02/03/2026
by rudy iskandar

Didampingi Suami sebagai Caddie, Hannah Green Rebut Gelar HSBC Women’s World Championship

Hannah Green menutup pekan sempurna di Singapura dengan cerita yang tak biasa. Didampingi sang suami sebagai caddie, pegolf Australia itu keluar sebagai juara HSBC Women’s World Championship 2026 setelah duel…...
"

Start reading

Hannah Green menutup pekan sempurna di Singapura dengan cerita yang tak biasa. Didampingi sang suami sebagai caddie, pegolf Australia itu keluar sebagai juara HSBC Women’s World Championship 2026 setelah duel ketat hingga hole terakhir di Sentosa Golf Club, Minggu (1/3).

Green memastikan gelar setelah mencatatkan skor 69 atau tiga di bawah par pada putaran final. Hasil tersebut membuatnya membukukan total 14-under 274 dari empat putaran di lapangan par-72 tersebut.

Kemenangan itu diraih dengan selisih tipis satu pukulan atas pegolf Amerika Serikat Auston Kim yang tampil impresif sepanjang hari terakhir.

Bagi Green, trofi ini menjadi gelar ketujuhnya di LPGA Tour sekaligus kemenangan keduanya di Singapura setelah sebelumnya juga berjaya pada edisi 2024.

Namun perjalanan menuju kemenangan tidak sepenuhnya mulus. Green sempat terlihat akan melenggang nyaman setelah memimpin hingga empat pukulan. Situasi berubah ketika memasuki back nine, di mana permainannya mulai tidak stabil.

Ia mencatat tiga birdie tetapi juga membuat tiga bogey, termasuk satu bogey di hole terakhir yang sempat membuka peluang bagi pesaingnya.

Tekanan terbesar datang dari Kim yang tampil agresif pada putaran final. Pegolf Amerika itu membukukan skor 67—salah satu skor terbaik hari itu—berkat enam birdie dan satu eagle.

Performa tersebut membawa Kim finis dengan total 13-under 275, hanya terpaut satu pukulan dari Green yang akhirnya mengangkat trofi.

Kemenangan ini terasa semakin istimewa karena Green tidak didampingi caddie regulernya. Sebagai gantinya, sang suami, Jarryd Felton, mengambil peran sebagai caddie selama turnamen berlangsung.

Felton menggantikan caddie utama Green yang sedang mengurus proses green card di Amerika Serikat. Kolaborasi pasangan ini ternyata berjalan mulus, bahkan sudah terlihat solid dalam dua pekan terakhir selama rangkaian tur Asia LPGA awal musim.

Di papan klasemen, posisi ketiga bersama ditempati sesama pegolf Australia Minjee Lee yang menutup putaran final dengan skor 72 setelah mencatat tiga birdie dan tiga bogey.

Lee berbagi tempat dengan Angel Yin (71) dan pegolf Prancis Pauline Roussin-Bouchard (68). Ketiganya menyelesaikan turnamen dengan total 11-under 277.

Sementara itu, pegolf nomor satu dunia Jeeno Thitikul yang datang dengan status juara dari turnamen di Thailand harus puas finis di posisi ke-31 bersama dengan total 2-under 287.

Ia bahkan tertinggal satu pukulan dari juara bertahan Lydia Ko yang menutup turnamen dengan skor 72.

Turnamen yang diikuti 72 pegolf tanpa sistem cut ini merupakan seri kedua dari tiga rangkaian tur Asia LPGA pada awal musim. Setelah Singapura, para pemain akan melanjutkan persaingan ke Hainan, China, untuk turnamen berikutnya.

Bagi Green, kemenangan di Singapura juga menandai berakhirnya penantian panjang selama 497 hari tanpa gelar di LPGA Tour. Selain trofi, ia juga membawa pulang hadiah utama sebesar 450 ribu dolar Amerika Serikat.

Dengan tambahan tersebut, total pendapatan karier Green kini telah melampaui angka 8 juta dolar AS—sebuah pencapaian yang semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pegolf papan atas dunia saat ini.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pick your next post

Contact Us

Address : Jl. Media No.88 - Jakarta Barat - 18789 - INDONESIA
______________________________
Email : halo@golftimes.id
Office : 0812-3456-7890
Advertising Info : 0811-1967-688

Information

  • Redaksi
  • Karir
  • Media Partner
  • Info Iklan

Categories

News
Profile
Junior & Amatir
Video
Tips & Tricks

328933
Users Today : 543
This Month : 14205
This Year : 47934
Total Users : 328933
Total views : 965881