27/07/2026
by Rudy Iskandar

Indonesia Masuk 10 Besar Destinasi Kuliner Dunia 2026, Ungguli Prancis dan Thailand

Indonesia kembali mendapatkan sorotan di panggung gastronomi dunia. Dalam daftar Top 50 Food Destinations Around the World for 2026 yang dirilis Travel and Tour World (TTW), Indonesia menempati posisi ke-10.…...
"

Start reading

Indonesia kembali mendapatkan sorotan di panggung gastronomi dunia. Dalam daftar Top 50 Food Destinations Around the World for 2026 yang dirilis Travel and Tour World (TTW), Indonesia menempati posisi ke-10.

Posisi tersebut menempatkan Indonesia di atas sejumlah negara yang selama ini dikenal luas sebagai destinasi kuliner, termasuk Prancis yang berada di peringkat ke-11. Indonesia juga menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang berhasil masuk dalam kelompok 10 besar.

Dalam daftar yang dipublikasikan pada 11 Juli 2026 tersebut, Meksiko menempati posisi pertama, disusul Italia dan Spanyol. Jepang berada di peringkat keempat, kemudian India, Amerika Serikat, Yunani, Portugal, China, dan Indonesia.

Sementara itu, negara-negara Asia Tenggara lainnya berada di luar 10 besar. Thailand menduduki peringkat ke-13, Vietnam ke-14, Malaysia ke-24, dan Singapura ke-30.

Bukan Semata-mata soal Restoran Mewah

Daftar tersebut disusun oleh tim editorial TTW dengan mempertimbangkan sejumlah aspek. Penilaiannya mencakup warisan kuliner, keragaman cita rasa antardaerah, budaya makanan jalanan, restoran kelas dunia, penggunaan bahan lokal, tradisi minuman, keaslian hidangan, keberlanjutan, serta pengalaman gastronomi yang ditawarkan kepada wisatawan.

Dengan demikian, posisi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh keberadaan restoran premium. Warung, pasar tradisional, pedagang kaki lima, resep keluarga, dan cara masyarakat mempertahankan identitas makanan daerah turut menjadi bagian penting dari daya tarik kuliner Indonesia.

Pendiri sekaligus Pemimpin Redaksi TTW, Anup Kumar Keshan, menjelaskan bahwa daftar tersebut memberikan apresiasi kepada negara-negara dengan tradisi gastronomi yang mencerminkan identitas budaya, inovasi, dan kehidupan komunitas. Faktor keberlanjutan serta pariwisata yang bertanggung jawab juga menjadi perhatian.

Perlu dicatat, daftar ini merupakan pemeringkatan editorial TTW, bukan hasil survei resmi pemerintah ataupun indeks statistik internasional. Meski demikian, masuknya Indonesia ke posisi ke-10 menunjukkan bahwa keberagaman kuliner Nusantara terus mendapat perhatian dari industri perjalanan global.

Sepuluh Destinasi Indonesia Turut Disorot

TTW turut menyoroti 10 kota dan daerah di Indonesia yang dinilai memiliki pengalaman kuliner menarik, yakni Jakarta, Bali, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, Lombok, Semarang, dan Padang.

Jakarta ditempatkan sebagai destinasi utama berkat pilihan makanan yang sangat beragam. Hidangan seperti nasi goreng, sate, gado-gado, soto Betawi, dan nasi uduk dapat ditemukan mulai dari pedagang kaki lima hingga restoran berkonsep modern.

Bali berada di urutan berikutnya dengan kombinasi makanan tradisional, hasil laut, budaya lokal, dan industri hospitalitas yang kuat. Babi guling, nasi campur Bali, lawar, serta beragam olahan makanan laut menjadi bagian dari pengalaman bersantap di Pulau Dewata.

Yogyakarta mendapat perhatian melalui gudeg dan tradisi kuliner Jawa. Bandung disorot berkat batagor, siomay, makanan ringan, serta perkembangan kafe yang membuat kota tersebut tetap menjadi tujuan perjalanan kuliner.

Surabaya menawarkan karakter rasa kuat melalui rawon dan beragam makanan khas Jawa Timur. Medan dikenal dengan keragaman pengaruh budaya yang tercermin dalam soto Medan, mi, olahan durian, dan berbagai hidangan peranakan.

Makassar mengandalkan coto Makassar, konro, pallubasa, serta makanan laut. Lombok hadir dengan ayam taliwang dan plecing kangkung, sedangkan Semarang dikenal melalui lumpia dan kekayaan kuliner pesisirnya.

Padang melengkapi daftar tersebut melalui rendang dan tradisi rumah makan Minangkabau yang telah berkembang jauh melampaui daerah asalnya.

Peluang bagi Wisata Kuliner dan Golf

Pengakuan ini membuka peluang untuk menghubungkan perjalanan kuliner dengan berbagai segmen pariwisata lain, termasuk wisata golf. Sejumlah daerah yang disebut dalam daftar—seperti Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya, Medan, Semarang, dan Padang—juga memiliki lapangan golf serta fasilitas hospitalitas yang aktif menerima wisatawan.

Bagi pegolf, pengalaman perjalanan tidak harus berhenti ketika putaran terakhir selesai. Menjelajahi makanan khas daerah dapat menjadi bagian dari agenda setelah bermain, dari menikmati hidangan di clubhouse hingga mendatangi pasar, warung legendaris, dan restoran lokal.

Kombinasi lapangan berkualitas, akomodasi, serta karakter kuliner yang kuat berpotensi memperkaya daya tarik Indonesia sebagai destinasi perjalanan. Tantangannya adalah menjaga kebersihan, konsistensi mutu, kemudahan akses, dan autentisitas makanan agar pengakuan internasional tersebut dapat memberi manfaat nyata kepada pelaku kuliner lokal.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pick your next post

Contact Us

Address : Jl. Media No.88 - Jakarta Barat - 18789 - INDONESIA
______________________________
Email : halo@golftimes.id
Office : 0812-3456-7890
Advertising Info : 0811-1967-688

Information

  • Redaksi
  • Karir
  • Media Partner
  • Info Iklan

Categories

News
Profile
Junior & Amatir
Video
Tips & Tricks

663563
Users Today : 1454
This Month : 3150
This Year : 382564
Total Users : 663563
Total views : 1489574