Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Golf Amatir 2025 yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) di Sentul Highland Golf Club pada tanggal 6 hingga 8 Mei 2025 telah sukses terlaksana. Ketua Komite PB PGI yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia, Rinaldy Macellak, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran turnamen ini. Ungkapan ini mencerminkan keberhasilan kolektif dalam mewujudkan ajang bergengsi bagi para pegolf amatir di Indonesia.
Sebanyak 51 atlet dari 64 yang terdaftar akhirnya bertanding dalam kejurnas ini. Rinciannya, 39 atlet putra dan 12 atlet putri yang berasal dari 13 Pengurus Provinsi (Pengprov) PGI turut ambil bagian dalam kompetisi ini. Partisipasi dari berbagai daerah menunjukkan antusiasme dan semangat kompetitif yang tinggi di kalangan pegolf amatir.

Sentul Highland Golf Club, sebagai lokasi penyelenggaraan, dikenal sebagai lapangan yang memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Rinaldy Macellak berharap tantangan yang dihadirkan oleh lapangan ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi para atlet. Pengalaman bertanding di lapangan yang tangguh diharapkan dapat meningkatkan kemampuan adaptasi dan performa maksimal para atlet di berbagai kondisi latihan dan pertandingan di masa depan. Lebih lanjut, Rinaldy Macellak menyampaikan harapan untuk dapat kembali bertemu di Kejurnas Amatir dan Kejurnas Junior pada tahun 2026, menandakan komitmen PB PGI untuk terus menyelenggarakan ajang kompetisi yang berkelanjutan.
Dukungan dan apresiasi terhadap penyelenggaraan Kejurnas Golf Amatir 2025 juga datang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Suyadi Pawiro, Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat, Daerah, dan Internasional Kemenpora, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada PB PGI atas terselenggaranya acara ini. Beliau secara khusus menyoroti kategori Amatir Junior dalam turnamen ini sebagai wadah pembinaan calon-calon atlet masa depan Indonesia.

Suyadi Pawiro menjelaskan bahwa acara seperti Kejurnas Golf Amatir memiliki dampak yang signifikan di berbagai bidang. Pertama, dalam bidang pembinaan, kompetisi ini diharapkan dapat memunculkan bibit-bibit atlet baru yang berbakat. Melalui kompetisi yang berkelanjutan, mentalitas dan daya saing para atlet muda akan terus berkembang, sehingga melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa depan. Kedua, dari segi ekonomi, ajang olahraga seperti ini selalu memberikan dampak positif. Industri olahraga saat ini dipandang oleh Kemenpora sebagai peluang besar untuk memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekonomi nasional. Ketiga, olahraga secara umum, termasuk golf, memiliki dampak positif terhadap kesehatan masyarakat. Semakin banyak generasi muda dan masyarakat yang aktif berolahraga, semakin positif dan sehat bangsa ini, yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.
Aida Ristany, Commercial Director Sentul Highlands Golf Club, turut menyampaikan selamat kepada para juara Kejurnas Golf Amatir 2025, yaitu Randy A.M. Bintang dan Gemilau Joannee Kurnia. Beliau juga memberikan semangat kepada para atlet yang belum berhasil meraih juara pada kesempatan ini, dengan harapan mereka tetap berlatih dan meraih hasil yang lebih baik di turnamen mendatang. Aida Ristany juga menyampaikan rasa terima kasih kepada PB PGI atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Sentul Highland Golf Club untuk berkontribusi dalam pembinaan atlet-atlet amatir golf Indonesia.

Keberhasilan Randy A.M. Bintang dan Gemilau Joannee Kurnia menjadi juara dalam Kejurnas Golf Amatir 2025 semakin mengukuhkan nama mereka di kancah golf amatir nasional. Acara penutupan turnamen ini dilakukan oleh Adi Saksono, Ketua Bidang Kejuaraan dan Prestasi PB PGI, yang mewakili Ketua Umum PB PGI, Japto S. Soerjosoemarno.

Randy A.M. Bintang, sang juara kategori putra, memiliki catatan prestasi yang cukup mengesankan. Pada tahun 2024, ia berhasil meraih posisi ketiga dalam Malaysian Open Amateur dan Taiwan Amateur, serta menempati posisi T19 di Asia-Pacific Amateur. Prestasi ini menunjukkan konsistensi dan kemampuannya bersaing di tingkat regional. Sementara itu, Gemilau Joannee Kurnia, juara kategori putri, juga memiliki rekam jejak yang gemilang di level junior dan amatir. Pada tahun 2024, ia berhasil meraih gelar juara di Singapore Junior Golf Championship, The 4th MENPORA – PAGI International Junior Golf Championship, dan Indonesia Amateur Golf Open Tournament #2. Keberhasilannya ini semakin menegaskan potensi besar yang dimilikinya di dunia golf putri Indonesia.

Keberhasilan penyelenggaraan Kejurnas Golf Amatir 2025 di Sentul Highland Golf Club tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum penting bagi pengembangan golf amatir di Indonesia. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk PB PGI, Kemenpora, dan Sentul Highland Golf Club, serta partisipasi aktif dari para atlet dari berbagai provinsi, menunjukkan sinergi yang kuat dalam memajukan olahraga golf di tanah air. Harapan yang disampaikan oleh Rinaldy Macellak untuk kembali bertemu di ajang serupa pada tahun mendatang menjadi indikasi komitmen berkelanjutan PB PGI dalam membina dan mengembangkan potensi para pegolf amatir Indonesia.










Users Today : 40
This Month : 668
This Year : 21868
Total Users : 302867
Total views : 882649
0 Comments