Marco Penge mengirim sinyal peringatan kepada Rory McIlroy menjelang rangkaian penutup musim DP World Tour 2025. Meski McIlroy masih nyaman memimpin Race to Dubai, Penge menegaskan bahwa ia siap memberikan tekanan besar kepada bintang Irlandia Utara tersebut.
McIlroy berada di jalur untuk menutup musim dengan megah: memimpin Race to Dubai, mengemas kemenangan Masters yang melengkapi karier grand slam, serta memainkan peran vital dalam keberhasilan Tim Eropa pada Ryder Cup di Bethpage Black. Gelar juara Race to Dubai yang menawarkan hadiah 1,18 juta pound (1,53 juta dolar AS) akan menjadi klimaks musimnya.
Namun Penge, peringkat 29 dunia yang tengah dalam performa panas, punya rencana lain.
Setelah kemenangan pentingnya di Open de España, Penge memulai misinya pekan ini pada Kejuaraan HSBC Abu Dhabi, sebelum fokus pada target utama: mematahkan dominasi McIlroy di Kejuaraan Tur Dunia DP.
“Suatu waktu saya tidak masuk tim Ryder Cup, lalu saya main di Irish Open dan berpikir: ‘Tujuan saya sekarang adalah mengejar Rory’,” kata Penge kepada Golf Digest.
“Tujuan itu sempat menguap. Tapi setelah saya menang di Spanyol dan kembali bersaing, saya mencoba menang minggu ini atau pekan depan, atau setidaknya tampil sebaik mungkin dan melihat ke mana hasilnya membawa saya.”
Penge menyadari bahwa potensi duel dengannya dan McIlroy di Yas Links bisa menjadi salah satu sorotan paling menarik pada babak play-off DP World Tour.
“Saya tahu ketika saya berdiri di tee hari Kamis, adrenalin saya akan naik. Ini pertama kalinya saya bermain dengan salah satu pemain terbaik dunia,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengaku tidak akan gentar. “Ini bukan gugup. Rasanya sama seperti saat play-off di Open de España. Saya sudah menyiapkan semuanya, bahkan dengan psikolog saya. Saya tahu bahwa golf terbaik saya sering keluar saat adrenalin seperti itu.”
Penge ingin menjadikan momen bersejarah tersebut sebagai pengalaman, bukan beban.
“Tidak ada yang perlu ditakutkan. Saya hanya ingin menikmati kesempatan ini dan merasakan pengalaman bermain bersama pemain terbaik dunia.”
Tentang Seleksi Ryder Cup: Penge Mengaku Paham, Tapi Punya Pandangan Sendiri
Setelah sempat luput dari pilihan Kapten Tim Eropa Luke Donald untuk Ryder Cup 2025, Penge menilai kondisinya mungkin berbeda jika turnamen digelar di Eropa, bukan di New York.
“Jika Ryder Cup berlangsung di kandang sendiri, mungkin saya bisa masuk tim,” ujarnya kepada Sky Sports.
“Tapi saya sangat memahami bahwa pertandingan di New York bakal sangat berat dengan tekanan penonton di sana. Saya mengerti mengapa Luke memilih pemain-pemain seniornya.”
Dari 12 pemain pilihan Donald, 11 di antaranya merupakan bagian dari skuad pemenang Ryder Cup 2023 di Italia.
Meski kecewa, Penge tidak mempermasalahkan keputusan sang kapten. “Tidak ada keraguan mengenai itu. Saya bisa memahami situasinya.”









Users Today : 336
This Month : 9758
This Year : 9758
Total Users : 290757
Total views : 846945
0 Comments