Thriston Lawrence kembali mencatatkan namanya di panggung besar DP World Tour. Pegolf asal Afrika Selatan itu tampil brilian di Crans-sur-Sierre Golf Club, Minggu (31/8), untuk merebut gelar Omega European Masters 2025 dengan keunggulan dua pukulan atas Matt Wallace, Rasmus Hojgaard, dan Sami Valimaki.
Kemenangan ini menjadi trofi kelima Lawrence di DP World Tour sekaligus yang pertama sejak Desember 2022, menandai kebangkitan performanya setelah periode tanpa gelar.
Awal Tertatih, Akhir Meledak
Lawrence sempat goyah di putaran final setelah mencatat tiga bogey beruntun di hole pertama hingga ketiga. Namun, ia membalikkan keadaan dengan permainan spektakuler: mencetak eagle 20 kaki di hole keenam serta lima birdie dalam sembilan hole berikutnya.
Ia menutup ronde dengan skor 66 (4 under) untuk total 21 under par, cukup untuk menahan laju para pesaing terdekat. “Menang itu sulit. Saya sangat gugup sepanjang hari. Tapi saya bangga dengan cara saya bertarung di lapangan,” kata Lawrence, penuh emosional usai menuntaskan kemenangannya.
Wallace, Fitzpatrick, dan Perebutan Ryder Cup
Matt Wallace yang sempat memimpin di awal, akhirnya harus puas berbagi posisi kedua bersama Hojgaard dan Valimaki di 19 under par. Wallace mencetak 67 (3 under), sementara Hojgaard melesat dengan 62 (8 under) yang dipenuhi satu eagle dan tujuh birdie. Valimaki tak kalah impresif dengan birdie beruntun di sembilan hole terakhir.
Sementara itu, Matt Fitzpatrick – mantan juara Omega European Masters sekaligus kandidat kuat pilihan kapten Ryder Cup Eropa – menutup turnamen di posisi kelima dengan total 19 under par.
Hojgaard sudah memastikan tempat otomatis di tim Ryder Cup Eropa lewat performanya di Betfred British Masters pekan lalu, sedangkan Wallace dan Fitzpatrick kini menanti keputusan kapten Luke Donald yang akan diumumkan Senin.
Gelar Emosional di Crans-sur-Sierre
Kemenangan Lawrence semakin istimewa karena diraih di salah satu venue ikonik DP World Tour. Crans-sur-Sierre, dengan panorama pegunungan Alpen yang memukau, menjadi saksi comeback seorang juara yang sempat diragukan konsistensinya.
“Selalu terlihat mudah, tapi sebenarnya tidak. Hari ini melelahkan secara mental, tapi saya sangat bahagia akhirnya bisa mengangkat trofi lagi,” ucap Lawrence dengan senyum lega.










Users Today : 572
This Month : 25976
This Year : 81549
Total Users : 362548
Total views : 1041087
0 Comments