11/08/2026
by Rudy Iskandar

Mizuno JPX One Hadir dengan Wajah Baru, NANOALLOY Jadi Senjata Utama

Mizuno mencoba membuka babak baru dalam persaingan driver modern melalui JPX One, produk yang memadukan desain klasik khas pabrikan Jepang tersebut dengan teknologi muka stik terbaru bernama NANOALLOY™. Teknologi itu…...
"

Start reading

Mizuno mencoba membuka babak baru dalam persaingan driver modern melalui JPX One, produk yang memadukan desain klasik khas pabrikan Jepang tersebut dengan teknologi muka stik terbaru bernama NANOALLOY™.

Teknologi itu menjadi senjata utama Mizuno untuk mengejar kombinasi yang semakin dicari produsen driver saat ini: kecepatan bola tinggi, forgiveness luas, dan performa konsisten ketika pukulan tidak tepat mengenai sweet spot.

Namun, berdasarkan pengujian yang dilakukan Plugged In Golf, JPX One menunjukkan cerita yang cukup menarik. Performa keseluruhannya solid, bahkan menawarkan karakter spin rendah yang menjanjikan, tetapi teknologi barunya belum memberikan lompatan performa yang membuatnya benar-benar meninggalkan para pesaing.

Tampilan khas Mizuno dengan sentuhan modern

Secara visual, Mizuno JPX One tampil seperti driver modern tanpa kehilangan identitas mereknya.

Warna biru yang selama bertahun-tahun identik dengan Mizuno kembali menjadi karakter utama. Bagian crown menggunakan pola serat karbon mengilap yang perlahan berubah menjadi warna biru solid dengan sedikit efek kilau menjelang bagian face.

Ukuran kepala terlihat memberikan rasa percaya diri ketika berada di belakang bola, tetapi tidak sampai terlihat terlalu besar.

Desain sole juga tampil bersih dan sporty, sementara bagian face justru menjadi salah satu elemen paling mencolok lewat perpaduan navy blue, electric blue, dan royal blue.

Di balik tampilan tersebut terdapat perubahan terbesar JPX One.

Mizuno meninggalkan pendekatan muka stik konvensional dan memperkenalkan material NANOALLOY™, teknologi proprietary yang menjadi fondasi utama generasi driver terbarunya.

Apa sebenarnya teknologi NANOALLOY?

Menurut Mizuno, material NANOALLOY memiliki kemampuan untuk mengubah elastisitasnya secara dinamis ketika terjadi impact.

Karakter tersebut diklaim dapat mengurangi energi yang hilang akibat deformasi saat bola bertemu face sehingga lebih banyak energi bisa diteruskan kembali kepada bola.

Target akhirnya sederhana: menghasilkan ball speed lebih tinggi pada area face yang lebih luas, bukan hanya ketika pukulan tepat mengenai bagian tengah.

Konsep tersebut sejalan dengan perkembangan industri driver dalam beberapa tahun terakhir.

Produsen tidak lagi hanya berlomba membuat sweet spot tercepat. Tantangan yang lebih besar adalah mempertahankan sebanyak mungkin kecepatan ketika pegolf melakukan pukulan sedikit ke arah heel, toe, atas, ataupun bawah face.

Dalam aspek tersebut, JPX One memperlihatkan tingkat forgiveness yang cukup baik selama pengujian.

Namun teknologi NANOALLOY belum menghasilkan peningkatan ball speed yang secara jelas membedakannya dari sejumlah driver modern lain yang telah berada di pasar.

Spin rendah menjadi karakter paling menonjol

Satu karakter JPX One yang cukup terlihat dalam pengujian adalah angka spin yang rendah dan konsisten.

Pada pukulan-pukulan solid, spin tercatat tidak pernah menembus 2.750 rpm. Angka tersebut relatif rendah dibandingkan karakter pukulan penguji yang biasanya dapat menghasilkan spin lebih dari 3.000 rpm.

Karakter ini berpotensi menarik bagi pegolf dengan swing speed menengah hingga tinggi, terutama mereka yang membutuhkan bantuan untuk menurunkan spin dari tee.

Sebaliknya, pegolf dengan kecepatan driver di bawah sekitar 95 mph perlu lebih berhati-hati.

Spin yang terlalu rendah berpotensi membuat bola tidak mendapatkan waktu terbang optimal sehingga carry distance justru berkurang.

Untuk pemain dengan karakter permainan lebih agresif, Mizuno juga menyediakan JPX One Select, versi yang lebih berorientasi kepada preferensi pemain tour.

Jarak solid, tetapi belum luar biasa

Dalam urusan distance, JPX One berada pada kategori kompetitif tanpa memberikan kejutan besar.

Carry yang dihasilkan dalam sesi pengujian sedikit lebih pendek dibandingkan beberapa driver lain yang diuji belakangan. Namun terdapat satu catatan penting: swing speed penguji juga berada beberapa mph lebih rendah dibandingkan biasanya.

Ketika kecepatan ayunan kembali naik dan kontak bola lebih solid, angka yang dihasilkan JPX One berada cukup dekat dengan driver-driver lain keluaran terbaru.

