Perdebatan antara pemain yang bergabung dengan LIV Golf dan tur tradisional kembali memanas. Kali ini, Rory McIlroy secara terbuka menyayangkan keputusan Jon Rahm yang menolak kesepakatan dari DP World Tour terkait penyelesaian denda bagi para pemain yang tampil di liga LIV Golf.
McIlroy menilai Rahm menjadi satu-satunya pemain Eropa yang memilih tidak menerima tawaran tersebut. Padahal, delapan dari sembilan pemain Eropa yang kini bermain di LIV Golf sudah sepakat mengikuti syarat yang diajukan tur Eropa itu.
Menurut McIlroy, tawaran tersebut sebenarnya cukup mengakomodasi kepentingan para pemain.
“Menurut saya ini kesepakatan yang sangat murah hati,” kata McIlroy saat berbicara kepada media di sela turnamen Arnold Palmer Invitational di Orlando, Amerika Serikat, Rabu (4/3).
Kesepakatan yang ditawarkan DP World Tour mengharuskan para pemain membayar denda karena sebelumnya tampil di turnamen LIV Golf tanpa izin resmi. Selain itu, mereka juga diminta menarik seluruh banding yang pernah diajukan serta menambah dua turnamen dari empat turnamen minimal yang wajib diikuti sebagai anggota tur tersebut.
Namun bagi Rahm, syarat tambahan itu dianggap terlalu membatasi kebebasan pemain.
Pegolf Spanyol itu sebelumnya menegaskan bahwa ia tidak nyaman dengan aturan yang menurutnya memaksa pemain mengikuti jadwal tertentu.
“Saya tidak suka situasinya. Kami seharusnya bebas bermain di mana saja yang kami inginkan tanpa didikte,” kata Rahm saat tampil dalam ajang LIV Golf Hong Kong.
Rahm bahkan menyebut dirinya sebenarnya bersedia menerima kesepakatan jika syaratnya hanya membayar denda dan menarik banding, tanpa kewajiban mengikuti dua turnamen tambahan di tur Eropa.
Di sisi lain, McIlroy melihat tur Eropa sudah berusaha mencari jalan tengah bagi para pemain LIV. Ia menegaskan bahwa aturan tersebut tetap harus dipatuhi, terutama bagi pemain yang ingin tetap tampil di ajang beregu paling prestisius dalam golf.
“Jika ingin bermain di Ryder Cup, Anda harus menjadi anggota DP World Tour dan mematuhi aturan yang ada,” ujar McIlroy.
Persoalan ini pun memunculkan spekulasi mengenai peluang Rahm untuk membela tim Eropa di Ryder Cup mendatang.
Meski Rahm merupakan salah satu pemain paling penting bagi tim Eropa dalam beberapa edisi terakhir, McIlroy menilai turnamen tersebut jauh lebih besar daripada kepentingan individu seorang pemain.
“Ryder Cup lebih besar daripada satu orang pemain,” kata dia.
Sementara itu, kapten tim Eropa Luke Donald yang baru saja kembali ditunjuk memimpin skuad untuk edisi 2027 berharap persoalan tersebut dapat menemukan solusi.
Donald mengaku belum berbicara langsung dengan Rahm mengenai situasi yang berkembang. Namun ia tetap berharap pegolf Spanyol itu masih dapat memenuhi syarat untuk memperkuat tim Eropa.
Untuk saat ini, nasib Rahm masih menunggu keputusan panel arbitrase di Inggris yang tengah menangani bandingnya terhadap denda dari DP World Tour.
Jika panel tersebut memutuskan mendukung tur Eropa, status keanggotaan Rahm berpotensi dicabut. Konsekuensinya, ia otomatis tidak akan memenuhi syarat untuk tampil di Ryder Cup.
Bagi McIlroy, yang terpenting adalah menjaga semangat kolektif tim Eropa di turnamen tersebut.
“Pada akhirnya ini tentang tim. Tidak ada satu pemain pun yang lebih besar dari tim,” ujarnya.








Users Today : 543
This Month : 14205
This Year : 47934
Total Users : 328933
Total views : 965879
0 Comments