Federasi golf dunia, International Golf Federation (IGF), resmi memperpanjang kolaborasi dengan International Testing Agency (ITA) dalam pengelolaan program anti-doping hingga 2028.
Langkah ini memastikan para pegolf yang tampil di ajang resmi IGF tetap berada dalam sistem pengawasan yang independen, konsisten, dan selaras dengan standar global—terutama memasuki siklus Olimpiade berikutnya.
Sistem Independen dan Komprehensif
Kerja sama IGF dan ITA sejatinya sudah berjalan sejak 2022, ketika IGF mempercayakan pengelolaan penuh aktivitas anti-doping kepada lembaga independen tersebut. Dengan perpanjangan ini, ITA akan terus menangani seluruh aspek operasional, mulai dari perencanaan tes di dalam dan luar kompetisi berbasis analisis risiko khusus golf, hingga pengelolaan Registered Testing Pool (RTP).
Selain itu, ITA juga mengawasi sistem Athlete Biological Passport (ABP), pelaporan keberadaan atlet (whereabouts), hingga Therapeutic Use Exemptions (TUE). Dalam hal pelanggaran, ITA bertanggung jawab atas manajemen hasil, investigasi, serta penanganan dugaan pelanggaran aturan anti-doping, termasuk melalui platform pelaporan rahasia REVEAL.
Strategi penyimpanan sampel jangka panjang dan analisis ulang juga tetap menjadi bagian dari program, memperkuat efek jera sekaligus menjaga integritas kompetisi.
Edukasi Jadi Pilar Penting
Tak hanya pengujian, edukasi menjadi elemen kunci dalam kolaborasi ini. ITA akan terus merancang dan menjalankan program pendidikan bagi atlet dan ofisial IGF sesuai standar World Anti-Doping Agency (WADA), termasuk inisiatif berbasis ajang besar IGF.
Unit Regulatory Compliance ITA juga akan mendampingi IGF agar seluruh kebijakan dan implementasi program tetap selaras dengan World Anti-Doping Code serta standar internasional yang berlaku.
Menuju Olimpiade dengan Integritas
Direktur Jenderal ITA, Benjamin Cohen, menegaskan bahwa kredibilitas jangka panjang dalam sistem anti-doping hanya bisa dibangun lewat konsistensi dan independensi.
Sementara itu, Direktur Jenderal IGF, Antony Scanlon, menyebut perpanjangan ini sebagai refleksi komitmen bersama menjaga fair play dan integritas tertinggi dalam golf global.
ITA sendiri telah mendukung pelaksanaan anti-doping golf di berbagai ajang multievent, termasuk Olimpiade dan Youth Olympic Games, dan akan terus melakukannya sepanjang siklus Olimpiade mendatang.
Fondasi Integritas Golf Modern
Di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dalam olahraga global, keputusan IGF memperpanjang kerja sama hingga 2028 menjadi pesan kuat bahwa golf ingin tetap berdiri di atas prinsip kompetisi yang adil.
Bagi para pegolf elite dunia, sistem ini bukan sekadar regulasi, melainkan fondasi kepercayaan—bahwa setiap pukulan di lapangan ditentukan oleh kemampuan, bukan manipulasi.
Dengan kerangka yang solid dan independen, golf menatap empat tahun ke depan dengan satu pesan jelas: integritas tetap menjadi prioritas utama.









Users Today : 276
This Month : 9332
This Year : 43061
Total Users : 324060
Total views : 947598
0 Comments