Tim Indonesian Junior Golfers menutup penampilan mereka di Black Mountain Asian Junior Masters 2026 dengan hasil membanggakan. Bertanding di Black Mountain Golf Club, Hua Hin, Thailand, pada 3–5 Februari 2026, Indonesia sukses mengamankan empat podium di tengah tantangan lapangan berat dan cuaca ekstrem yang menguji mental para atlet muda Asia.
Turnamen junior bergengsi level Asia ini diikuti oleh pegolf-pegolf muda terbaik dari berbagai negara. Indonesia menurunkan 13 pegolf junior dari beragam kelompok usia, yang seluruhnya harus beradaptasi dengan karakter lapangan Black Mountain yang dikenal sulit—green speed sangat licin di kisaran 11,5 hingga 13,5, kontur bergelombang, serta terpaan panas terik dan angin kencang sepanjang tiga hari pertandingan.
Perjuangan di Lapangan Sulit, Indonesia Tetap Tampil Kompetitif
Tim Indonesia diwakili oleh Jaya dan Rauf (A Boys), Abrar, Benaya, Eugene, dan Guardiola (B Boys), Dylano dan Reicher (C Boys), Andrea dan Calista (C Girls), Salvo (D Boys), serta Amira dan Rocha (D Girls).
Meski menghadapi kondisi lapangan yang menuntut presisi tinggi dan konsentrasi penuh, para pegolf junior Indonesia menunjukkan daya juang luar biasa. Pada final round, seluruh atlet tampil all out, bertarung hingga pukulan terakhir dengan semangat pantang menyerah.
Hasilnya, Indonesia mengamankan empat podium di berbagai kategori:
- Jaya tampil solid di A Boys dengan total skor 216 (E) hasil 73-71-72
- Eugene mencatatkan performa terbaiknya di B Boys dengan total 220 (+4) lewat skor 77-76-67
- Amira menjadi sorotan di D Girls setelah membukukan total 206 (-10) dari 69-69-68
- Tim INDONESIA-1 di kategori Boys Junior Master Team (Eugene, Jaya, dan Rauf) finis di podium dengan total skor 436 (+4)
Capaian ini menegaskan konsistensi Indonesia dalam bersaing di level junior Asia, baik secara individu maupun beregu.
Apresiasi Pelatih: Fight Till the End
Kapten sekaligus Manajer Tim Indonesian Junior Golfers, Indra Saiful, menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan seluruh atlet yang dinilainya mampu menghadapi tekanan lapangan dan cuaca dengan sangat baik.
“Saya salut kepada semua junos yang bisa melewati berbagai rintangan dan tetap fight till the end. Tidak ada yang menyerah, semuanya all out,” ujar Indra.
Ia juga memberikan ucapan selamat secara khusus kepada Jaya, Eugene, dan Amira, serta tim INDONESIA-1 yang berhasil naik podium. Tak lupa, Indra mengapresiasi kontribusi atlet lain seperti Abrar, Andrea, Benaya, Calista, Dylano, Guardiola, Rauf, Reicher, Rocha, dan Salvo yang dinilai telah menunjukkan komitmen, kedisiplinan, dan performa maksimal sepanjang turnamen.
Lebih dari Sekadar Podium: Investasi Masa Depan
Bagi Tim Indonesia, Black Mountain Asian Junior Masters 2026 bukan hanya soal hasil akhir. Turnamen ini menjadi bagian penting dari proses pembinaan jangka panjang pegolf junior nasional—menguji mental, konsistensi, serta kemampuan adaptasi terhadap lapangan internasional dengan karakter yang jauh berbeda dari dalam negeri.
Bermain di bawah tekanan cuaca ekstrem dan green yang sulit menjadi pengalaman berharga bagi para atlet muda Indonesia dalam menyiapkan diri menuju level kompetisi yang lebih tinggi.
Keberhasilan meraih empat podium di Hua Hin sekaligus mempertegas daya saing golf junior Indonesia di Asia, serta menjadi sinyal positif bahwa pembinaan teknik dan mental bertanding berjalan ke arah yang tepat.
Menutup turnamen, Indra juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang setia mendampingi serta para caddy personal yang bekerja keras membantu para atlet selama ajang berlangsung. Harapannya, pengalaman ini menjadi bekal penting bagi para pegolf junior Indonesia untuk terus berkembang dan bersinar di panggung internasional.










Users Today : 291
This Month : 9347
This Year : 43076
Total Users : 324075
Total views : 947713
0 Comments