Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kabupaten Gresik mulai memantapkan langkah untuk menggairahkan atmosfer golf di Kota Pudak. Salah satu strategi utama yang disiapkan adalah menggelar turnamen golf rutin setiap bulan, baik untuk pegolf senior maupun junior.
Gagasan tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) PGI Gresik periode 2024–2028 yang digelar di Grha Petrokimia Gresik Golf Course, Sabtu (31/1). Forum ini sekaligus menjadi ajang pematangan program kerja PGI Gresik sepanjang 2026.
Sebelum Rakercab berlangsung, sekitar 30 pengurus PGI Gresik dan PGI Jawa Timur mengawali agenda dengan golf bareng (gobar). Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, turut ambil bagian, menandai dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga golf di Gresik.
Ketua PGI Gresik, Moch Choirul Rizal, menegaskan Rakercab kali ini tidak hanya membahas agenda teknis, tetapi juga ditujukan untuk memperkuat soliditas organisasi.
“Rakercab ini untuk mengompakkan jajaran pengurus sekaligus mematangkan program kerja kami ke depan,” ujar Rizal.
Salah satu fokus utama PGI Gresik tahun ini adalah memaksimalkan kalender turnamen. Selain turnamen tahunan yang bersifat charity, PGI Gresik berencana menggelar turnamen rutin yang dijadwalkan setiap tiga bulan, bahkan diarahkan menjadi bulanan.
Turnamen tersebut akan menyasar dua segmen utama. Untuk pegolf senior, ajang ini diperuntukkan bagi pengurus PGI Gresik serta pegolf dari kabupaten dan kota lain di Jawa Timur. Sementara bagi pegolf junior, turnamen rutin disiapkan sebagai sarana pembinaan berkelanjutan.
“PGI itu intinya pembinaan. Turnamen golf bisa menjadi sarana paling efektif untuk mengasah kemampuan sekaligus mental bertanding,” kata Rizal.
Program ini juga diarahkan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X 2027 yang akan digelar di Surabaya. Dengan frekuensi kompetisi yang lebih padat, PGI Gresik berharap para pegolfnya terbiasa dengan tekanan pertandingan sejak dini.
Tak hanya soal turnamen, Rakercab juga membahas strategi untuk menumbuhkan komunitas golf di Gresik. Selama ini, jumlah komunitas golf di daerah tersebut dinilai masih terbatas, padahal potensinya cukup besar.
Gresik memiliki modal kuat untuk pengembangan golf di Jawa Timur. Keberadaan Petrokimia Gresik Golf Course, ditambah banyaknya perusahaan besar di wilayah ini, membuka peluang dukungan pembinaan, termasuk melalui peran bapak asuh bagi atlet dan komunitas golf.
Ketua PGI Jawa Timur, M. Rizal, mengapresiasi langkah PGI Gresik yang berencana menggelar turnamen rutin. Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan program PGI Jatim yang juga mendorong turnamen bulanan bagi pegolf junior.
“Semakin banyak turnamen, semakin baik untuk mengasah mental pegolf,” tegasnya.
Dengan agenda turnamen yang lebih hidup dan pembinaan yang terstruktur, PGI Gresik berharap golf tak lagi menjadi olahraga elitis semata, tetapi tumbuh sebagai komunitas aktif yang berkelanjutan di Kota Pudak.









Users Today : 169
This Month : 4022
This Year : 25222
Total Users : 306221
Total views : 896055
0 Comments