Setelah lima tahun menghilang dari kalender nasional, turnamen golf amatir internasional Faldo Series akhirnya kembali ke Indonesia. Kebangkitan ajang prestisius ini menjadi angin segar bagi pembinaan pegolf muda Tanah Air yang selama ini menanti panggung kompetitif berkelas dunia.
Bertajuk FALDO SERIES INDONESIA (Gunung Geulis Country Club) presented by Birdie Bandits, turnamen ini akan digelar di Gunung Geulis Country Club (West Course), Bogor, Jawa Barat, pada 6–8 Februari 2026.
Ajang ini mempertandingkan dua kategori utama, yakni Faldo Junior Tour untuk pegolf putra-putri usia 13 hingga 21 tahun, serta Faldo Futures bagi kelompok usia 7 sampai 12 tahun.
Pada kategori Junior Tour, para peserta akan menjalani 54 hole kompetitif yang sekaligus memberikan poin World Amateur Golf Ranking (WAGR)—sebuah daya tarik besar bagi pegolf muda yang membidik jalur internasional. Sementara kategori Futures dibagi ke dalam tiga kelompok usia (7–8 tahun, 9–10 tahun, dan 11–12 tahun) dengan format 18 hole selama dua hari.
Indonesia bukan nama baru dalam peta Faldo Series. Turnamen ini pertama kali hadir pada 2007 dan rutin digelar di Damai Indah Golf Club hingga 2019. Edisi terakhir berlangsung pada 2020 di Riverside Golf Club dengan tajuk Faldo Series Asia Indonesia Championship, sebelum kemudian vakum cukup panjang.
“Kami berharap antusiasme tinggi karena Faldo Series sudah cukup lama absen di Indonesia,” ujar Agung, yang juga menjabat Presiden Direktur Gunung Geulis Country Club.
Sebagai salah satu turnamen junior paling bergengsi di Asia, Faldo Series kerap menjadi batu loncatan pegolf muda menuju level regional hingga dunia. Indonesia sendiri pernah mencatatkan prestasi melalui Fahmi Reza dan Clement Erio, yang masing-masing finis di posisi lima dan enam pada Faldo Series Asia Grand Final.
Pada edisi 2026, kesempatan emas kembali terbuka. Juara pertama dan kedua Faldo Junior Tour akan mewakili Indonesia di Faldo Junior Tour Asia Grand Final ke-17 di Laguna Lang Co, Vietnam, pada 22–24 April 2026. Sementara para pemenang kategori Futures akan tampil di Futures Final di Belfry, Inggris.
Turnamen ini juga menandai langkah besar Birdie Bandits, klub junior golf yang didirikan Gunung Geulis Country Club pada pertengahan 2025. Faldo Series Indonesia menjadi event internasional pertama yang digelar Birdie Bandits sejak berdiri.
Agung menjelaskan Birdie Bandits dibentuk untuk memperluas akses pegolf junior terhadap fasilitas dan kompetisi berkualitas.
“Sebagai klub dengan 36 hole, kami memiliki kesempatan untuk menyediakan akses murah bagi junior golfers,” katanya.
Birdie Bandits menargetkan penyelenggaraan turnamen setiap dua bulan sekali sepanjang 2026. Hingga kini, klub tersebut telah memiliki lebih dari 40 anggota dalam enam bulan pertama operasionalnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan nasional, penyelenggara juga memberikan keringanan biaya pendaftaran bagi atlet binaan Persatuan Golf Indonesia (PGI). Peserta dengan surat keterangan resmi dari PGI akan mendapatkan entry fee khusus yang disamakan dengan tarif anggota Birdie Bandits.
Kembalinya Faldo Series ke Indonesia bukan sekadar turnamen, melainkan sinyal bahwa jalur prestasi pegolf muda Indonesia kembali terbuka—menuju Asia, bahkan dunia.










Users Today : 563
This Month : 25287
This Year : 80860
Total Users : 361859
Total views : 1038997
0 Comments