Turnamen golf amatir putri paling bergengsi di Asia-Pasifik, The 46th Queen Sirikit Cup, secara resmi dibuka hari ini, Selasa (12/5/2026), bertempat di Sentul Highlands Golf Club, Bogor, Jawa Barat. Penyelenggaraan tahun ini menandai kembalinya Indonesia sebagai tuan rumah setelah penantian selama 17 tahun, di mana edisi terakhir yang digelar di tanah air berlangsung pada tahun 2009.
Edisi ke-46 ini diselenggarakan dengan makna mendalam sebagai bentuk penghormatan khusus bagi mendiang Ratu Sirikit dari Thailand yang telah wafat pada tahun lalu. Sebanyak 13 negara anggota Asia-Pacific Golf Confederation (APGC), termasuk Australia dan Jepang, telah mengonfirmasi partisipasi mereka dengan menurunkan atlet-atlet amatir berperingkat dunia.

Dalam upacara pembukaan, Duta Besar Thailand untuk Indonesia, H.E. Mr. Prapan Disyatat, menyampaikan sambutan mengenai visi Ratu Sirikit yang senantiasa melihat olahraga golf sebagai sarana untuk mempererat persahabatan dan persatuan antarnegara.
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI), Suharsono, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan internasional terhadap Indonesia sebagai tuan rumah. Beliau berharap tim nasional putri Indonesia dapat memanfaatkan momentum bermain di kandang sendiri untuk meraih prestasi maksimal.

Kesiapan fasilitas juga menjadi perhatian utama. Perwakilan Sentul Highlands Golf Club, Laurie Kumala, menjamin bahwa kondisi lapangan telah dipersiapkan dengan standar internasional untuk menyambut para atlet kelas dunia. Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana (Chairman), Netty Hariadi, memastikan seluruh aspek teknis dan operasional telah siap demi kenyamanan para peserta selama berkompetisi.
Turnamen yang menggunakan format team stroke play ini akan berlangsung selama empat hari hingga 15 Mei 2026, dimana hal ini mulai diberlakukan pada gelaran Queen Sirikit 2022 di Singapura.
Perpanjangan durasi ini bukan sekadar perubahan jadwal, melainkan refleksi dari peningkatan standar permainan dan kebutuhan untuk menyelaraskan kejuaraan dengan kriteria World Amateur Golf Ranking (WAGR) serta kejuaraan amatir dunia lainnya seperti Espirito Santo Trophy. Dengan durasi empat hari, stamina dan konsentrasi pemain diuji lebih dalam, memastikan bahwa tim pemenang benar-benar merupakan yang terbaik di Asia-Pasifik.









Users Today : 817
This Month : 14502
This Year : 100090
Total Users : 381089
Total views : 1077859
0 Comments