LIV Golf akhirnya buka suara soal kepergian Patrick Reed. Sehari setelah pegolf asal Amerika Serikat itu mengumumkan rencana kembali ke PGA Tour, liga yang didukung Arab Saudi tersebut mengonfirmasi bahwa mereka tidak mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak dengan juara Masters 2018 itu.
“Kami tidak dapat mencapai kesepakatan dengan Patrick terkait potensi perpanjangan kontrak,” tulis LIV Golf dalam pernyataan resminya. “Kami berterima kasih atas kontribusinya selama membela 4Aces di LIV Golf dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya ke depan.”
Pernyataan itu menegaskan bahwa perpisahan Reed dan LIV bukan keputusan sepihak, melainkan hasil dari negosiasi yang tak menemukan titik temu—sebuah detail penting dalam dinamika terbaru pergerakan pemain elite dunia.
Mobilitas Pemain Jadi Narasi Utama
Dalam pernyataannya, LIV Golf kembali menekankan filosofi yang sejak awal mereka gaungkan: kebebasan pemain.
“LIV selalu menjadi pendukung pergerakan pemain dan mengakui bahwa ketika golf memasuki normal baru, para pemain tidak hanya memiliki hak, tetapi juga kesempatan untuk bermain di mana dan kapan pun mereka inginkan,” lanjut pernyataan tersebut.
Narasi ini sejalan dengan situasi Reed, yang memilih mengakhiri petualangannya di LIV setelah empat tahun dan bersiap menempuh jalur tradisional untuk kembali ke PGA Tour melalui DP World Tour dan status mantan juara.
Fokus LIV: Tim, Liga, dan Masa Depan
Meski kehilangan salah satu nama besarnya, LIV Golf menegaskan fokus mereka tidak berubah.
“Fokus kami tetap membangun tim dan liga yang bisa dipercaya penggemar dan dinikmati para pemain—mereka yang berkompetisi di level tertinggi, memainkan golf dengan cara yang benar, dan memahami tanggung jawab untuk mengembangkan permainan secara global.”
Pernyataan itu menutup dengan klaim ambisi besar: membangun “liga golf dunia” dengan setiap keputusan diarahkan untuk masa depan jangka panjang permainan, pemain, dan penggemar.
Konteks Besar: Reed dan Arus Balik ke PGA Tour
Kepergian Reed tak terjadi dalam ruang hampa. Sebelumnya, ia mengumumkan akan kembali ke PGA Tour sebagai anggota juara masa lalu, dengan target mengamankan kartu penuh lewat DP World Tour—di mana ia kini berada di peringkat kedua Race to Dubai setelah menjuarai turnamen Rolex Series di Dubai.
Reed juga menjadi nama besar terbaru yang meninggalkan LIV Golf, mengikuti jejak Brooks Koepka yang lebih dulu kembali ke PGA Tour. Tren ini memperkuat kesan bahwa peta kekuatan golf profesional tengah bergerak kembali ke pusat gravitasi lamanya.
Bagi LIV Golf, perpisahan dengan Reed adalah bagian dari “normal baru” yang mereka yakini. Namun bagi dunia golf, ini adalah bab lain dari cerita panjang tentang identitas, persaingan, dan pertanyaan klasik: di mana rumah sejati para pegolf terbaik dunia?
Dan untuk Patrick Reed, jawabannya kini semakin jelas—jalan pulang telah dibuka.









Users Today : 197
This Month : 20922
This Year : 20922
Total Users : 301921
Total views : 878619
0 Comments