03/05/2026
by rudy iskandar

Dari Lapangan Bola ke Green: Footgolf Makin Diminati, Eks Persis Solo Ikut Ramaikan Indonesia Footgolf Cup 2026

Gelombang baru olahraga alternatif mulai terasa di Indonesia. Indonesia Footgolf Cup 2026 menjadi bukti nyata bagaimana cabang yang memadukan sepak bola dan golf ini kian menarik perhatian—bahkan menghadirkan cerita unik…...
"

Start reading

Gelombang baru olahraga alternatif mulai terasa di Indonesia. Indonesia Footgolf Cup 2026 menjadi bukti nyata bagaimana cabang yang memadukan sepak bola dan golf ini kian menarik perhatian—bahkan menghadirkan cerita unik dari para pesertanya.

Digelar di Palm Hills Golf Club pada Sabtu (2/5), turnamen tahun ini mencatat lonjakan partisipasi yang signifikan. Dari hanya 40 peserta pada edisi sebelumnya, kini jumlahnya melonjak menjadi 90 orang, termasuk atlet dari Malaysia dan Korea Selatan.

Namun bukan sekadar angka yang mencuri perhatian. Kehadiran peserta wanita yang meningkat drastis menjadi sorotan tersendiri. Jika sebelumnya hanya satu peserta, kini delapan footgolfer wanita ikut ambil bagian—cukup untuk membentuk satu flight khusus. Ini menjadi langkah awal menuju kompetisi yang lebih terstruktur di sektor putri.

Ketua Umum Federasi Footgolf Indonesia, Amrit Punjabi, melihat perkembangan ini sebagai sinyal positif. Ia berharap peningkatan partisipasi ini bisa menjadi pijakan untuk membawa footgolf Indonesia ke level internasional, termasuk menyesuaikan standar dengan Federasi Footgolf Dunia.

Di kategori wanita, persaingan berlangsung sengit. Nisa Alina tampil sebagai juara, mengungguli Ayu Lidya dan Mi-So Keum asal Korea Selatan. Nama Ayu Lidya sendiri menjadi salah satu cerita menarik di turnamen ini.

Mantan pemain Persis Solo itu langsung mencuri perhatian dalam debutnya di footgolf. Berbekal pengalaman di sepak bola, Ayu mampu beradaptasi cepat dan finis sebagai runner-up.

“Semoga footgolf bisa berkembang lebih jauh dan memiliki lebih banyak lapangan seperti di Bali,” ujarnya, menyiratkan optimisme terhadap masa depan olahraga ini.

Di sektor profesional, Zul Hilmi dari Malaysia keluar sebagai juara setelah mengungguli Ahmad Asyraf dan Wan MD Khairudin. Turnamen yang berlangsung dalam 31 flight dari pukul 12.30 hingga 17.00 itu berjalan lancar dan kompetitif.

Zul Hilmi pun memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen, sekaligus mendorong Federasi Footgolf Indonesia untuk segera bergabung dengan Federation for International Footgolf (FIFG).

Dengan pertumbuhan peserta yang mencapai dua kali lipat dan semakin beragamnya latar belakang atlet—dari pemain amatir hingga eks pesepak bola—footgolf mulai menemukan momentumnya di Indonesia.

Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin olahraga yang menggabungkan akurasi golf dan teknik sepak bola ini akan menjadi bagian penting dalam lanskap olahraga nasional, bahkan membuka jalan menuju panggung internasional.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pick your next post

Contact Us

Address : Jl. Media No.88 - Jakarta Barat - 18789 - INDONESIA
______________________________
Email : halo@golftimes.id
Office : 0812-3456-7890
Advertising Info : 0811-1967-688

Information

  • Redaksi
  • Karir
  • Media Partner
  • Info Iklan

Categories

News
Profile
Junior & Amatir
Video
Tips & Tricks

381166
Users Today : 894
This Month : 14579
This Year : 100167
Total Users : 381166
Total views : 1078070