Babak pertama Kejuaraan Nasional Golf Amatir Indonesia 2025 yang bergengsi dimulai hari ini di Sentul Highlands Golf Club yang menantang, menyuguhkan persaingan ketat dan kejutan tak terduga di divisi putra dan putri. Diselenggarakan oleh Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI), kejuaraan nasional ini merupakan ajang puncak bagi para pegolf amatir di seluruh nusantara. Sebanyak 51 pegolf berbakat, terdiri dari 39 putra dan 12 putri yang mewakili 13 provinsi, memulai turnamen tiga hari yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 8 Mei 2025.
Divisi Putra: Pengalaman Bertemu Semangat Muda di Puncak Klasemen
Persaingan sengit langsung terasa di divisi putra, di mana pegolf senior Mochtar dan pegolf muda Randy Arbenata Mohamad Bintang sama-sama menunjukkan performa impresif. Mochtar, wakil dari Pengprov Kalimantan Timur, memulai pertandingan dengan gemilang dari hole 1, dengan cepat memimpin klasemen sementara dengan skor -5 (lima di bawah par). Dengan satu bogey di first nine dan hampir bermain tanpa bogey di second nine, sayangnya, dewi fortuna kurang berpihak padanya di hole terakhir (hole 18). Kesalahan yang mengakibatkan kehilangan dua pukulan membuatnya harus puas menyelesaikan babak pertama dengan skor -3 (tiga di bawah par) dengan total 69 pukulan.

Mochtar mengakui adanya kendala di awal permainannya. “Sejak awal saya mengalami sedikit kendala di tee off. Namun, memasuki back nine perlahan saya mulai merasa lebih tenang dan terkontrol. Di back nine saya mulai berani untuk menyerang,” ujarnya. Ia juga menceritakan kesalahan di hole terakhir yang membuatnya kehilangan keunggulan. “Kalau di hole 18 tadi, saya terlalu terburu-buru. Bahkan saya salah memilih stik sehingga pukulan saya ke kanan dan masuk sungai sehingga saya kena pinalti. Lapangan Sentul Highlands Golf Club ini lumayan sulit,” tambahnya. Mochtar juga menyoroti kondisi cuaca yang panas dan persaingannya dengan para pemain yang lebih muda. “Hari ini cuaca sangat panas. Kalau soal bermain bersama pemain yang lebih muda dan hal ini sudah biasa. Di putaran pertama ini mereka tampil baik. Untuk putaran kedua besok, saya akan lebih fokus di tee off. Kalau di green feeling saya tidak boleh lebih dari tiga putt,” tegasnya. Pengakuan Mochtar terhadap performa baik para pemain muda mengindikasikan bahwa kualitas pegolf amatir di Indonesia semakin meningkat, menciptakan persaingan yang lebih ketat dan dinamis.
Sementara itu, Randy Arbenata Mohamad Bintang dari Pengprov Jawa Barat, yang bermain satu flight di depan Mochtar, tampil dengan ketenangan dan keyakinan yang memukau. Randy berhasil menyelesaikan babak pertama dengan skor yang sama, -3 (tiga di bawah par), sehingga membuatnya berbagi posisi puncak klasemen dengan Mochtar. Penampilan Randy yang tenang dan impresif menunjukkan pendekatan bermain yang berbeda dengan Mochtar yang sempat mengalami pasang surut, namun keduanya sama-sama berhasil menunjukkan kualitas terbaik mereka di babak pembuka ini.

Divisi Putri: Gemilau Bangkit dari Keterpurukan Awal
Di divisi putri, pertarungan sengit juga tersaji di antara 12 pegolf yang memulai dari Hole 1. Beberapa pegolf sempat bergantian memimpin jalannya pertandingan di babak pertama Kejuaraan Nasional Golf Amatir 2025. Namun, atlet nasional Gemilau Joanne Kurnia berhasil menunjukkan performa yang luar biasa, terutama di back nine. Ia sukses menyelesaikan babak pertama dengan skor +3 (tiga di atas par) dengan total 75 pukulan, sekaligus mengamankan posisi puncak klasemen sementara.
Gemilau mengakui bahwa ia tidak memiliki ekspektasi tinggi untuk bermain bagus pada hari ini. “Hari ini saya tidak berekspektasi untuk bisa bermain bagus. Soalnya, di first nine tadi saya sudah dapat skor empat over. Dan untungnya saya bisa memperbaiki dan dapat birdie,” ungkapnya. Ia juga menceritakan awal permainannya yang kurang meyakinkan. “Di first nine, saya kurang yakin dengan beberapa pukulan, beberapa masih ke kanan dan ke kiri. Nah, di hole 6 saya pelan-pelan menemukan swing saya dan dapat birdie pertama. Di hole 7 dan seterusnya swing saya mulai bagus,” jelas Gemilau. Kemampuan Gemilau untuk mengidentifikasi dan memperbaiki swing-nya di tengah pertandingan menunjukkan kematangan mental dan teknis yang dimilikinya sebagai seorang atlet nasional.

Mengenai kondisi cuaca yang panas dan tantangan fisik lapangan, Gemilau mengaku tidak terlalu terpengaruh. “Soal cuaca panas, saya tidak terlalu terpengaruh. Untungnya hari ini saya cukup minum sehingga terhidrasi. Main dengan jalan kaki di SHL ini dengan kontur yang naik turun, apalagi, di beberapa hole yang menanjak cukup menguras energi. Untuk besok saya akan main seperti hari ini,” tambahnya. Ketahanan fisik dan strategi hidrasi yang baik menjadi kunci bagi Gemilau dalam menghadapi tantangan di Sentul Highlands Golf Club.
Tantangan Lapangan Sentul Highlands: Ujian Sesungguhnya Bagi Para Amatir
Kejuaraan Nasional Golf Amatir tahun ini diadakan di Sentul Highlands Golf Club, yang memiliki karakteristik lapangan berbukit, berbeda dengan lapangan Jababeka Golf and Country Club di Cikarang, Jawa Barat, yang cenderung datar dan menjadi tuan rumah pada tahun sebelumnya. Ketua Panitia Kejuaraan Nasional Golf Amatir Indonesia, Rinaldy Macellak, menjelaskan bahwa perubahan lokasi ini bertujuan untuk memberikan tantangan yang lebih besar kepada para pegolf amatir sekaligus meningkatkan prestasi mereka. Pemilihan lapangan yang lebih menantang ini merupakan langkah strategis dari PB PGI untuk mengembangkan kualitas para pemain amatir Indonesia dengan menguji kemampuan mereka di berbagai kondisi lapangan. Selain sebagai ajang kompetisi, Rinaldy juga menekankan bahwa turnamen ini menjadi wadah silaturahmi bagi para atlet dari 13 Pengprov yang berpartisipasi.
Kesulitan lapangan Sentul Highlands juga dirasakan langsung oleh para pemain. Mochtar secara eksplisit menyebutkan, “Lapangan Sentul Highlands Golf Club ini lumayan sulit.” Sementara itu, Gemilau juga menyinggung tentang “kontur yang naik turun” dan hole-hole menanjak yang menguras energi. Karakteristik lapangan yang menantang ini menjadi faktor penting yang mempengaruhi jalannya pertandingan dan hasil yang dicatatkan oleh para peserta.








Users Today : 229
This Month : 857
This Year : 22057
Total Users : 303056
Total views : 883362
0 Comments