Musim kompetisi golf senior tahun 2026 resmi bergulir dengan digelarnya Turnamen Golf Perpesi Jakarta Seri-1 di Klub Golf Bogor Raya pada Selasa, 10 Februari 2026.

Gelaran perdana ini mencatatkan animo yang luar biasa dari para pegolf senior, baik dari lingkup internal Perpesi Jakarta, Perpesi Pusat, maupun perwakilan berbagai daerah. Tercatat sebanyak 166 peserta mendaftarkan diri untuk berpartisipasi, namun karena keterbatasan kuota lapangan, panitia hanya dapat mengakomodasi sebanyak 144 pegolf sesuai kapasitas maksimal.

Ketua Perpesi Jakarta, Syaiful Zein, dalam sambutannya menyatakan bahwa Seri-1 ini menjadi momentum penting sebagai pembuka dari rangkaian enam seri yang direncanakan sepanjang tahun 2026. Selain agenda reguler di Jakarta, beliau juga menginformasikan adanya kalender turnamen yang disusun oleh Perpesi Pusat dan daerah, yang mencakup kompetisi di berbagai kota di Indonesia hingga lawatan internasional ke Vietnam.

“Seri -1 ini disambut antusias oleh para anggota Perpesi Jakarta sendiri, Perpesi Pusat maupun Perpesi daerah lainnya. Ada 166 pegolf yang mendaftar namun kami hanya bisa memainkan sebanyak 144 pegolf sesuai kuota maksimal lapangan,” ucap Syaiful.

Penyelenggaraan turnamen ini turut didukung oleh sejumlah sponsor besar, di antaranya UniversalBPR yang menyediakan hadiah Hole in One berupa Deposito Universal senilai Rp 1.000.000.000, serta Mr. Hery Kusnanto yang mensponsori hadiah tunai sebesar Rp 100.000.000.

Persaingan di lapangan berlangsung kompetitif dengan hasil akhir yang menempatkan Yursal sebagai peraih gelar Best Gross Overall setelah mencatatkan skor Gross 71 dengan Handicap 5. Sementara itu, predikat Best Net Overall berhasil diraih oleh El Amry Putera yang membukukan skor Net 62. Pada kategori keterampilan khusus, Noko Sumanto memenangkan Nearest to the Pin dengan jarak 6,43 meter, dan Bambang E Marsono memenangkan Nearest to the Line dengan akurasi 18 centimeter.

Di kategori Flight A, Aan Suryadi keluar sebagai pemenang Best Gross 1 dengan skor Gross 74, diikuti oleh Rudy Romangsuriat sebagai Best Gross 2 yang juga mencetak skor 74 namun dengan selisih handicap. Untuk kategori Net di grup ini, Robert Tumiwa meraih posisi Best Net 1 dengan skor Net 64, disusul oleh Bresman Simangunsong di posisi Best Net 2 dengan Net 66.

Dominasi di Flight B dipimpin oleh Lukman Tjachjadi yang meraih Best Gross 1 dengan skor 75, ditempel ketat oleh Kemal Pawaka sebagai Best Gross 2 dengan skor yang sama. Pada perolehan poin Net, Kaman Siboro mengamankan posisi Best Net 1 dengan skor 67, sementara Suranto menempati posisi Best Net 2 dengan raihan skor Net 68.

Terakhir, pada kategori Flight C, gelar Best Gross 1 diraih oleh T Nugroho P dengan skor 82, disusul oleh Bambang E Marsono yang meraih posisi Best Gross 2 dengan skor 83. Adapun untuk kategori Net, Ricardo Simatupang sukses menempati posisi Best Net 1 dengan skor 68, dan Budhi Halim menutup daftar pemenang sebagai Best Net 2 dengan skor Net yang sama. Kesuksesan seri pembuka ini diharapkan menjadi barometer bagi penyelenggaraan seri-seri berikutnya dalam memajukan olahraga golf di kalangan senior.










Users Today : 153
This Month : 4006
This Year : 25206
Total Users : 306205
Total views : 896001
0 Comments