Golf Times, Jakarta – Disuatu siang, ketika mendung dilangit mulai menggantung, percakapan antara Golftimes dengan tokoh pemilik nama lengkap Kemas Achmad Yani Aziz. Seorang Direktur Pemasaran PT.Perisai Listrik Nasional atau yang lebih dikenal sebagai PLN Insurance berlangsung dalam suasana santai.
LIGA DKI
K.PGAI berhasil menjuarai turnamen golf Liga DKI setelah di final (3/11) berhasil menaklukan Klub MBOIG dengan skor 3-2. Seluruh anggota tim dan pengurus PGAI sepakat mendedikasikan kemenangan ini untuk mendiang Joshua Perangin yang telah dipanggil menghadap Tuhan Yang Maha Esa ditengah perjalanan Liga DKI berlangsung.
“Pada saat mulai memasuki babak gugur. Tim PGAI kehilangan salah satu pemain terbaiknya. Joshua Perangin-Angin sangat aktif terlibat dalam golf di perasuransian dan pasangan saya di Liga DKI untuk nomor permainan Four Ball. Pak Joshua, sahabat terbaik dilapangan golf, bisnis dan diluar golf,” kenang Yani Kemas atas mendiang Joshua.
“Kami beberapa kali berpasangan dan sempat menyumbangkan poin kemenangan bagi tim PGAI. Dia tukang gebuk, jarak yang jauh-jauh pasti dilalapnya sama dia. Kalau tipe permainan saya yang jaga skor,”Kenang Yani Kemas lebih lanjut kepada Golftimes.
Mengenai keterlibatannya sebagai anggota di Tim PGAI. Yani Kemas, sempat juga merasakan atmosfir kompetisi yang sangat ketat yang menjadikanya sempat tegang. Tekanan mental ini semakin meningkat ketika memasuki babak gugur yang mewajibkan dia dan tim harus menang disetiap perjumpaan dengan lawan main.
“Untung bekal bermain dalam kompetisi yang ketat saya sudah punya. Jadi dengan berusaha tenang dan mengatur detak jantung, ketegangan tersebut berangsur-angsur berkurang.” Ujar Yani Kemas yang juga sempat mencicipi gelar juara 1 di Turnamen Matchplay PGAI ditahun 2019.
Tim PGAI saat turun di Liga DKI beranggotakan Yani Kemas, Bunbun Machbub, Ade Zulfikar, Harmen Nazar, Ferry Laksono, Subur Kristianto dan Bianda. Mereka dipilih atas dasar komposisi terbaik PGAI yang dilihat dari handicap yang dimonitor setiap bulan saat monthly PGAI. Atas keberhasilannya ini, Tim PGAI berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp.80juta.

INISIATOR PEMBENTUKAN PIGC
Sadar bahwa dunia pekerjaannya adalah dunia asuransi. Sebuah dunia pekerjaan yang tidak bisa dilepaskan dari kepercayaan dan kemampuan lobby. Maka kemampuan menjalin komunikasi dengan klien menjadi keniscayaan yang harus dimiliki oleh para karyawannya. Oleh karena itu, Yani Kemas, pemilik handicap single ini, kemudian menginisiasi pembentukan klub golf di PT.Perisai Listrik Nasional, tempatnya bekerja, dengan nama PLN insuranse Golf Club.
“Dunia asuransi erat kaitannya dengan aktivitas golf. Diharapkan dengan golf bisa menumbuhkan percaya diri, bisa dekat dengan klien, menumbuhkan sportifitas, integritas dan juga pastinya komitmen.” Imbuh Yani Kemas, menjelaskan ihwal pembentukan PIGC.
Lanjutnya ;” Dunia Asuransi sangat mirip sekali dengan golf, sama-sama menjunjung tinggi kejujuran dan sportifitas. Kita bisa saja melakukan penghitungan skor yang curang, memindahkan letak bola yang kurang menguntungkan dan lain sebagainya, tanpa diketahui yang lain. Bila itu dilakukan, maka hancurlah reputasi kita. Dan di Asuransi pun sama, kita harus menjaga yang namanya kepercayaan dengan penuh komitmen, penuh tanggung jawab”.
“Oleh karena itulah, lanjut Yani Kemas ;” bisa bermain golf menjadi wajib bagi para staf saya dan dengan terbentuknya PIGC ini, diharapkan teman-teman kita dari seluruh cabang di Indonesia, bisa menyempatkan hadir diacara golf bareng. Karena diacara ini, selain mereka bisa menjalin tali silaturhami dengan cabang-cabang lainnya juga bisa menyampaikan kepada Direksi ide-ide dan masukan masukan mereka dalam suasana santai sambil berolahraga.


KEMAS ACHMAD YANI AZIZ MENEMUKAN DUNIA BARU
Lelaki kelahiran Palembang, 5 januari empat puluh tahunan yang lalu ini. Kerap suka melakukan hal-hal yang baru. Beberapa bulan ini, Kemas Achmad Yani Aziz mulai menggemari touring dengan moge (motor Gede). Harley Davidson tipe Road King menjadi teman setianya, menyusuri jalanan diwaktu-waktu senggangnya.
“Mengendarai motor besar tidak mudah, penuh resiko yang harus dihitung setiap kita menungganginya namun in shaa Alloh bila kita berhati-hati dan mampu mengendarainya, maka semuanya akan lancar dan baik-baik saja,”kata Yani Kemas menjelaskan, “sama juga dengan pekerjaan saya sehari-hari, yang selalu sarat dengan resiko, namun, bila kita bisa mengelola resiko tersebut dengan baik, bukan saja resiko menjadi nihil namun juga keuntungan akan datang berlipat-lipat.
“Dalam setiap kesempatan kami touring ke seputar Jakarta, Bandung dan Bali, kami selalu menyempatkan diri untuk melakukan aksi sosial, kegiatan-kegiatan amal ke tempat-tempat ibadah,’ tutur Kemas Achmad Yani Aziz yang juga anggota dari HOG Anak Elang dan De Gaskeun.
“Jadi setiap touring, yang biasanya diikuti sekitar 20 bikers, perjalanan touringnya jadi lengkap. Adventurenya ada, sosialnya ada serta rasa persaudaraan sesama anggota menjadi sangat erat, dan hal-hal seperti inilah yang mejadikan saya pandai mensyukuri nikmat Alloh”.


BIOGRAFI
Lahir di Palembang, 5 Januari 1975. Pendidikan S1 : Universitas Tridinanti Palembang.
Keluarga, Istri : Yuriko Okta Diana, Putra : Kemas Achmad Dirgam dan Kemas Achmad Fargam
Karir : Direktur Keuangan PT.Berdikari Insurance (2010-2011), Direktur Utama PT.Berdikari Insurance (2011-2013), Direktur Pemasaran PT.Asuransi Tugu Kresna Pratama (2017-2019) Direktur Pemasaran PT.Perisai Listrik Nasional (2019 – sekarang).
Untuk isi artikel lebih lengkap bisa dilihat di tautan berikut GolfTimes E-Magz V01012023. Dan baca profile lainnya di tautan berikut https://golftimes.id/profile/
0 Comments