Dunia horologi Tanah Air kembali mendapat sentuhan segar. Alba Indonesia resmi menggandeng seniman kontemporer Arkiv Vilmansa dalam kolaborasi eksklusif yang melahirkan jam tangan edisi terbatas bernuansa seni dan kekayaan laut Indonesia.
Kolaborasi bertajuk Arkiv Vilmansa × Alba Indonesia Limited Edition ini memadukan mitologi personal sang seniman, inspirasi dari biosfer laut Nusantara, serta presisi horologi Jepang yang menjadi DNA Alba sejak berdiri di bawah Seiko Watch Corporation pada 1979.
Nama Alba sendiri berasal dari istilah kuno yang berarti “fajar”, simbol cahaya dan awal baru. Filosofi tersebut terasa kuat dalam koleksi ini—cerah, optimistis, dan penuh energi eksploratif.
Domma dan Laut Semua Warna
Lebih dari sekadar ilustrasi pada dial, koleksi ini menjadi medium dialog antara seni dan mekanisme waktu. Arkiv membawa karakter ikonisnya, Domma—figur yang terinspirasi dari anak bungsunya—ke dalam desain jam tangan sporty Alba.
Domma merepresentasikan rasa ingin tahu, kebebasan berekspresi, dan semangat eksplorasi. Nilai itu diterjemahkan dalam detail visual pada dial hingga strap, memadukan palet warna cerah dan bentuk organik yang terinspirasi terumbu karang, lautan senja, hingga cahaya tropis—selaras dengan eksplorasi temanya dalam pameran The Sea of All Colors (Laut Semua Warna).
“Kolaborasi ini adalah buah pertama dari perjalanan artistik baru saya, yang melihat ke dalam ke arah keluarga dan ke luar ke arah laut Indonesia,” ujar Arkiv saat peluncuran di Gandaria City.
Bagi Arkiv, Alba menghadirkan semangat craftsmanship dan disiplin desain Jepang—seperti wabi-sabi dan shokunin—yang mampu mewujudkan dunia personalnya menjadi objek wearable yang presisi sekaligus ekspresif.



Sporty, Artistik, dan Fungsional
Koleksi ini menggunakan model jam sporty Alba, menyesuaikan gaya hidup Arkiv yang aktif berolahraga. Brushed steel dan konstruksi khas Alba menjadi “kanvas” bagi visual Domma yang playful.
Setiap pembelian dilengkapi dua pilihan strap—rubber silicone untuk tampilan kasual dan sporty, serta stainless steel untuk kesan lebih elegan—memberi fleksibilitas bagi pengguna dalam berbagai suasana.
Diproduksi terbatas hanya 500 pieces, jam tangan ini dibanderol Rp2.370.000. Sebuah angka yang relatif terjangkau untuk sebuah karya kolaborasi lintas disiplin dengan nilai koleksi tinggi.
Menjangkau Generasi Baru
Direktur PT Asia Jaya Indah selaku distributor resmi Alba di Indonesia, Kevin Lie, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk menghadirkan energi baru yang lebih berani tanpa meninggalkan akar craftsmanship Jepang.
Pop-up khusus Arkiv Vilmansa × Alba Indonesia Limited Edition juga digelar di Gandaria City Mall pada 16–22 Februari, memberi kesempatan publik melihat langsung koleksi dan proses kreatif di baliknya.
Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa ketika seni bertemu horologi, waktu tidak lagi sekadar angka yang bergerak. Ia menjadi cerita—tentang keluarga, tentang laut Indonesia, dan tentang bagaimana sebuah karya bisa dikenakan sekaligus diwariskan.









Users Today : 167
This Month : 9421
This Year : 30621
Total Users : 311620
Total views : 913732
0 Comments