29/08/2026
by Joko Susanto

Sejarah Baru di BSD: Kevin Caesario Akbar Meraih Gelar Juara Tuan Rumah Pertama Setelah Penantian Panjang Sejak 2014

Sejarah besar bagi dunia golf Indonesia resmi tercipta di arena Damai Indah Golf-BSD Course, Serpong, Banten. Pegolf profesional andalan tanah air, Kevin Caesario Akbar, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan merengkuh gelar…...
"

Start reading

Sejarah besar bagi dunia golf Indonesia resmi tercipta di arena Damai Indah Golf-BSD Course, Serpong, Banten. Pegolf profesional andalan tanah air, Kevin Caesario Akbar, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan merengkuh gelar juara turnamen bergengsi Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 pada putaran final yang berlangsung Sabtu (29/8).

Kemenangan emosional ini menjadi catatan sejarah yang sangat istimewa, menobatkan Kevin sebagai pegolf tuan rumah pertama yang sukses mengangkat trofi juara sejak turnamen berskala regional ini pertama kali diprakarsai oleh Almarhum DR. (HC) Ir. Ciputra pada tahun 2014 silam.

Kevin Caesario Akbar Meraih Gelar Juara Tuan Rumah Pertama Setelah Penantian Panjang Sejak 2014 – Foto : CGF

Sejak pertama kali diselenggarakan dua belas tahun lalu, turnamen yang telah memasuki edisi ke-11 ini memiliki tradisi unik di mana gelar juara selalu dimenangkan oleh pegolf dengan kewarganegaraan yang berbeda di setiap edisinya. Kevin Akbar berhasil mematahkan dominasi asing tersebut sekaligus membuktikan bahwa talenta golf Indonesia mampu bersaing dan merajai kompetisi berlevel regional yang di-sanction oleh Asian Development Tour (ADT) ini. Kemenangan ini sekaligus mewujudkan impian dan visi jangka panjang keluarga besar Ciputra untuk melihat pegolf Indonesia berdiri di podium tertinggi turnamen ini.

Kebangkitan Dramatis dan Rekor Skor di Putaran Final

Memulai putaran final dengan tertinggal dua pukulan dari pemimpin klasemen hari ketiga, Nathan Han, Kevin Akbar menampilkan performa tanpa celah di lapangan yang merupakan home course-nya. Ia langsung melesat kencang sejak awal permainan dengan membukukan catatan luar biasa berupa 6-under pada sembilan hole pertama berkat raihan satu eagle dan empat birdie. Tren positif ini terus berlanjut melalui tambahan birdie di hole 11, 12, dan 13. Meskipun sempat mencatatkan satu-satunya kesalahan hari itu dengan membuat bogey di hole 14, Kevin segera bangkit dan mengunci kemenangan lewat aksi up-and-down krusial untuk mencetak birdie di hole 18 yang berpar lima.

Pada putaran final ini, Kevin membukukan skor spektakuler 9-under-par 63. Secara keseluruhan, ia mengumpulkan total skor kemenangan fantastis 25-under-par 263 (skor harian: 64-70-66-63). Angka ini tidak hanya mengantarkannya ke podium juara, tetapi juga menyamai rekor skor kemenangan terendah sepanjang sejarah turnamen yang sebelumnya diukir oleh juara bertahan asal Inggris, Matt Killen, pada edisi 2025.

Keberhasilan menutup kompetisi dengan birdie jarak jauh di hole terakhir diakui Kevin sempat membuat jantungnya berdegup kencang. Dalam wawancara pasca-pertandingan, ia mengungkapkan perasaannya:

“Ketika tiba di hole terakhir, sebelum melakukan pukulan ketiga dan melihat papan klasemen, saya mulai berpikir kalau ada peluang menang. Tapi saya memerlukan birdie di hole terakhir, dan alhamdulillah dapat birdie dengan putting dari jauh, jadi lumayan deg-degan. Hari ini bisa membukukan skor 63 rasanya luar biasa. Kalau mengingat permainan tiap hole rasanya sulit dipercaya karena banyak putting jarak jauh yang masuk, lalu bisa chip-in eagle, jadi bersyukur sih.”

