Arena golf Indonesia kembali menjadi panggung drama yang memikat sekaligus menyesakkan dalam gelaran AGI Amateur Championship Series 5 di Damai Indah Golf – BSD Course, 29-30 September 2025. Di tengah persaingan ketat para talenta muda, gelar juara akhirnya diraih oleh Yujun Cha dari Republik Korea.
Yu Jun, yang dikenal lama bermukim dan mengasah kemampuannya di Indonesia, mengunci kemenangan dengan total skor 145 (stroke) (74-71), menunjukkan konsistensi luar biasa terutama dengan skor 71 di round 2.

Keputusan Berat di Tengah Badai Harapan
Namun, narasi di balik Seri 5 ini jauh lebih dramatis dari sekadar angka-angka di leaderboard. Turnamen ini seharusnya berjalan selama tiga round, sesuai standar World Amateur Golf Ranking (WAGR). Sayangnya, kendala cuaca ekstrem memaksa panitia dan Tournament Director membuat keputusan berat: Round 3 dibatalkan karena banyak peserta yang masih menyisakan beberapa hole. .
Pembatalan ini terjadi pada momen krusial, saat harapan comeback terbesar sedang membara dari salah satu talenta nasional, Jayawardhana Dornan.

“Sayang memang, namun regulasi tetap harus dijalankan. Keputusan panitia dan Tournament Director adalah yang tertinggi, jadi kita harus mengikuti dan menghargai keputusan tersebut,” ujar salah satu sumber internal yang memahami situasi tersebut.
Keputusan itu menjadi pil pahit, terutama bagi Jayawardhana Dornan dari PB PGI TimNas. Pada saat Round 3 dihentikan dan dibatalkan, Jayawardhana sudah berhasil membukukan skor 4 di bawah par. Performanya yang eksplosif di sisa dua hole lagi diyakini kuat akan membuatnya memimpin turnamen secara keseluruhan, berpotensi mengubah total skor dua hari dan menantang Yu Jun. Sayangnya, scorecard di Round 3 itu harus dianggap tidak sah, dan hasil akhir diputuskan berdasarkan total dua round saja.
Perlawanan Sengit Home-Grown Talents
Terlepas dari drama pembatalan, persaingan di dua round pertama tetap menghasilkan pemenang dan runner-up yang layak.
Akbar Maulana dari Maja Golf Club mengamankan posisi Runner-Up Pertama dengan total 147 stroke (73-74), hanya berselisih dua pukulan dari Cha. Akbar yang sempat memimpin di hari pertama, menunjukkan ketangguhan meski sedikit kehilangan momentum di hari kedua.

Persaingan untuk posisi Runner-Up Kedua sangat ketat. William Justin Wijaya dari PB PGI TimNas, yang juga membukukan total skor 147 (stroke) (72-75), harus merelakan posisi lebih tinggi kepada Akbar setelah melalui perhitungan count-back yang menegangkan. Konsistensi awal William dengan skor 72 adalah salah satu penampilan terbaik yang patut diacungi jempol.

Sementara Jayawardhana Dornan, yang harus menelan kekecewaan karena pembatalan Round 3, tetap menutup turnamen di posisi Runner Up Ketiga dengan total 148 stroke (75-73) dari dua round yang diakui. Hasil ini, meski tidak mencerminkan potensi comeback-nya, tetap menunjukkan kematangan mental dan kemampuan scoring yang dimilikinya.
Sorotan terakhir jatuh pada Ahmad Fadillah Alam dari Maja Golf Club. Setelah tertinggal jauh dengan 78 di hari pertama, Ahmad bangkit fenomenal. Ia meledak di hari terakhir dengan skor 71, menyamai score harian Cha, dan melesat ke posisi Runner Up Keempat dengan total 149 stroke (78-71). Kebangkitan ini adalah bukti nyata potensi besar yang dimiliki pegolf muda Indonesia.

Hasil AGI Amateur Championship Series 5, dengan segala drama cuaca dan keputusan regulasi, menegaskan standar golf amatir Indonesia semakin tinggi. Kehadiran dan kemenangan Yujun Cha—si “anak Indonesia” dari Korea—menjadi pengingat yang berharga. Sementara itu, performa heroik yang tidak tercatat dari Dornan dan comeback spektakuler dari Ahmad Fadillah Alam menjadi modal semangat penting bagi Tim Indonesia bahwa gelar di kandang sendiri harus diperjuangkan lebih keras lagi di seri-seri mendatang.









Users Today : 331
This Month : 606
This Year : 21806
Total Users : 302805
Total views : 882417
0 Comments