Tradisi panjang pembuka musim PGA Tour di Hawaii dipastikan berakhir. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad, kalender musim 2027 tidak lagi diawali di wilayah Pasifik, menandai perubahan besar dalam arah kompetisi golf profesional tersebut.
Keputusan ini bukan sekadar rotasi lokasi, melainkan bagian dari perombakan menyeluruh jadwal musim yang tengah disusun ulang oleh penyelenggara. Dampaknya langsung terasa pada dua turnamen ikonik, yakni The Sentry di Kapalua dan Sony Open di Oahu.
The Sentry, yang selama ini digelar di Plantation Course, Kapalua, lebih dulu menghadapi kendala serius. Turnamen edisi Januari lalu bahkan terpaksa dibatalkan akibat kondisi lapangan yang terdampak kekeringan ekstrem. Pembatasan air—dipicu sengketa distribusi yang telah berlangsung lebih dari satu abad—menyebabkan kerusakan signifikan pada rumput lapangan.
Situasi tersebut membuat PGA Tour mengambil langkah tegas. Mereka memastikan tidak akan kembali ke Kapalua pada 2027, sekaligus mengakhiri status turnamen ini sebagai ajang eksklusif bagi para juara musim sebelumnya sejak 1999.
Padahal, Kapalua selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi favorit para pegolf dunia. Karakter fairway yang luas, dipadu panorama laut di Maui bagian barat, menjadikannya pembuka musim yang unik dan berbeda dari turnamen lainnya.
Di sisi lain, masa depan Sony Open juga berada di persimpangan. Turnamen yang telah berlangsung sejak 1965 itu kini memasuki tahun terakhir kontrak sponsornya. Selama ini, posisinya sebagai lanjutan dari Kapalua sejak 1999 memberikan keuntungan tersendiri, dengan banyak pemain memilih menjalani rangkaian dua pekan di Hawaii.
Namun ke depan, Sony Open membuka opsi untuk bergeser menjadi pembuka musim PGA Tour Champions, bahkan berpotensi digabung dengan Mitsubishi Electric Championship di Big Island.
Di tengah perubahan tersebut, PGA Tour tetap menyampaikan apresiasi kepada komunitas Hawaii, khususnya di Maui, atas dukungan panjang mereka terhadap penyelenggaraan turnamen.
Meski demikian, faktor ekonomi dan logistik juga tak bisa diabaikan. Biaya operasional yang tinggi—mulai dari pengiriman peralatan ke Maui hingga total hadiah yang mencapai 20 juta dolar AS—menjadi salah satu pertimbangan utama dalam evaluasi kalender.
Belum lagi sengketa air yang melibatkan pemilik Kapalua, Tadashi Yanai, yang semakin memperumit situasi. Perselisihan tersebut mencakup isu pengelolaan sistem distribusi air hingga dugaan pelanggaran pembatasan penggunaan.
Sebagai alternatif, PGA Tour disebut tengah mempertimbangkan Torrey Pines Golf Course sebagai lokasi baru The Sentry. Lapangan di San Diego itu sebelumnya kehilangan sponsor utama setelah berakhirnya kerja sama dengan Farmers Insurance, sehingga membuka peluang untuk kembali masuk dalam kalender utama.
Kapalua sendiri meninggalkan sejumlah kenangan ikonik. Salah satunya datang dari Hideki Matsuyama, yang menjadi juara terakhir dengan rekor impresif 35-under-par, termasuk birdie putt penentu dari jarak sekitar delapan kaki.
Sementara itu, Sony Open juga memiliki sejarah panjang, termasuk momen legendaris pada 1983 ketika Isao Aoki mencetak eagle langsung dari fairway untuk mengunci kemenangan.
Dengan berakhirnya era Hawaii sebagai pembuka musim, PGA Tour kini memasuki babak baru. Detail lengkap kalender musim 2027 masih akan diumumkan, namun satu hal sudah pasti: wajah awal musim golf dunia akan berubah signifikan.










Users Today : 748
This Month : 24299
This Year : 79872
Total Users : 360871
Total views : 1036505
0 Comments