Rory McIlroy, juara Masters 2025 sekaligus bintang utama golf Eropa, menutup pintu rapat-rapat untuk kemungkinan menjadi kapten sekaligus pemain di tim Ryder Cup Eropa.
Tawaran itu memang pernah mengemuka, namun McIlroy menegaskan bahwa beban ganda tersebut mustahil dijalankan di era Ryder Cup modern.
“Ide saya menjadi kapten yang juga bermain dalam waktu dekat telah muncul, dan saya langsung menolaknya,” ujar McIlroy saat konferensi pers di BMW Championship, Caves Valley Golf Club, Rabu (13/8). “Seorang kapten memiliki terlalu banyak tanggung jawab di luar lapangan selama pekan Ryder Cup.”
Fokus Penuh Sebagai Pemain
Meski tak menyebutkan tahun pasti, rumor menyebut tawaran itu mengarah pada Ryder Cup 2027 di Adare Manor, Irlandia. McIlroy menegaskan dirinya hanya ingin fokus bermain, terutama karena ia telah memastikan tempat di tim Eropa untuk Ryder Cup bulan depan di Bethpage Black, New York.
Baginya, kombinasi peran kapten dan pemain lebih masuk akal di era lampau, saat Ryder Cup belum sebesar sekarang. “Dua puluh tahun lalu mungkin bisa. Tapi kini, dengan banyaknya media, rapat dengan wakil kapten, bekerja sama dengan PGA of America, hingga menyiapkan pidato—itu terlalu berat,” jelasnya.
Bayangan Kapten-Pemain Amerika
Sementara McIlroy menolak opsi tersebut, perhatian publik kini tertuju pada Keegan Bradley, kapten tim Amerika, yang berada di peringkat 10 klasemen poin. Bradley masih punya peluang lolos otomatis jika finis enam besar di BMW Championship. Jika tidak, ia bisa saja memilih dirinya sendiri sebagai salah satu dari enam “captain’s pick”.
Bradley, yang musim ini tampil solid dengan kemenangan di Travelers Championship dan lima kali finis di 10 besar dari 19 turnamen, belum memutuskan. “Saya hanya akan memilih diri saya sendiri jika yakin benar-benar bisa membantu tim,” katanya.
Tradisi Panjang dan Tekanan Besar
Ryder Cup terakhir kali memiliki kapten-pemain pada 1963, ketika Arnold Palmer memimpin Amerika meraih kemenangan. Namun menurut McIlroy, kondisi saat ini berbeda jauh.
“Jika seorang kapten juga bermain, kemungkinan dia hanya turun sekali di masing-masing dua hari pertama. Itu berarti tim kehilangan opsi pemain yang bisa main penuh. Apakah itu keputusan terbaik untuk tim?” ucap McIlroy retoris.
Dukungan untuk Bradley
Meski masih ragu, Bradley mendapat dukungan dari rekan-rekan senegaranya. Rickie Fowler, Patrick Cantlay, hingga peringkat 1 dunia Scottie Scheffler menilai ia pantas masuk tim. “Jika Keegan ingin bermain, dia adalah orang yang ingin Anda miliki di tim,” kata Scheffler.
Dengan Ryder Cup makin besar dan penuh sorotan, McIlroy memilih untuk tetap realistis. Ia ingin seluruh tanggung jawab kapten dikhususkan pada sosok yang tidak harus memikirkan performa di lapangan. Sementara itu, Bradley masih menimbang langkahnya—apakah akan menorehkan sejarah baru, atau mengikuti jejak McIlroy yang menilai “kapten sekaligus pemain” hanyalah beban yang terlalu berat di masa kini.









Users Today : 672
This Month : 26076
This Year : 81649
Total Users : 362648
Total views : 1041367
0 Comments