Artinya, JPX One bukan driver yang kekurangan kecepatan.

Hanya saja, belum terlihat keuntungan dramatis dari teknologi muka NANOALLOY yang membuatnya otomatis menjadi driver paling panjang dibandingkan kompetitor.

Nilai jual yang lebih menarik justru berada pada kombinasi spin rendah, konsistensi, dan forgiveness di berbagai titik impact.

Sound dan feel menjadi titik kontroversial

Jika performanya masih mampu bersaing, aspek sound dan feel justru menjadi bagian paling kontroversial.

Dalam pengujian Plugged In Golf, suara ketika impact dinilai cukup tipis dengan karakter “crack” yang cenderung keras dan terasa seperti material plastik.

Feel yang diberikan juga tidak menghasilkan feedback sejelas driver dengan konstruksi muka logam tradisional.

Sensasi tersebut tentu sangat subjektif.

Sebagian pegolf mungkin tidak mempermasalahkannya selama angka launch monitor menunjukkan hasil yang baik. Namun bagi pemain yang sangat sensitif terhadap feedback saat impact, karakter ini menjadi sesuatu yang perlu dicoba langsung sebelum membeli.

Fenomena tersebut sebenarnya bukan hanya dialami Mizuno.

Penggunaan carbon atau composite face pada driver dalam beberapa tahun terakhir memang membuka peluang besar dalam rekayasa distribusi bobot dan kecepatan bola, tetapi produsen masih menghadapi tantangan untuk menghadirkan sound dan feel yang disukai seluruh pemain.

Bagaimana dengan daya tahannya?

Ada satu hal lain yang menarik perhatian dari teknologi muka JPX One, yakni soal perawatan.

Mizuno merekomendasikan pemain memastikan permukaan face serta bola bebas dari pasir, kotoran, dan debris sebelum melakukan pukulan.

Partikel tersebut dapat menyebabkan goresan pada muka stik saat terjadi impact.

Meski demikian, Mizuno menyebut goresan semacam itu tidak memengaruhi integritas struktur ataupun performa face.

Durabilitas tentu menjadi salah satu aspek yang akan terus diperhatikan, terutama karena teknologi muka non-logam pada driver masih relatif baru dibandingkan konstruksi titanium konvensional yang telah teruji selama puluhan tahun.

Jadi, untuk siapa Mizuno JPX One?

Mizuno JPX One menawarkan paket yang cukup menarik bagi pegolf yang menginginkan driver dengan tampilan elegan, spin relatif rendah, serta forgiveness yang kompetitif.

Teknologi NANOALLOY menjadi inovasi paling menarik dari produk ini, meskipun dalam pengujian awal keunggulannya belum terlihat sampai menghasilkan lonjakan ball speed yang signifikan dibandingkan driver premium lainnya.

Dengan harga sekitar 600 dolar AS, JPX One memasuki arena yang sangat kompetitif.

Penggemar Mizuno kemungkinan akan tertarik mencobanya, terlebih mereka yang menyukai karakter spin rendah. Tetapi untuk pegolf yang tidak memiliki loyalitas terhadap merek tertentu, fitting tetap menjadi langkah terbaik sebelum menentukan pilihan.

Kesimpulannya, Mizuno JPX One bukan revolusi yang langsung mengubah peta persaingan driver, tetapi menjadi sinyal bahwa Mizuno serius mencari formula baru untuk muka stik generasi berikutnya. NANOALLOY mungkin belum menjadi game changer hari ini, tetapi teknologi tersebut bisa menjadi fondasi penting bagi masa depan driver Mizuno.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pick your next post

Golf Island PIK Tawarkan Hunian dengan Lanskap Golf dan Laut

Golf Island PIK Tawarkan Hunian dengan Lanskap Golf dan Laut

Tinggal dekat lapangan golf sekaligus menikmati panorama laut menjadi daya tarik yang ditawarkan Golf Island PIK melalui pilihan hunian ready stock di kawasan pesisir utara Jakarta. Hunian tersebut menyasar mereka yang menginginkan rumah siap ditempati dengan...

read more
Mau Driver Lebih Jauh? Jangan Cuma Ayun Lebih Keras

Mau Driver Lebih Jauh? Jangan Cuma Ayun Lebih Keras

Masalahnya, tenaga tambahan belum tentu menghasilkan jarak tambahan. Ayunan yang terlalu dipaksakan justru sering membuat tempo berantakan, titik kontak bergeser dari tengah muka stik, dan bola melambung terlalu tinggi dengan putaran berlebih. Hasil akhirnya bisa...

read more

Contact Us

Address : Jl. Media No.88 - Jakarta Barat - 18789 - INDONESIA
______________________________
Email : halo@golftimes.id
Office : 0812-3456-7890
Advertising Info : 0811-1967-688

Information

  • Redaksi
  • Karir
  • Media Partner
  • Info Iklan

Categories

News
Profile
Junior & Amatir
Video
Tips & Tricks

653434
Users Today : 1861
This Month : 49328
This Year : 372435
Total Users : 653434
Total views : 1468620