27/01/2026
by rudy iskandar

Stewart Cink Langsung Panas di Awal Musim, Juara Pembuka PGA Tour Champions 2026 di Hawaii

Stewart Cink membuka musim PGA Tour Champions 2026 dengan pesan yang sulit diabaikan. Di bawah langit cerah Hualalai, pegolf Amerika Serikat berusia 52 tahun itu tampil nyaris sempurna untuk menjuarai…...
"

Start reading

Stewart Cink membuka musim PGA Tour Champions 2026 dengan pesan yang sulit diabaikan. Di bawah langit cerah Hualalai, pegolf Amerika Serikat berusia 52 tahun itu tampil nyaris sempurna untuk menjuarai Mitsubishi Electric Championship, Sabtu (24/1), dengan keunggulan tiga pukulan.

Cink menuntaskan turnamen dengan skor 23-under 193, ditutup dengan ronde final tanpa bogey yang sarat agresivitas. Delapan birdie yang ia bukukan di putaran terakhir menjadi penegasan bahwa kemenangan ini bukan hasil bertahan, melainkan hasil menyerang sejak awal.

“Target saya datang ke sini adalah langsung panas sejak awal musim, bukan perlahan menyesuaikan diri,” kata Cink, yang jelas mendapatkan apa yang ia cari di turnamen pembuka ini.

Gelar tersebut menjadi kemenangan kelima Cink di PGA Tour Champions, sekaligus kemenangan kedua secara beruntun, setelah ia menutup musim 2025 dengan trofi Charles Schwab Cup Championship di Phoenix. Momentum itu kini berlanjut ke musim baru tanpa jeda.

Persaingan Ketat, Cink Tetap Terdepan

Di belakang Cink, Ángel Cabrera dari Argentina tampil solid dan finis di posisi kedua dengan skor 20 under, termasuk ronde akhir 66. Retief Goosen dari Afrika Selatan menyusul di peringkat ketiga dengan 18 under, setelah mencatatkan skor terbaik hari itu, 64.

Sementara itu, Ernie Els, Thomas Bjørn, dan Freddie Jacobson harus puas berbagi posisi empat besar dengan total 17 under, tak mampu benar-benar menekan Cink di momen krusial.

Statistik yang Bicara

Kunci kemenangan Cink terlihat jelas di atas kertas. Ia memimpin turnamen dalam jumlah birdie, berbagi posisi teratas untuk rata-rata jarak pukulan terjauh bersama Cabrera, dan tampil efisien saat harus menyelamatkan par. Scrambling yang solid membuatnya tetap menjaga momentum, bahkan ketika tekanan datang di hole-hole penting.

Dominasi statistik tersebut mempertegas satu hal: Cink tidak sekadar memanfaatkan lapangan yang ramah skor, tetapi benar-benar mengontrol permainan dari tee hingga green.

Ancaman Nyata Musim 2026

Nama Stewart Cink bukan asing di dunia golf. Ia adalah delapan kali juara PGA Tour, termasuk kemenangan ikonik di The Open Championship 2009. Namun adaptasinya di level senior terasa sama impresifnya. Sejak bergabung dengan PGA Tour Champions, Cink telah mengoleksi lima kemenangan hanya dari 37 penampilan—angka yang mencerminkan konsistensi sekaligus dominasi.

Kemenangan di Hawaii langsung mengantarnya ke puncak klasemen Charles Schwab Cup 2026, melanjutkan statusnya sebagai Pemain Terbaik PGA Tour Champions 2025. Dengan performa yang masih tajam dan kepercayaan diri tinggi, Cink kembali memosisikan dirinya sebagai tolok ukur bagi para pesaing.

Bagi pemain lain di PGA Tour Champions, pesan dari Hawaii jelas: Stewart Cink belum melambat. Dan jika awal musim ini menjadi indikasi, 2026 bisa kembali menjadi tahun yang dipenuhi namanya.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pick your next post

Contact Us

Address : Jl. Media No.88 - Jakarta Barat - 18789 - INDONESIA
______________________________
Email : halo@golftimes.id
Office : 0812-3456-7890
Advertising Info : 0811-1967-688

Information

  • Redaksi
  • Karir
  • Media Partner
  • Info Iklan

Categories

News
Profile
Junior & Amatir
Video
Tips & Tricks

309317
Users Today : 10
This Month : 7118
This Year : 28318
Total Users : 309317
Total views : 906391