Jonathan Wijono, atau yang akrab disapa Jowi, tampil sebagai juara di Jakarta Golf Club Championship 2025 setelah drama menegangkan di hole ke-18 yang memaksa pertandingan berlanjut ke babak play-off. Birdie yang dicetaknya di penghujung babak final berhasil menggagalkan Gabriel Hansel Hari untuk langsung meraih trofi juara, sekaligus memupuskan debut manis Hansel sebagai pegolf profesional.
Pertandingan final yang berlangsung dramatis ini seolah menjadi panggung bagi Jowi. Ia menampilkan permainan terbaiknya sepanjang pekan ini dengan membukukan skor 5-under 65. Jowi langsung menggebrak dengan birdie di hole pertamanya, memberikan sinyal kuat kepada para pesaingnya. Dengan tambahan dua birdie dan sebuah bogey di sembilan hole pertama, Jowi semakin melesat di back nine. Ia mencatatkan birdie di hole 10, 11, dan 14. Namun, puncaknya adalah birdie di hole 18 yang memaksa Hansel untuk bermain play-off.

Putting Menjadi Kunci
Setelah sembilan hole pertama, Jowi mengaku sempat melihat skor dan menyadari jaraknya tidak terlalu jauh. Hal ini memotivasinya untuk bermain lebih tenang di back nine. “Gue berusaha mukul solid aja, jadi just try to get rid of all of the tension di body. Gue berusaha santai semaksimal mungkin, ya main seadanya aja gitu,” ujar Jowi. Strategi ini terbukti jitu. Jowi berhasil bermain bogey-free di sembilan hole terakhir.
Kunci kemenangannya, menurut Jowi, adalah putting. “I think, untuk turnamen kali ini putting-nya sih, dari kemarin sempet isi statistik gitu, terus ngeliat I think stroke skin-nya paling banyak di putting, jadi I think this week is putting, biasanya putting gak pernah bagus, tapi ini jadi bagus, so ya, puji Tuhan,” ungkap Jowi. Ia juga memuji permainan Hansel yang sangat rapi dan memberikan tekanan besar baginya.

Bukan Harinya Gabriel Hansel
Hansel sendiri sebenarnya bermain sangat baik. Sebagai debut perdananya dengan status profesional, ia berhasil memimpin di putaran pertama dan kedua dengan keunggulan tiga stroke. Di babak final, Hansel kembali membukukan skor 68, menjadikannya satu-satunya pegolf yang bermain under par di setiap putaran.
Hingga delapan hole pertama, Hansel masih mampu mempertahankan keunggulan dua stroke. Namun, sebuah bogey di hole 9 memperkecil jarak menjadi satu stroke. Meskipun ia berhasil menghindari bogey di sembilan hole berikutnya, Hansel hanya mampu menambah dua birdie dari hole 11 dan 14.

Dramatis di Babak Play-off
Drama mencapai puncaknya di babak play-off. Di hole 18 yang sama, pukulan approach Jowi kembali berhasil mencapai green dan berada di posisi yang menguntungkan. Sementara itu, pukulan Hansel gagal mencapai green. Ketika chipping-nya gagal masuk, peluang Hansel untuk menang praktis memudar. Jowi pun tak menyia-nyiakan kesempatan dan kembali mencetak birdie di hole 18, mengunci gelar juara Jakarta Golf Club Championship 2025.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Jowi. Dalam dua pekan ke depan, ia akan menghadapi tantangan dari para pegolf regional dan internasional di Ciputra Golfpreneur Tournament dan Mandiri Indonesia Open.

Hasil Akhir
Di posisi T3, ada Kevin C. Akbar dan Indra Hermawan dengan total 208 pukulan atau 2-under par. Sementara itu, Rory Hie menempati posisi kelima dengan 209 pukulan atau 1-under par. Diposisi 6 ada Benita Y. Kasiadi, disusul oleh Peter Gunawan. T8 ditempati oleh Aldwin Kendarwan dan Matthew Lumbantoruan.










Users Today : 59
This Month : 14914
This Year : 100502
Total Users : 381501
Total views : 1079157
0 Comments