Kevin C. Akbar meuwudkan impiannya dengan menjadi juara di ADT CGT 2026 – Foto : Puji Santoso

Bagi Kevin, kemenangan di hadapan publik sendiri di Damai Indah Golf memiliki arti yang teramat dalam dan sangat personal:

“Kemenangan ini memiliki arti yang sangat besar. Saya sangat ingin memenangkan turnamen ini, dan akhirnya impian itu terwujud. Sangat spesial bisa menang di home course saya sendiri. Saya tidak tahu harus berkata apa, saya masih hampir tidak mempercayainya. Bermain di hadapan kerumunan penonton yang besar sangat berarti bagi saya. Entah mengapa, saya bermain lebih baik saat didukung banyak orang. Ya, dukungan mereka sangat membantu saya hari ini.”

Sambil menahan tangis haru, Kevin juga mempersembahkan trofi kemenangan ini secara khusus untuk keluarga kecilnya, terutama anak laki-laki pertamanya, Kaviendra Naratama Akbar, yang baru lahir pada Juli lalu:

“Terima kasih kepada istri, papa saya, Ciputra Golfpreneur Foundation, para sponsor, dan semua yang sudah mendukung saya. Kemenangan ini saya dedikasikan untuk anak saya. Tadi setelah selesai bermain, ada teman yang berceletuk, ‘Ini rezeki anak,’ dan rasanya benar sekali.”

Peta Persaingan Papan Atas Klasemen Akhir

Pertarungan memperebutkan gelar juara berjalan sangat ketat hingga pukulan terakhir di hole ke-18. Kevin Akbar berhasil unggul tipis dua pukulan atas dua pesaing terdekatnya yang harus puas menempati posisi runner-up bersama (T2) dengan total skor 23-under-par 265. Posisi kedua bersama ini dihuni oleh pegolf Singapura, James Leow, yang melakukan kejutan besar di hari terakhir dengan mencetak skor luar biasa 62, serta pegolf Malaysia sekaligus pemimpin Order of Merit ADT, Khavish Varadan, yang menutup pertandingan dengan skor solid 65.

James Leow, Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 – Foto : Puji Santoso

Di peringkat berikutnya, juara bertahan Matt Killen asal Inggris gagal mempertahankan gelarnya setelah mencatatkan skor 67 pada hari terakhir. Ia finis di posisi keempat bersama (T4) dengan total skor 22-under-par 266. Posisi yang sama juga ditempati oleh pemimpin klasemen hari ketiga asal Amerika Serikat, Nathan Han, yang menutup putaran final dengan skor 68.

Matt Killen , Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 – Foto : Puji Santoso

Di posisi keenam, pegolf Korea Selatan Jaeil Kim menyelesaikan turnamen dengan total skor 21-under-par 267 setelah tampil gemilang dengan skor harian 63 di putaran final. Peringkat ketujuh ditempati oleh pegolf Inggris lainnya, Finlay Mason, yang mencatatkan skor total 20-under-par 268. Sementara itu, pegolf Kanada Henry Lee dan juara turnamen pekan lalu asal China, Andi Xu, berbagi tempat di posisi kedelapan bersama (T8) dengan skor total 19-under-par 269. Menutup peringkat sepuluh besar bersama (T10), terdapat tiga pemain yang finis dengan total skor 18-under-par 270, yaitu Khalin Joshi dari India, Runchanapong Youprayong dari Thailand, dan pegolf kawakan Amerika Serikat, Berry Henson.

Nathan Han, Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 – Foto : Puji Santoso

Pencapaian Kolektif Perwakilan Indonesia

Selain catatan emas yang diukir oleh Kevin Akbar di podium tertinggi, Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 juga menjadi panggung pembuktian bagi pegolf Indonesia lainnya yang berhasil menembus babak eliminasi (cut-off) dan menyelesaikan seluruh rangkaian putaran final:

Pegolf profesional andalan Indonesia, Jonathan Wijono, menunjukkan konsistensi permainan yang solid dengan menyelesaikan turnamen di peringkat ke-23 bersama (T23). Jonathan mengumpulkan total skor 13-under-par 275 setelah menutup hari terakhir dengan skor aman 68. Selanjutnya, Syukrizal menempati peringkat ke-51 klasemen akhir dengan mencatatkan skor total 5-under-par 283. Pegolf senior Rory Hiem enyusul di peringkat ke-56 bersama (T56) dengan mengantongi total skor 1-under-par 287.

