Lapangan driving range di lingkungan Lanud Raden Sadjad kembali hidup. Bukan sekadar tempat berlatih pukulan, fasilitas di Jalan Cendrawasih menuju Komplek Satuan Radar 201 Ranai itu menjadi ruang strategis mempererat komunikasi pimpinan daerah di wilayah perbatasan.
Komandan Lanud RSA, Onesmus Gede Rai Aryadi, menginisiasi kegiatan golf bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Natuna, Minggu (22/2/2026). Agenda yang dikemas santai ini menjadi medium membangun sinergi di kawasan yang memiliki posisi geopolitik penting tersebut.
Driving range sendiri merupakan fasilitas latihan untuk mengasah teknik swing, akurasi, serta kekuatan pukulan tanpa harus memainkan satu putaran penuh. Namun pada kesempatan ini, fungsi sosialnya justru lebih terasa.
Olahraga yang Menguatkan Komunikasi
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Natuna, H. Boy Wijanarko Varianto, bersama unsur Forkopimda lainnya. Para kepala dinas dan pejabat Lanud RSA juga turut ambil bagian, menciptakan suasana cair di tengah kesibukan tugas masing-masing.
Di wilayah perbatasan seperti Natuna, koordinasi lintas sektor memegang peran krusial. Melalui golf bersama, komunikasi informal terbangun lebih leluasa—mulai dari bertukar pandangan hingga menyamakan persepsi terkait berbagai isu daerah.
Ayunan demi ayunan menjadi simbol harmonisasi. Di atas mat driving range, tak ada sekat jabatan; yang ada adalah ruang dialog yang mengalir alami.
Dari Fairway ke Meja Buka Puasa
Kebersamaan itu berlanjut saat seluruh peserta mengikuti buka puasa bersama. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antara jajaran Lanud RSA dan pimpinan daerah.
Suasana hangat dan kekeluargaan mewarnai rangkaian kegiatan hingga selesai. Aktivasi kembali driving range Lanud RSA pun diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas olahraga internal, tetapi juga ruang interaksi yang produktif bagi unsur pemerintahan dan TNI AU di Natuna.
Di tengah tantangan wilayah perbatasan, pendekatan yang membangun kedekatan personal seperti ini menjadi fondasi penting. Golf, dalam konteks ini, bukan sekadar olahraga presisi—melainkan instrumen diplomasi lokal yang efektif.








Users Today : 538
This Month : 13615
This Year : 47344
Total Users : 328343
Total views : 963324
0 Comments