Kasus dugaan mengemudi di bawah pengaruh obat-obatan yang menjerat legenda golf Tiger Woods memasuki babak baru setelah hakim di Florida mengabulkan permintaan jaksa untuk mengakses rekam obat resep miliknya.
Hakim Darren Steele dari Martin County Circuit Court, Selasa waktu setempat, menyetujui permohonan negara bagian Florida untuk mengeluarkan subpoena terhadap catatan resep obat Woods yang tersimpan di Lewis Pharmacy, Palm Beach.
Langkah tersebut dinilai menjadi perkembangan penting dalam penyelidikan kasus DUI yang menyeret juara 15 major itu sejak insiden kecelakaan pada akhir Maret lalu.
Menurut dokumen pengadilan, pihak jaksa ingin mengetahui detail penggunaan obat resep Woods, termasuk jumlah pil yang diterima, dosis, frekuensi pengambilan obat sejak 1 Januari hingga 27 Maret, sampai instruksi atau peringatan yang menyertai obat tersebut, termasuk kemungkinan larangan mengemudi saat mengonsumsinya.
Woods sendiri tidak hadir dalam sidang tersebut.
Tim kuasa hukum Woods sebelumnya menentang permintaan itu. Pengacaranya, Douglas Duncan, menilai rekam medis dan resep obat kliennya merupakan bagian dari hak privasi konstitusional yang seharusnya dilindungi.
Dalam keberatannya, Duncan meminta pengadilan memastikan terlebih dahulu apakah dokumen tersebut benar-benar relevan terhadap penyelidikan pidana yang sedang berjalan.
Meski begitu, kedua pihak akhirnya sepakat seluruh rekam obat Woods akan berada di bawah protective order. Artinya, dokumen hanya dapat diakses oleh jaksa, aparat penegak hukum, saksi ahli, dan tim pembela, serta tidak akan tersedia untuk publik.
Kasus ini bermula dari kecelakaan pada 27 Maret ketika SUV yang dikendarai Woods menabrak trailer dan terguling di dekat kediamannya di Hobe Sound, Florida.
Polisi menyatakan Woods berada dalam kondisi terganggu saat kejadian. Petugas juga menemukan dua pil di saku celananya yang diduga merupakan hydrocodone, obat penghilang rasa sakit kategori opioid.
Akibat insiden tersebut, Woods didakwa atas pelanggaran ringan berupa DUI, menolak menjalani tes hukum yang diminta petugas, serta pelanggaran lalu lintas terkait distraksi saat berkendara.
Pada 31 Maret lalu, Woods menyatakan dirinya tidak bersalah atas seluruh dakwaan.
Beberapa hari setelah penangkapannya, pegolf berusia 50 tahun itu mengumumkan akan menepi sementara dari dunia golf profesional untuk fokus menjalani pemulihan kesehatan.
Laporan terbaru bahkan menyebut Woods telah memasuki fasilitas rehabilitasi di Swiss sejak awal bulan ini, meski belum ada kepastian kapan mantan nomor satu dunia tersebut akan kembali tampil di turnamen resmi.










Users Today : 793
This Month : 14478
This Year : 100066
Total Users : 381065
Total views : 1077792
0 Comments