Babak kedua Kejuaraan Nasional Golf Amatir Indonesia 2025 yang bergengsi menyuguhkan drama dan perubahan signifikan di papan klasemen, diwarnai oleh tantangan cuaca ekstrem yang melanda Sentul Highland Golf Club pada hari Rabu, 7 Mei 2025. Turnamen yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 8 Mei ini telah menjanjikan persaingan ketat sejak babak pertama, dan babak kedua tidak mengecewakan dengan kejutan dan pergeseran kepemimpinan di divisi putra dan putri.
Setelah babak pertama yang menempatkan Mochtar dan Randy Arbenata Mohamad Bintang berbagi puncak klasemen di kategori putra, serta Gemilau Joanne Kurnia memimpin di divisi putri, babak kedua menjadi ajang pembuktian ketahanan mental dan fisik para atlet di tengah kondisi yang tidak bersahabat.

Kejuaraan nasional ini sendiri merupakan panggung penting untuk mengukur potensi para pegolf amatir Indonesia, dan penampilan di babak kedua ini menjadi indikator krusial bagi prospek mereka di masa depan, terutama bagi para “Bakal Calon Srikandi Golf Indonesia” yang bersaing di kategori putri.
Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, Randy A.M. Bintang dari Pengprov PGI Jawa Barat menunjukkan ketenangan dan performa gemilang. Dengan raihan 4-under (68 pukulan) pada hari kedua, Randy berhasil mengumpulkan total skor 7-under, melesat ke puncak klasemen keseluruhan
Meskipun dengan adanya “anomali cuaca yang ekstrem,” Randy mampu mempertahankan fokus dan menghasilkan skor yang sangat baik. Kemampuannya untuk tetap tenang dan bermain efektif di bawah tekanan kondisi cuaca yang tidak ideal menunjukkan kekuatan mental yang dimilikinya, sebuah atribut penting bagi seorang pegolf profesional di masa depan.
Sebaliknya, Mochtar dari Pengprov Kaltim, yang bermain agresif sejak hole pertama, harus puas dengan raihan 1+ over (73 pukulan) pada hari kedua. Setelah berbagi puncak klasemen dengan Randy di babak pertama, Mochtar gagal mempertahankan momentumnya.

Pada babak pertama, Mochtar mengakui bahwa driving-nya kurang mulus di sembilan hole pertama, namun ia berhasil bangkit di sembilan hole berikutnya. Bahkan, di babak pertama tersebut, ia mencatatkan enam birdie namun sayangnya harus mendapatkan bogey di hole 5 dan double bogey di hole terakhir yang membuatnya gagal meraih keunggulan tunggal. Keputusan Mochtar untuk bermain agresif di babak kedua, setelah pengalaman babak pertama yang naik turun, mungkin merupakan upaya untuk mengambil inisiatif dan kembali memimpin. Namun, skor 1+ over yang diraihnya menunjukkan bahwa strategi ini tidak berjalan sesuai rencana, kemungkinan karena ia kesulitan beradaptasi dengan kondisi lapangan atau cuaca pada hari kedua.
Sebagai seorang atlet yang pernah berlaga di PON 2024, penurunan performa Mochtar di babak kedua ini menggarisbawahi betapa tidak terduganya olahraga golf. Meskipun memiliki pengalaman, performa seorang pemain dapat sangat bervariasi dari satu hari ke hari berikutnya, terutama di tengah tantangan cuaca dan tekanan kompetisi tingkat nasional.
Di kategori ladies, terjadi perubahan kepemimpinan yang dramatis. Bianca Naomi Amina Laksono menunjukkan performa yang luar biasa dengan mencetak 2-under pada hari kedua. Total skor Bianca menjadi 3+ over, membawanya melesat ke puncak klasemen dengan selisih 5 stroke dari pesaing terdekatnya Gemilau Joanne Kurnia dan Sania Talita Wahyudi yang berbagi angka yang sama.

Bianca sendiri merupakan atlet yang memiliki latar belakang kompetitif, tercatat sebagai peserta golf dari Jakarta di PON 2024. Setelah berada di posisi yang cukup baik di babak pertama, bersaing ketat dengan Gemilau dan Sania, penampilan Bianca di babak kedua ini menjadi bukti perkembangan pesat dalam karir golf amatirnya.
Babak kedua Kejuaraan Nasional Golf Amatir Indonesia 2025 juga diwarnai oleh insiden suspend yang cukup lama akibat hujan deras yang melanda Sentul Highland Golf Club. Gangguan cuaca seperti ini tentu dapat mempengaruhi ritme permainan para pegolf, memaksa mereka untuk berhenti di tengah-tengah putaran, kehilangan momentum, dan kemudian harus kembali fokus setelah jeda yang cukup lama. Kondisi ini menjadi ujian tambahan bagi ketahanan mental para atlet.

Secara keseluruhan, babak kedua Kejuaraan Nasional Golf Amatir Indonesia 2025 menyajikan persaingan yang sengit dan diwarnai oleh berbagai tantangan, mulai dari performa individu yang fluktuatif hingga kondisi cuaca ekstrem dan medan lapangan yang berat.
Randy A.M. Bintang berhasil menunjukkan ketenangan dan kualitas permainannya untuk memimpin di kategori putra dengan keunggulan 5 stroke atas Mochtar yang ada di posisi kedua.
Sementara Bianca Naomi Amina Laksono tampil dominan di kategori putri. Persaingan ketat di posisi kedua putri antara Gemilau Joanne Kurnia dan Sania Talita Wahyudi menjanjikan pertarungan menarik di babak final.

Gangguan cuaca berupa hujan deras yang menyebabkan penundaan juga menjadi faktor yang mempengaruhi jalannya pertandingan. Dengan kondisi lapangan yang berbukit dan keharusan berjalan kaki, para atlet tidak hanya diuji dari segi kemampuan bermain golf, tetapi juga dari sisi fisik dan mental. Babak final yang akan digelar pada hari berikutnya diprediksi akan semakin menarik dengan persaingan yang masih terbuka di kedua kategori.








Users Today : 229
This Month : 857
This Year : 22057
Total Users : 303056
Total views : 883362
0 Comments