Persatuan Golf Indonesia (PGI) Jawa Timur mulai mempersiapkan langkah besar dengan memperkenalkan cabang olahraga golf di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX/2025 yang akan digelar di Malang Raya.
Keputusan ini juga menjadi bagian dari evaluasi PGI Jatim setelah gagal meraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh-Sumut.
Ketua Pelaksana cabang olahraga golf Porprov Jatim, Totok Dwi Haryono, menjelaskan bahwa Porprov akan menjadi momentum penting untuk mencari bibit-bibit golfer potensial dari berbagai daerah di Jawa Timur. “Ajang ini tidak hanya soal prestasi, tapi juga pembibitan atlet golf di Jawa Timur. Harapannya, kami bisa menemukan golfer potensial untuk masa depan,” ungkap Totok.
Ia menambahkan, Porprov 2025 akan memberikan kesempatan bagi golfer amatir yang selama ini belum terdata. “Kami ingin menjaring talenta baru, termasuk dari kalangan anak-anak caddy atau golfer amatir yang bermain bagus tetapi masih malu-malu untuk tampil,” ujarnya.
Sebelum bertanding di Porprov, para atlet golf akan melewati seleksi dalam ajang Pra Porprov yang melibatkan 11 daerah, seperti Kota Surabaya, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Pasuruan, Kabupaten Malang, Sidoarjo, dan Blitar. Setiap daerah berpeluang mengirimkan empat golfer putra dan tiga golfer putri, sehingga total peserta mencapai 77 atlet.
Syarat utama bagi peserta adalah berstatus amatir tanpa sertifikasi profesional. Tidak ada batasan usia, tetapi para peserta harus siap mengikuti regulasi kompetisi, termasuk bermain dengan tee off dari tee box hitam dan berjalan kaki sepanjang pertandingan. Aturan detail akan dibahas dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PGI Jatim yang dijadwalkan berlangsung di Bukit Darmo Golf, Surabaya, pada 21 Desember 2024.
Dalam Porprov 2025, cabang olahraga golf akan memperebutkan tujuh medali emas dari berbagai nomor, termasuk individu putra/putri, beregu, foursome, dan foursome campuran. Sistem pertandingan akan mengacu pada format PON 2024.
Ketua PGI Jatim, M Rizal, menyampaikan bahwa Porprov menjadi langkah awal untuk membangun kekuatan golf Jawa Timur menuju PON XXII/2028 di NTB-NTT. “Kami berharap ajang ini bisa melahirkan golfer andalan yang tidak hanya baru tetapi juga mampu bersaing di level nasional,” tuturnya.
Melalui pembinaan intensif dan seleksi ketat, PGI Jatim optimistis mampu mencetak prestasi lebih baik di masa mendatang.









Users Today : 335
This Month : 963
This Year : 22163
Total Users : 303162
Total views : 884118
0 Comments