Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (ASPEBINDO) bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menggelar turnamen golf bertajuk Energy Golf 2025: Accelerating Growth di Gading Raya Golf, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (26/2/2025).
Ajang ini menjadi wadah bagi para pelaku usaha untuk memperkuat jaringan bisnis dan membangun sinergi demi percepatan pertumbuhan industri energi nasional.
Sebanyak 150 peserta dari berbagai kalangan, termasuk pebisnis lokal maupun mancanegara asal Tiongkok dan Korea, hingga pemangku kepentingan industri energi, turut meramaikan turnamen ini. Ketua Umum ASPEBINDO, Anggawira, mengungkapkan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama ASPEBINDO, HIPMI Golf, dan HIPMI Otomotif.
“Aspebindo dan HIPMI memiliki visi yang sejalan dalam mendukung kebijakan ketahanan energi yang diusung oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka,” ujarnya.
Dukung Ketahanan Energi Nasional
ASPEBINDO terus berperan aktif dalam mendukung ketahanan energi nasional dengan menjadi mitra strategis dalam transformasi energi Indonesia. Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah penyelenggaraan Indonesia Energy Outlook 2025 dan Rakernas ASPEBINDO yang akan digelar di Residences Ballroom, Park Hyatt Jakarta, pada Kamis (27/2/2025).
Dalam Energy Outlook 2025 , dunia usaha dan pemangku kebijakan akan membahas strategi peningkatan industri penunjang hulu migas dalam negeri serta kolaborasi dalam mewujudkan ketahanan energi nasional sesuai dengan misi Asta Cita pemerintahan yang baru. Selain itu, ASPEBINDO juga rutin mengadakan diskusi strategis guna memperkuat program hilirisasi energi, mendorong inovasi kebijakan, serta memastikan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
“Ketahanan energi nasional adalah kunci dalam memastikan ketersediaan energi yang berkelanjutan, akses masyarakat terhadap energi dengan harga terjangkau, serta perlindungan terhadap lingkungan,” tambah Anggawira.
Networking di Lapangan Golf
Wakil Ketua Umum ASPEBINDO, Fathul Nugroho, menegaskan bahwa event ini memperkuat hubungan antaranggota ASPEBINDO dan HIPMI. Dengan format turnamen yang berlangsung selama empat jam, peserta memiliki kesempatan lebih luas untuk bertukar gagasan dan menjalin kerja sama bisnis baru.
“Kami ingin event ini menjadi agenda rutin, tiga hingga empat kali dalam setahun. Ke depan, rencananya akan digelar di Jakarta atau Bali. Golf memberikan suasana yang lebih santai, sehingga pembicaraan bisnis menjadi lebih cair,” ungkapnya.
ASPEBINDO juga mengadvokasi kebijakan pemberian izin usaha pertambangan (IUP) bagi usaha kecil dan menengah (UKM), sehingga UKM bisa naik kelas dan berkembang lebih besar. Menurut Fathul, mayoritas anggota ASPEBINDO adalah perusahaan tambang skala menengah yang memiliki potensi untuk tumbuh lebih besar jika mendapatkan prioritas dalam perizinan.
Anniversary Energy Gala 2025: Ajang Silaturahmi dan Business Matching
Ketua HIPMI Golf Club Indonesia (HGCI), Alvin Kennedy, mengungkapkan bahwa animo peserta dalam Energy Golf 2025 sangat tinggi. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang silaturahmi dan networking bagi pengusaha muda.
“Ke depan, kami tidak menutup kemungkinan untuk mengadakan event golf serupa. Ajang ini juga membuka peluang business matching, sehingga pelaku usaha bisa menemukan mitra yang tepat, meningkatkan kontak dagang, hingga memperluas transaksi bisnis,” jelasnya.
Turnamen golf berakhir menjelang senja dan dilanjutkan dengan Anniversary Energy Gala 2025 pada pukul 19.30 WIB. Dalam acara ini, peserta menikmati santap malam, hiburan, serta kesempatan memenangkan berbagai merchandise menarik melalui lucky draw.
Jelang pukul 21.00 WIB, panitia mengumumkan pemenang turnamen dengan berbagai kategori. Anwar Ade memenangkan kategori Nearest to The Pin dengan jarak 80 cm dari hole, sementara aktor Gunawan meraih penghargaan Nearest to The Line . Adapun kategori Longest Drive sejauh 250 meter diraih oleh Feriko.
Dengan suksesnya Energy Golf 2025, ASPEBINDO dan HIPMI semakin optimistis dalam membangun sinergi dan memperkuat peran dunia usaha dalam sektor energi nasional.
0 Comments