Rory McIlroy memilih bersikap hati-hati dalam menyusun agenda turnamen menjelang penampilannya pada The Masters 2026, setelah hasil kurang memuaskan ia catatkan pada The Players Championship pekan lalu.
Pegolf asal Irlandia Utara itu, yang datang ke TPC Sawgrass sebagai juara bertahan, harus puas mengakhiri turnamen di posisi ke-46. Hasil tersebut tidak lepas dari persiapan yang terganggu akibat cedera punggung yang ia alami menjelang turnamen.
Alih-alih memaksakan diri tampil, McIlroy kini lebih fokus memantau kondisi tubuhnya sebelum menentukan apakah ia akan menambah jam terbang kompetitif sebelum tampil di Augusta National pada April mendatang.
“Saya akan melihat bagaimana kondisi tubuh saya dalam beberapa hari ke depan,” kata McIlroy.
Pemain peringkat dua dunia itu menjelaskan bahwa keputusan terkait partisipasi di turnamen berikutnya akan sangat bergantung pada respons fisiknya saat kembali menjalani program latihan penuh, termasuk sesi di lapangan serta latihan kebugaran.
Meski hasil di The Players tidak sesuai target, McIlroy melihat adanya sinyal positif dari performanya sepanjang pekan.
Ia merasa kualitas permainannya terus meningkat dari ronde ke ronde, meskipun perkembangan tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam papan skor.
“Saya merasa permainan saya sedikit demi sedikit membaik sepanjang minggu, walaupun skor akhir pekan tidak benar-benar menunjukkan hal tersebut,” ujarnya.
Sebagai juara Masters edisi sebelumnya, McIlroy tentu memikul ekspektasi besar untuk kembali tampil kompetitif di Augusta. Kemenangan tahun lalu juga melengkapi karier grand slam yang selama bertahun-tahun menjadi target besarnya.
Dalam beberapa pekan tersisa sebelum Masters yang dijadwalkan berlangsung pada 9–12 April, terdapat beberapa opsi turnamen PGA Tour yang bisa menjadi ajang pemanasan, seperti Valspar Championship, Houston Open, serta Texas Open.
Namun hingga kini, McIlroy belum memastikan apakah ia akan tampil pada salah satu turnamen tersebut. Tim pelatih bersama tim medis disebut akan memainkan peran penting dalam menentukan langkah terbaik demi memastikan kondisi fisiknya benar-benar prima saat Masters dimulai.
Pendekatan yang lebih konservatif ini menunjukkan kematangan McIlroy dalam mengelola kariernya. Dengan jadwal yang padat serta tuntutan performa di turnamen major, menjaga kondisi tubuh menjadi prioritas utama dibanding sekadar menambah jumlah penampilan.
Dengan waktu pemulihan yang masih tersedia, McIlroy kini berada dalam fase krusial: menemukan keseimbangan antara kebutuhan kompetisi dan kesiapan fisik. Keputusan yang ia ambil dalam beberapa hari ke depan bisa menjadi faktor penting dalam upayanya mempertahankan gelar sekaligus menegaskan dominasinya di panggung golf dunia.








Users Today : 432
This Month : 13509
This Year : 47238
Total Users : 328237
Total views : 962837
0 Comments