Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) secara resmi menyelenggarakan Ciputra Golfpreneur Awards 2026 di Hotel Raffles, Jakarta, pada Kamis (12/3).
Perhelatan ini merupakan bentuk apresiasi mendalam bagi seluruh pihak, baik individu maupun korporasi, yang telah menunjukkan komitmen dan partisipasi dalam mendukung berbagai program CGF, terutama dalam penyelenggaraan Ciputra Golfpreneur Junior World Championship (CGJWC) dan Ciputra Golfpreneur Tour (CGT).

Sebagai yayasan nirlaba yang didirikan pada tahun 2020 sesuai dengan visi almarhum Dr. (HC) Ir. Ciputra, CGF terus berupaya menjadi motor penggerak bagi pegolf muda Indonesia agar mampu meraih prestasi tertinggi dengan landasan pendidikan dan kewirausahaan yang kuat.
Eksistensi pembinaan golf di Indonesia sangat bergantung pada kolaborasi erat dengan para mitra yang memiliki kesamaan visi untuk mendorong perkembangan prestasi olahraga ini di tingkat nasional hingga dunia.
Budiarsa Sastrawinata, Pendiri dan Ketua Dewan Pengawas CGF, menekankan bahwa penghargaan ini merupakan penghormatan bagi mereka yang telah setia mendampingi perjalanan CGF sejak awal mula turnamen ini dicetuskan. Ia menyatakan,
“Award ini tidak hanya diberikan kepada mereka yang menjadi sponsor tahun lalu, tapi juga yang telah memberikan kontribusi sejak awal dua turnamen ini diselenggarakan”.

Dalam seremoni tersebut, penghargaan bagi kategori perusahaan diberikan dalam tingkatan gold, silver, dan bronze, serta penghargaan khusus bagi tokoh individu yang berjasa besar bagi yayasan.
Pembinaan terpadu yang dijalankan CGF mencakup jenjang yang berkesinambungan, dimulai dari turnamen junior CGJWC yang telah berskala global sejak 2007, hingga turnamen profesional CGT yang menjadi bagian dari Asian Development Tour (ADT).
Melalui dukungan para sponsor, CGF mampu memberikan fasilitas latihan di Damai Indah Golf (PIK dan BSD Course) serta Ciputra Golf Surabaya bagi para atletnya. Nararya Ciputra Sastrawinata, Ketua CGF, menegaskan optimisme organisasi terhadap progres para atlet binaan yang saat ini terdiri dari 8 pemain profesional dan 23 pemain junior serta amatir.
“Target kami suatu saat nanti ada pegolf Indonesia yang bisa tampil di Olimpiade. Selama ini kami memberikan dukungan kepada para atlet yang potensial, mulai dari junior, amatir, sampai profesional. Kami cukup gembira melihat perkembangan mereka,” ungkapnya.
Street Golf Indonesia
Di samping fokus pada prestasi formal, CGF juga berinovasi melalui kegiatan Street Golf Indonesia (SGI) untuk memperluas jangkauan olahraga ini ke masyarakat luas dengan cara yang lebih praktis dan inklusif. Inisiatif ini memungkinkan golf dimainkan di berbagai lokasi publik seperti mall, pantai, hingga area perkantoran guna memupuk kebersamaan dan kegembiraan bermain.

Dading T. Soetarso, Secretary Executive Board CGF, menjelaskan esensi dari program ini dengan mengatakan, “Street Golf adalah tentang bagaimana kita kembali menikmati kegembiraan bermain, memupuk kebersamaan.
Sejak tahun lalu CGF menggelar program Street Golf mulai dari pantai, Gelora Bung Karno, mall, dan juga gedung eksibisi”. Melalui integrasi antara pembinaan prestasi dan popularisasi olahraga, CGF berharap kemitraan yang solid ini akan terus membawa pegolf Indonesia berkiprah di panggung internasional yang lebih bergengsi.








Users Today : 35
This Month : 6755
This Year : 62328
Total Users : 343327
Total views : 1001880
0 Comments