Rory McIlroy menghadapi pertarungan berbeda jelang The Players Championship 2026. Bukan melawan rival di leaderboard, melainkan melawan waktu untuk memulihkan kondisi punggungnya agar bisa tampil mempertahankan gelar di TPC Sawgrass, Florida.
Juara bertahan asal Irlandia Utara itu mengaku masih memantau perkembangan kondisinya secara intensif dan baru akan menentukan keputusan bermain mendekati waktu tee-off putaran pertama.
“Saya masih punya sekitar 20 jam sebelum tee-off, jadi kita lihat saja. Saya memantau kondisi ini dari jam ke jam,” kata McIlroy.
Cedera datang dari ruang gym
Masalah punggung yang dialami McIlroy bermula dari sesi latihan fisik, bukan dari ayunan golf. Ia mengalami kejang otot setelah melakukan peregangan berlebihan di pusat kebugaran, yang kemudian memaksanya mundur dari putaran ketiga Arnold Palmer Invitational pekan lalu.
Kondisi tersebut sempat cukup mengganggu, bahkan membuatnya kesulitan hanya untuk berdiri dalam posisi address saat masih berada di Bay Hill.
Setelah menarik diri dari turnamen, McIlroy langsung menuju West Palm Beach untuk menjalani terapi intensif bersama fisioterapisnya. Perawatan harian yang dijalaninya mulai menunjukkan hasil positif.
Menurutnya, cedera tersebut lebih berkaitan dengan kelelahan otot dibanding masalah struktural pada tulang belakang.
“Ini lebih seperti sensitivitas pada otot, bukan cedera struktural atau masalah pada sendi. Jadi secara teori saya tidak berisiko memperparahnya jika bermain,” ujarnya.
Latihan terbatas, tapi tetap optimistis
McIlroy baru tiba di TPC Sawgrass pada Rabu sore dan langsung menjalani sesi latihan singkat. Namun ia terlihat berhati-hati dengan hanya memukul bola hingga stik 6-iron, tanpa memaksakan pukulan penuh menggunakan driver.
Ia juga beberapa kali berhenti untuk melakukan peregangan, sementara tim pendukungnya—mulai dari caddie, pelatih fisik, hingga agennya—terus memantau kondisi tersebut.
Menariknya, sebelum meninggalkan area latihan, McIlroy memilih berjalan menyusuri sembilan hole terakhir hanya dengan membawa wedge dan putter. Langkah ini menunjukkan pendekatan strategisnya untuk tetap memahami karakter lapangan tanpa membebani kondisi fisiknya.
Pengalaman Sawgrass jadi modal
Salah satu faktor yang membuat McIlroy tetap optimistis adalah rekam jejaknya di TPC Sawgrass. Ia sudah dua kali menang di lapangan ikonik tersebut dan mencatat tujuh finis 25 besar sepanjang kariernya.
Selain itu, karakter lapangan yang teknis dan menuntut akurasi, bukan sekadar jarak pukulan, dinilai bisa menjadi keuntungan dalam situasinya saat ini.
Dengan layout yang relatif sempit, McIlroy tidak selalu harus menggunakan driver secara agresif—sesuatu yang bisa membantu mengurangi tekanan pada punggungnya.
Antara risiko dan ambisi mempertahankan gelar
Kini keputusan ada di tangan McIlroy: mengambil risiko untuk mempertahankan gelar atau memberi waktu tambahan bagi tubuhnya untuk pulih sempurna.
Namun satu hal yang pasti, kehadirannya—bahkan dalam kondisi belum 100 persen—tetap menjadi salah satu cerita paling menarik jelang dimulainya The Players Championship tahun ini.
Jika akhirnya turun bertanding, McIlroy bukan hanya membawa status juara bertahan, tetapi juga cerita tentang ketahanan fisik dan mental yang selalu menjadi bagian dari perjalanan seorang juara.









Users Today : 363
This Month : 14025
This Year : 47754
Total Users : 328753
Total views : 965113
0 Comments