21/04/2026
by rudy iskandar

BeanStar Coffee Ekspansi ke Mal, Gandaria City Jadi Panggung Menu Inovatif

Pergerakan brand lifestyle di Indonesia terus berkembang, dan kali ini datang dari dunia kopi. BeanStar Coffee resmi membuka gerai ketiganya di Gandaria City Mall, Sabtu (18/4)—menandai langkah baru dengan masuk…...
"

Start reading

Pergerakan brand lifestyle di Indonesia terus berkembang, dan kali ini datang dari dunia kopi. BeanStar Coffee resmi membuka gerai ketiganya di Gandaria City Mall, Sabtu (18/4)—menandai langkah baru dengan masuk ke pusat perbelanjaan untuk pertama kalinya.

Ekspansi ini bukan sekadar penambahan lokasi. Bagi BeanStar, ini adalah upaya memperluas jangkauan sekaligus memperkuat positioning sebagai brand kopi modern yang mengedepankan pengalaman.

“Ini tonggak baru bagi kami. Kehadiran di mal membuka peluang menjangkau konsumen yang lebih luas,” ujar Qian Yiming.

Langkah ini terasa relevan dengan tren gaya hidup urban—di mana kopi tak lagi sekadar minuman, tetapi bagian dari ritme aktivitas, termasuk bagi komunitas olahraga seperti golf yang kian akrab dengan kultur coffee break di sela permainan.

Tiga Menu Baru, Sentuhan Global dan Praktis

Bersamaan dengan pembukaan gerai, BeanStar memperkenalkan tiga menu anyar: tiger bomb dirty, tiger bomb latte, dan kopi saku.

Menu “tiger bomb” sendiri tengah naik daun di pasar global—menghadirkan karakter kopi yang lebih eksploratif dengan kombinasi rasa yang berani. Sementara “kopi saku” hadir sebagai opsi ready-to-drink (RTD), menjawab kebutuhan mobilitas tinggi: praktis, cepat, dan tetap berkualitas.

Konsep ini terasa dekat dengan gaya hidup aktif—termasuk bagi para golfer yang membutuhkan asupan energi tanpa harus berlama-lama di satu tempat.

-86 Derajat: Sensasi Kopi Tanpa Es

Namun, daya tarik utama tetap ada pada menu andalan mereka: dirty coffee -86 derajat. Bukan sekadar gimmick, ini adalah pendekatan teknis yang cukup unik.

Alih-alih menggunakan es batu, kopi disajikan dalam gelas yang telah dibekukan menggunakan freezer bersuhu ekstrem—minus 86 derajat Celsius. Hasilnya, suhu dingin berasal dari wadah, bukan dari air es yang mencair.

“Kalau suhunya berbeda, hasilnya juga berbeda. Bahkan jenis gelasnya harus standar tertentu agar tidak pecah,” jelas Wichi Lee.

Sensasi yang dihasilkan pun berlapis. Tegukan pertama menghadirkan rasa kopi yang bold, diikuti tekstur creamy dari susu vanila, lalu ditutup dengan manis yang seimbang. Menariknya, barista menyarankan untuk tidak mengaduk minuman ini—agar setiap layer bisa dinikmati secara bertahap.

Ada juga ritual kecil yang membuat pengalaman ini berbeda: kopi sebaiknya diminum sekitar 40 detik setelah disajikan. Cukup lama untuk mencapai suhu ideal, namun tetap menjaga karakter rasa.

Lebih dari Sekadar Kopi

Dengan konsep yang menggabungkan inovasi, estetika, dan pengalaman, BeanStar tampak ingin bermain di ruang yang lebih luas—bukan hanya sebagai kedai kopi, tetapi bagian dari gaya hidup modern.

Di tengah dinamika urban, termasuk di kalangan komunitas golf yang identik dengan momen santai namun berkualitas, kehadiran konsep seperti ini memberi warna baru: kopi yang bukan hanya diminum, tetapi juga dinikmati sebagai pengalaman.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pick your next post

Contact Us

Address : Jl. Media No.88 - Jakarta Barat - 18789 - INDONESIA
______________________________
Email : halo@golftimes.id
Office : 0812-3456-7890
Advertising Info : 0811-1967-688

Information

  • Redaksi
  • Karir
  • Media Partner
  • Info Iklan

Categories

News
Profile
Junior & Amatir
Video
Tips & Tricks

359052
Users Today : 665
This Month : 22480
This Year : 78053
Total Users : 359052
Total views : 1033163