Pemerintah Provinsi DKI Jakarta semakin serius memposisikan diri sebagai destinasi golf tourism di kawasan Asia. Melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Jakarta berkolaborasi dengan Asosiasi Pemilik Lapangan Golf Indonesia (APLGI) untuk berpartisipasi dalam Asia Golf Tourism Convention 2026 yang berlangsung di Dusit Thani Pattaya Hotel pada 23–25 Maret.
Partisipasi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkenalkan Jakarta sebagai destinasi golf yang tidak hanya menawarkan kualitas lapangan, tetapi juga pengalaman wisata urban yang lengkap.
Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta Andhika Permata mengatakan forum ini menjadi kesempatan penting untuk memperluas pasar wisatawan internasional, khususnya dari segmen pegolf yang dikenal memiliki daya belanja tinggi dan durasi kunjungan lebih panjang.
“Forum tahunan yang diselenggarakan International Association of Golf Tour Operators (IAGTO) ini menjadi platform penting bagi Jakarta untuk memperluas jangkauan pasar wisatawan mancanegara,” kata Andhika.
Tawarkan konsep “Urban Golf Experience”
Dalam forum tersebut, delegasi Jakarta aktif melakukan pertemuan business-to-business (B2B) dengan ratusan operator tur golf dunia. Jakarta mengusung konsep The Ultimate Urban Golf Experience, yaitu pengalaman bermain golf yang terintegrasi dengan fasilitas kota metropolitan.
Konsep ini menggabungkan lapangan golf berstandar championship dengan akses mudah menuju pusat perbelanjaan, hotel berbintang, destinasi kuliner, serta atraksi budaya khas Indonesia.
“Jakarta tidak hanya menawarkan lapangan golf, tetapi sebuah ekosistem sport tourism yang lengkap, di mana olahraga, bisnis, dan hiburan bisa dinikmati dalam satu perjalanan,” ujarnya.
Kolaborasi industri untuk pasar global
Delegasi Jakarta juga melibatkan Olivia Chandra dari Baltic Golf and Travel yang merupakan bagian dari anggota APLGI. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan produk wisata golf yang dipromosikan memiliki standar layanan yang kompetitif di pasar global.
Selain promosi destinasi, partisipasi Jakarta dalam AGTC 2026 juga memiliki beberapa target strategis:
- Membuka peluang kemitraan baru dengan operator wisata internasional
- Mendorong sinergi paket MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) dengan golf
- Memperkenalkan digitalisasi layanan reservasi golf bagi wisatawan global
Golf tourism jadi sektor bernilai tinggi
Secara global, wisata golf dikenal sebagai segmen pariwisata premium karena wisatawan biasanya mengeluarkan biaya lebih besar untuk akomodasi, transportasi, hingga leisure experience.
Dengan infrastruktur lapangan golf yang tersebar di kawasan strategis Jakarta dan sekitarnya, pemerintah melihat peluang besar untuk menjadikan golf sebagai bagian dari penguatan sport tourism sekaligus penggerak ekonomi kreatif.
“Melalui partisipasi di AGTC 2026, Jakarta optimistis dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif melalui pariwisata berkelanjutan,” kata Andhika.
Dengan langkah ini, Jakarta tidak hanya ingin dikenal sebagai pusat bisnis Asia Tenggara, tetapi juga sebagai kota yang mampu menawarkan pengalaman golf kelas dunia di tengah dinamika kota metropolitan.








Users Today : 35
This Month : 6755
This Year : 62328
Total Users : 343327
Total views : 1001874
0 Comments