Mandiri Indonesia Open 2025 akan kembali hadir di Pondok Indah Golf Course pada 28-31 Agustus ini, Turnamen bergengsi dengan total hadiah US$ 500.000 ini akan menjadi panggung bagi 150 pegolf, termasuk 35 wakil terbaik dari Indonesia. Di antara mereka, ada sang juara bertahan yang bertekad mempertahankan takhtanya, para pegolf pendatang baru yang penuh semangat, serta atlet amatir yang membawa misi pribadi.
Steve Lewton, pegolf asal Inggris, kembali ke Indonesia dengan kepercayaan diri tinggi. Meski menyadari beratnya beban sebagai juara bertahan, ia tak gentar. “Mempertahankan gelar itu selalu sulit,” ujarnya, “tapi saya akan berusaha melakukannya.” Lewton datang dengan modal performa positif di turnamen ADT BSD pekan lalu. “Saya bermain dengan baik di sana, jadi semoga saya bisa melanjutkan performa tersebut,” imbuhnya. Kata-kata Lewton bukan sekadar gertakan; ia tahu betul, di lapangan yang sama, ia pernah menorehkan sejarah.
Di sisi lain, nama Ryan Peake menjadi sorotan. Pegolf yang baru saja menjuarai New Zealand Open 2025 ini merasakan betul bagaimana satu momen bisa mengubah segalanya. “Ini musim pertama saya bermain di Asia. Saya hanya benar-benar mengalami satu momen puncak, yaitu di New Zealand Open, itu sungguh mengubah hidup saya,” kata Peake. Keberhasilannya di Selandia Baru memberinya pelajaran penting tentang mental juara. “Saya pikir, ide kali ini adalah untuk menang dengan baik,” tegasnya, mengisyaratkan ambisi besar untuk kembali menorehkan prestasi gemilang di Tanah Air.

Bagi pegolf-pegolf muda Indonesia, Mandiri Indonesia Open adalah ajang pembuktian diri. Salah satunya adalah pegolf pro yang baru melakoni debutnya tahun ini. Meskipun kalah di babak play-off dalam turnamen debutnya, ia datang dengan semangat berlipat. “Debut turnamen pro pertama saya cukup bagus, saya kalah di play-off tapi tidak apa-apa. Saya sangat menantikan minggu ini,” ungkapnya. Tanpa gentar, ia melanjutkan, “Saya merasa semangat dan saya senang nyaris menang, dan kita lihat supaya saya bisa yang terbaik di turnamen ini.” Ambisi ini seakan menjadi representasi semangat para pemain muda yang siap menggebrak.

Indonesia sendiri menurunkan kekuatan penuh dengan 23 pegolf pro dan 12 pegolf amatir. Nama-nama besar seperti Jonathan Wijono, yang baru saja menjuarai JGC Championship 2025, dan Kevin C. Akbar, yang menyandang predikat best pro golf di ajang ADT Ciputra Golf Tournament, dipastikan akan ikut bersaing. Ditambah debutan baru pro golf Indonesia Gabriel Hansel Hari yang menampilkan duel sengit mereka di awal Agustus lalu, saat Jonathan mengalahkan Hansel di babak play-off, tentu akan kembali tersaji di Pondok Indah.
Sementara itu, dari jajaran amatir, Randy A.M. Bintang menargetkan capaian yang realistis namun penting: lolos cut. “Saya telah bermain dua kali di event ini dan belum pernah lolos cut. Jadi, itu tujuan saya untuk tahun ini,” ucapnya jujur. Target ini menunjukkan betapa sulitnya bersaing di level tertinggi, namun di saat yang sama, ia memperlihatkan tekad kuat untuk terus berkembang.
Daftar lengkap para pegolf Indonesia yang bermain di Mandiri Indonesia Open 2025. Jonathan Wijono, George Gandranata, Kevin C. Akbar, Naraajie Ramadhanputra, Peter Gunawan, Rory Hie, Joshua Andrew Wirawan, Aldwin Kendarwan, Indra Hermawan, Matthew lumbantoruan, Syukrizal, Christianto Sinuhaji, Taufik Sosilo, Asep Saefulloh, Elki Kow, Fadhli Soetarso, Nurdana, Robby Sugara, A. SugannAlmay, Rayhan, Alfred Sitohang, Sandro Bernard.
Pegolf amatir, Wahyu Tamtama, Prakasa Alfa Rizqi, Randy A.M. Bintang, Asa Najib Bhakti, Amadeus Susanto, Kenneth Sutianto, Jayawardana Dorman, William Wijaya, Galih Wiratno, F. Nikola Surya NUgraha, Akbar Maulana dan Naufal Abdul Aziz.










Users Today : 18
This Month : 14873
This Year : 100461
Total Users : 381460
Total views : 1079090
0 Comments