20/05/2026
by Rudy Iskandar

LIV Golf Mulai Cari Investor Baru, Era Dana Jumbo Arab Saudi Segera Berakhir?

Masa depan LIV Golf mulai memasuki babak baru. Setelah bertahun-tahun ditopang dana jumbo Arab Saudi, liga golf kontroversial itu kini dilaporkan mulai aktif mencari investor baru demi menjaga keberlangsungan operasionalnya.…...
"

Start reading

Masa depan LIV Golf mulai memasuki babak baru. Setelah bertahun-tahun ditopang dana jumbo Arab Saudi, liga golf kontroversial itu kini dilaporkan mulai aktif mencari investor baru demi menjaga keberlangsungan operasionalnya.

Laporan Axios menyebut CEO LIV Golf Scott O’Neil tengah menawarkan dua skema investasi berbeda dengan target pendanaan mencapai 250 juta dolar AS atau sekitar Rp4 triliun.

Langkah itu muncul setelah dana investasi Arab Saudi, Public Investment Fund (PIF), dikabarkan tidak lagi memberikan pendanaan operasional penuh setelah musim 2026 berakhir.

Sejak diluncurkan pada 2022, LIV Golf memang hidup dari sokongan finansial besar PIF. Dalam empat tahun terakhir, dana yang digelontorkan disebut mencapai 5 hingga 8 miliar dolar AS demi membangun liga baru yang mampu menyaingi PGA Tour.

Namun di balik gebrakan transfer pemain bintang dan hadiah fantastis, LIV Golf ternyata belum juga mendekati titik profit.

Kini, tekanan finansial mulai terlihat secara nyata.

Dalam proposal kepada calon investor, LIV Golf mengklaim suntikan dana 250 juta dolar AS akan membantu liga mencapai keuntungan dalam dua tahun ke depan.

Selain itu, tersedia pula opsi investasi senilai 150 juta dolar AS. Namun skema tersebut bergantung pada keberhasilan mendapatkan kontrak hak siar baru serta penjualan 13 tim LIV Golf yang masing-masing berisi empat pegolf profesional.

Tanda-tanda pengetatan finansial mulai terlihat dari kalender kompetisi musim ini. LIV Golf New Orleans yang semula dijadwalkan berlangsung Juni resmi ditunda.

Keputusan itu menciptakan jeda panjang dalam kalender kompetisi, yakni antara LIV Golf Andalucia di Spanyol pada 4–7 Juni dan LIV Golf UK pada 23–26 Juli.

Meski begitu, LIV Golf disebut masih membuka kemungkinan menghadirkan format lain untuk event New Orleans pada akhir tahun nanti.

Di tengah ketidakpastian tersebut, LIV Golf tetap berusaha mempertahankan daya tariknya lewat deretan nama besar dunia.

Saat ini liga itu masih diperkuat pegolf elite seperti Bryson DeChambeau, Jon Rahm, Joaquin Niemann, Cameron Smith, hingga Tyrrell Hatton.

Namun sejumlah laporan menyebut masa depan LIV Golf kemungkinan tidak lagi semewah era awal pembentukannya, termasuk dalam mempertahankan kontrak fantastis para bintangnya.

Kini, keberlangsungan LIV Golf akan sangat ditentukan oleh dua hal penting: keberhasilan mendapatkan investor baru dan kemampuan mereka membangun model bisnis yang benar-benar berkelanjutan setelah era “cek kosong” Arab Saudi mulai berakhir.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pick your next post

Contact Us

Address : Jl. Media No.88 - Jakarta Barat - 18789 - INDONESIA
______________________________
Email : halo@golftimes.id
Office : 0812-3456-7890
Advertising Info : 0811-1967-688

Information

  • Redaksi
  • Karir
  • Media Partner
  • Info Iklan

Categories

News
Profile
Junior & Amatir
Video
Tips & Tricks

385817
Users Today : 619
This Month : 19230
This Year : 104818
Total Users : 385817
Total views : 1086900