 54 hole dengan skor imbang, pemenang harus ditentukan melalui babak playoff. Dalam adu ketangkasan tersebut, Yujun Cha tampil dingin dan sukses mengunci kemenangan untuk mengamankan trofi juara utama.

Sementara itu, pemuncak klasemen ronde pertama dan kedua, Ryan Jovan Wijaya (Secure Golf Club), harus merosot ke posisi ketiga (2nd Runner Up) setelah membukukan skor 78 (+6) di ronde final dengan total 228 (+12). Peringkat keempat diisi oleh Akbar Maulana (Amateur Golfers Indonesia) yang tampil cemerlang di ronde terakhir lewat catatan 73 (+1), membawa akumulasi skornya menjadi 229 (+13).

Strategi Bermain Aman dan Fokus Pada Putt
Menanggapi keberhasilannya merengkuh gelar juara secara dramatis lewat babak playoff, Yujun Cha mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya.
“Saya sangat senang dan merasa sangat terhormat dapat memenangkan turnamen ini. Setelah babak terakhir, saya memiliki nilai yang sama dengan Naufal Azis, sehingga saya melakukan playoff dengannya. Lalu, saya mendapatkan hasil yang baik dalam babak playoff tersebut,” ujar Yujun Cha.
Mengenai strategi yang diterapkannya di putaran penentu setelah sempat tertinggal pada dua hari pertama, Yujun menjelaskan pendekatan taktis yang ia jalankan di lapangan.
“Untuk babak final terakhir, saya berencana untuk bermain aman demi mengejar par, atau jika saya mendapatkan kesempatan untuk mencetak birdie, saya harus memanfaatkannya. Jadi, saya sangat fokus untuk melakukan putt agar bisa mencetak birdie,” tambahnya.
Sektor Putri dan Tantangan Lapangan Standar Internasional
Walaupun turnamen ini menerapkan mix gender, Rayi Geulis Zullandari (Individu) mengukuhkan diri sebagai pegolf putri terbaik sekaligus finis di peringkat kelima klasemen keseluruhan (4th Runner Up) dengan total skor 230 (+14) setelah mencatatkan 78 (+6) pada ronde terakhir. Putu Mayvil Widya Handayani (PGI Pengprov Bali) menyusul di posisi kedua sektor putri (peringkat keenam keseluruhan) dengan total skor 231 (+15) usai tampil solid membukukan skor 74 (+2) di ronde penutup.

Tingkat kesulitan di Pondok Indah Golf Course pada edisi kali ini memang dirancang khusus oleh panitia penyelenggara. Tournament Director sekaligus Chief Referee AGI, Raymond Robot, menegaskan bahwa penentuan panjang lapangan (total yardage) disiapkan untuk memberikan tantangan ekstra, terutama bagi pegolf putri.
“Series ini di Pondok Indah, total yardage pemain putri itu 6.579 yard… kurang lebih 300 yard lebih jauh daripada IWO,” ungkap Raymond Robot.
Raymond menjelaskan bahwa penyesuaian yardage ini dilakukan berdasarkan evaluasi terhadap performa atlet-atlet nasional saat bertanding di kancah internasional.

“Kenapa? Selama ini saya melihat pemain putri kita kalau lagi di luar ketinggalan pukulannya itu lumayan jauh. Kita bikin total yardage-nya kalau AGI Amateur Championship untuk putri minimal 6.200 sampai 6.300, di sini saya lebihin. Nanti berasanya setelah kalau ada kesempatan main di luar mewakili Indonesia. Mudah-mudahan distance-nya nambah dengan ikut di AGI Amateur,” jelas Raymond.
Sementara untuk sektor putra, Raymond menambahkan bahwa total yardage ditetapkan sepanjang 7.243 yard dari tee hitam, menyamai standar kejuaraan profesional seperti Indonesia Open.
Keberhasilan penyelenggaraan AGI Amateur Championship IX ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam menggembleng mentalitas serta jarak pukulan para pegolf amatir Indonesia agar siap bersaing di level internasional.








Users Today : 1861
This Month : 49328
This Year : 372435
Total Users : 653434
Total views : 1468625
0 Comments