Jonathan Wijono, Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 – Foto : Puji Santoso

Di kategori amatir, Kenneth Henson Sutianto tampil memikat dan berhasil menyabet penghargaan sebagai pemain amatir terbaik (lowest amateur) setelah finis di peringkat ke-56 bersama (T56) dengan skor total 1-under-par 287. Kenneth mengawali turnamen dengan performa impresif 6-under setelah dua putaran pertama sebelum sempat tergelincir di hari ketiga, namun ia mampu menunjukkan mental juara untuk bangkit di putaran final. Terkait performanya, Kenneth menyatakan rasa puasnya:

Kenneth Henson Sutianto tampil memikat do Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 – Foto : Puji Santoso

“Hasil pada turnamen ini cukup memuaskan buat saya. Target awal saya pertama-tama memang lolos cut dulu. Pada putaran pertama dan putaran kedua saya bermain cukup bagus sehingga bisa bermain 6-under setelah dua hari. Namun, pada hari ketiga ada beberapa kesalahan yang saya lakukan dan setelah itu saya sempat memperbaiki permainan sehingga hari ini bisa bangkit dan bermain lebih baik lagi.”

Sementara itu, pegolf amatir nasional lainnya, Muhammad Raflisyah Sati, melengkapi daftar perwakilan Indonesia di putaran final dengan menempati posisi ke-60 lewat skor total 6-over-par 294.

Keberhasilan luar biasa ini disambut gembira oleh Budiarsa Sastrawinata selaku Pendiri dan Ketua Dewan Pembina Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF). Ia menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian bersejarah ini:

Muhammad Raflisyah Sati, melengkapi daftar perwakilan Indonesia di putaran final Ciputra Golfpreneur Tournament 2026 – Foto : Puji Santoso

“Selamat kepada semua pemain yang sudah menunjukkan semangat berkompetisi. Dari 11 edisi turnamen ini diselenggarakan, juaranya selalu berasal dari negara yang berbeda dan sekarang giliran Indonesia. Terima kasih kepada semua yang sudah ambil bagian dalam mensukseskan turnamen ini. Terima kasih kepada para sponsor atas kepercayaan dan komitmennya dalam memberikan dukungan kepada kami.” 

Kemenangan Kevin Caesario Akbar ini tidak hanya mengakhiri penantian panjang publik golf nasional selama lebih dari satu dekade, namun juga menjadi inspirasi dan bukti nyata keberhasilan pembinaan golf di tanah air dalam melahirkan juara di kancah internasional.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pick your next post

Golf Island PIK Tawarkan Hunian dengan Lanskap Golf dan Laut

Golf Island PIK Tawarkan Hunian dengan Lanskap Golf dan Laut

Tinggal dekat lapangan golf sekaligus menikmati panorama laut menjadi daya tarik yang ditawarkan Golf Island PIK melalui pilihan hunian ready stock di kawasan pesisir utara Jakarta. Hunian tersebut menyasar mereka yang menginginkan rumah siap ditempati dengan...

read more
Mau Driver Lebih Jauh? Jangan Cuma Ayun Lebih Keras

Mau Driver Lebih Jauh? Jangan Cuma Ayun Lebih Keras

Masalahnya, tenaga tambahan belum tentu menghasilkan jarak tambahan. Ayunan yang terlalu dipaksakan justru sering membuat tempo berantakan, titik kontak bergeser dari tengah muka stik, dan bola melambung terlalu tinggi dengan putaran berlebih. Hasil akhirnya bisa...

read more

Contact Us

Address : Jl. Media No.88 - Jakarta Barat - 18789 - INDONESIA
______________________________
Email : halo@golftimes.id
Office : 0812-3456-7890
Advertising Info : 0811-1967-688

Information

  • Redaksi
  • Karir
  • Media Partner
  • Info Iklan

Categories

News
Profile
Junior & Amatir
Video
Tips & Tricks

653645
Users Today : 2072
This Month : 49539
This Year : 372646
Total Users : 653645
Total views : 1469288